Menu

Dark Mode
Aktor Pelaku Kasus Andrie Yunus tidak Terungkap, Kepercayaan Publik pada Prabowo Bisa Turun PBH AAI Jakarta Timur Kecam Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus Komisi I DPR Dukung Pemberlakuan PP Tunas untuk Perlindungan Anak Pembangunan Gerai Koperasi Merah Putih di Aceh Perlu Evaluasi Transparansi Pemerhati Militer: Siaga 1 TNI Sebagai Antisipasi Dampak Gejolak Timur Tengah Klarifikasi Berita RKAB 2026, APNI Bantah Pemangkasan Kuota Picu Tiga Smelter Kolaps

Hukum

Budi Arie Beri Keterangan untuk Bantu Polisi Bongkar Judol

Avatarbadge-check


					Menkop Budi Arie Setiadi dikabarkan diperiksa polisi. (Indonesiawatch.id/Ist) Perbesar

Menkop Budi Arie Setiadi dikabarkan diperiksa polisi. (Indonesiawatch.id/Ist)

Jakarta, Indonesiawatch.id – ‎Mantan Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Budi Arie Setiadi, mengatakan, telah memberikan keterangan kepada penyidik Bareskrim Polri mengenai judi online (judol).

Budi Arie di Jakarta, Kamis, (19/12), menyampaikan, memberikan keterangan sebagai ‎saksi dalam kasus penangan judol di Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi).

Baca juga:
Polisi Periksa Menkop Budi Arie Setiadi

“Memberikan keterangan yang diperlukan dalam penuntasan kasus judi online di lingkungan Komdigi,” ujarnya.

Ia mengatakan, harus memberikan keterangan kepada penyidik kepolisian guna membantu mereka membongkar pengamanan judol di Komdigi –dulu Kominfo–.

“Sebagai warga negara yang taat hukum, saya wajib membantu pihak kepolisian dalam hal memberikan keterangan yang diperlukan,” ujarnya.

Budi Arie menegaskan, pemberantasan judol adalah persoalan kita bersama. Perlu konsistensi dan kebersamaan dalam upaya perlindungan masyarakat dari ancaman judol.

Budi Arie yang kini menjabat Menteri Koperasi (Menkop) ini mengaku menjalani pemeriksaan selama dua jam. Menurutnya, para penyidiknya ramah dan sempat berdikusi.

“Ramah dan kooperatif. Kami banyak juga berdiskusi soal upaya pemberantasan judi online,” katanya.

‎Sedangkan soal substansi materi pemeriksaan atau jawban yang disampaikan kepada penyidik Polda Metro Jaya, Budi Arie enggan menyampaikan.

“Silakan dikonfirmasi kepada pihak penyidik yang berwenang,” katanya.

‎Budi Arie menegaskan, judol harus diberantas dan jangan ada lagi praktik-praktik perjudian, khususnya judol yang membuat masyarakat Indonesia menjadi miskin.

“Judi online sudah cukuplah. Judi online adalah salah satu sumber kemiskinan baru. Kasihan rakyat ditipu dan dihisap,” tandasnya.

Berita Terbaru

Aktor Pelaku Kasus Andrie Yunus tidak Terungkap, Kepercayaan Publik pada Prabowo Bisa Turun

20 March 2026 - 07:11 WIB

Pengurus Pusat Bantuan Hukum (PBH) Asosiasi Advokat Indonesia (AAI) Jakarta Timur (Sumber: AAI Jaktim)

PBH AAI Jakarta Timur Kecam Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus

15 March 2026 - 13:44 WIB

AKtivis KontraS, Andrie Yunus (Sumber: Kompas.id)

Komisi I DPR Dukung Pemberlakuan PP Tunas untuk Perlindungan Anak

11 March 2026 - 21:19 WIB

Perayaan Imlek 2026 di Kota Depok Berjalan Aman, Kapolres Turun Langsung

18 February 2026 - 02:45 WIB

Kapolres Metro Depok Kombes Pol Abdul Waras (tengah) dan jajaran bersama pengurus Kong Miao Genta Kebajikan Pancoran Mas. (Sumber: Diskominfo Depok)

OJK Soroti Maraknya Fraud Pencairan Klaim Asuransi Jiwa, Pelakunya Terorganisir

20 January 2026 - 05:45 WIB

Ilustrasi Gedung OJK.
Populer Berita Ekonomi