Menu

Dark Mode
Jampidsus Febrie Diminta Mundur Demi Jaga Marwah Kejagung dan Pemerintahan Prabowo Sempat Ditolak Ajang Pencarian Bakat, Maki Kini jadi Musisi Filipina Paling Bersinar di Asia Tenggara Food Estate, Oligarki Sawit, dan Krisis Keadilan di Indonesia Pemulihan Limbah Kontaminasi B3 Blok Rokan Dinilai Lamban, CERI Sebut Kejahatan Negara Aktivis Dorong KPK Usut Tuntas Dugaan Korupsi Muhammad Suryo Maruli Rajagukguk: Permenaker Alih Daya Inkonstitusional, Ancaman Baru Buruh

Hukum

Budi Arie Beri Keterangan untuk Bantu Polisi Bongkar Judol

Avatarbadge-check


					Menkop Budi Arie Setiadi dikabarkan diperiksa polisi. (Indonesiawatch.id/Ist) Perbesar

Menkop Budi Arie Setiadi dikabarkan diperiksa polisi. (Indonesiawatch.id/Ist)

Jakarta, Indonesiawatch.id – ‎Mantan Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Budi Arie Setiadi, mengatakan, telah memberikan keterangan kepada penyidik Bareskrim Polri mengenai judi online (judol).

Budi Arie di Jakarta, Kamis, (19/12), menyampaikan, memberikan keterangan sebagai ‎saksi dalam kasus penangan judol di Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi).

Baca juga:
Polisi Periksa Menkop Budi Arie Setiadi

“Memberikan keterangan yang diperlukan dalam penuntasan kasus judi online di lingkungan Komdigi,” ujarnya.

Ia mengatakan, harus memberikan keterangan kepada penyidik kepolisian guna membantu mereka membongkar pengamanan judol di Komdigi –dulu Kominfo–.

“Sebagai warga negara yang taat hukum, saya wajib membantu pihak kepolisian dalam hal memberikan keterangan yang diperlukan,” ujarnya.

Budi Arie menegaskan, pemberantasan judol adalah persoalan kita bersama. Perlu konsistensi dan kebersamaan dalam upaya perlindungan masyarakat dari ancaman judol.

Budi Arie yang kini menjabat Menteri Koperasi (Menkop) ini mengaku menjalani pemeriksaan selama dua jam. Menurutnya, para penyidiknya ramah dan sempat berdikusi.

“Ramah dan kooperatif. Kami banyak juga berdiskusi soal upaya pemberantasan judi online,” katanya.

‎Sedangkan soal substansi materi pemeriksaan atau jawban yang disampaikan kepada penyidik Polda Metro Jaya, Budi Arie enggan menyampaikan.

“Silakan dikonfirmasi kepada pihak penyidik yang berwenang,” katanya.

‎Budi Arie menegaskan, judol harus diberantas dan jangan ada lagi praktik-praktik perjudian, khususnya judol yang membuat masyarakat Indonesia menjadi miskin.

“Judi online sudah cukuplah. Judi online adalah salah satu sumber kemiskinan baru. Kasihan rakyat ditipu dan dihisap,” tandasnya.

Berita Terbaru

Polisi Usut Kasus Kerugian Negara Ratusan Ribu Rupiah, LBH Peradi Profesional Ajukan Praperadilan

11 July 2026 - 14:40 WIB

Tim Kuasa Hukum Gabriel, Tersangka Polres Tanjung Priuk (FOTO: Istimewa)

Jampidsus Febrie Diminta Mundur Demi Jaga Marwah Kejagung dan Pemerintahan Prabowo

10 July 2026 - 09:12 WIB

Jampidsus Febrie Diminta Mundur (Sumber: Center of Energy and Resources Indonesia/ CERI)

Food Estate, Oligarki Sawit, dan Krisis Keadilan di Indonesia

28 May 2026 - 09:06 WIB

Pemerhati Intelijen, Sri Radjasa MBA.

Pemulihan Limbah Kontaminasi B3 Blok Rokan Dinilai Lamban, CERI Sebut Kejahatan Negara

16 May 2026 - 20:11 WIB

Yusri Usman, Direktur Eksekutif CERI

Aktivis Dorong KPK Usut Tuntas Dugaan Korupsi Muhammad Suryo

14 May 2026 - 18:14 WIB

Aktivis Dorong KPK Usut Tuntas Dugaan Korupsi Muhammad Suryo.
Populer Berita Hukum