Menu

Dark Mode
OJK Soroti Maraknya Fraud Pencairan Klaim Asuransi Jiwa, Pelakunya Terorganisir Dugaan Pembiaran Kejahatan Wilmar, Bukti Negara Abai Terhadap Hak Rakyat Bandung Masih Terjadi Intoleransi, Mahasiswa Turun Demonstrasi Wahai Direksi Asuransi Jiwa, Jangan Hanya Kejar Kuantitas Premi Saja Algojo, Serial Action di Arena Jakarta yang Keras Ada Limbah Industri Politik di Kasus Ijazah Jokowi

Daerah

Dihadiri Bos Agung Sedayu, Menteri Maruarar Groundbreaking Rumah Gratis di Tangerang

Avatarbadge-check


					Menteri PKP Maruarar Sirait dan Bos Agung Sedayu Group, Aguan (Instagram@maruarsirait) Perbesar

Menteri PKP Maruarar Sirait dan Bos Agung Sedayu Group, Aguan (Instagram@maruarsirait)

Jakarta, Indonesiawatch.id – Penguatan sektor perumahan untuk pengentasan kemiskinan menyongsong Generasi Indonesia Emas 2045 menjadi program unggulan Pemerintahan Prabowo-Gibran saat ini. Pemerintahan baru memiliki target mengurangi backlog perumahan sebagai upaya memberantas kemiskinan melalui program tiga juta unit rumah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Program tersebut mencakup pembangunan rumah di wilayah pedesaan, pesisir, dan perkotaan untuk meratakan akses terhadap hunian yang layak di seluruh Indonesia. Selain itu, skema subsidi yang lebih fleksibel akan diadopsi untuk memastikan bahwa masyarakat berpenghasilan rendah, termasuk pekerja sektor informal, memiliki akses terhadap rumah terjangkau.

Baru-baru ini, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait memprioritaskan pembangunan 250 unit rumah tapak gratis di Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten terhadap masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) yang belum memiliki rumah.

Dalam pembangunannya, Kementerian PKP menggandeng pengembang properti Agung Sedayu Group yang dipimpin oleh Sugianto Kusuma alias Aguan, untuk membangun rumah gratis bagi MBR di atas lahan seluas 2,5 hektare, sumbangan dari PT Bumi Samboro Sukses.

“Tentu kita memprioritaskan adalah masyarakat yang belum punya rumah. Itu prioritas pertama, yang belum punya rumah,” ujar Maruarar Sirait dalam acara groundbreaking atau peletakan batu pertama rumah gratis bagi MBR di Desa Sukawali, Kecamatan Pakuhaji, Tangerang, pada Minggu, 3 November 2024.

Politisi Gerindra yang karib disapa Ara itu mengaku telah menyampaikan gagasan tersebut kepada Presiden Prabowo Subianto agar terbangun ekosistem yang baik di kawasan perumahan gratis bagi MBR tersebut.

Menteri Ara mengharapkan agar 250 unit rumah tapak gratis itu juga bisa dihuni dari unsur-unsur TNI-Polri berpangkat rendah hingga para guru. “Saya berharap (penghuni) dari 250 rumah itu ada unsur TNI pangkat Tamtama dan Bintara yang mungkin belum pernah bermimpi bisa punya rumah. Ada polisi yang berpangkat rendah. Ada ASN golongan bawah serta ada juga guru-guru,” kata Ara.

Ia juga meminta agar perumahan dapat dihuni oleh beberapa komponen masyarakat heterogen dan mewakili berbagai macam latar belakang. “Saya berharap di sini, supaya ada dinamika nanti dibuat Wakil Menteri PKP Bapak Fahri Hamzah agar terdapat anak-anak muda juga yang mungkin baru menikah, baru punya anak satu, umur-umur 30-35 tahun yang bergerak di dunia usaha,” ucap Ara.

Tak lupa, ia meminta agar ada pembangunan rumah ibadah di wilayah tersebut. “Pak Aguan (Sugianto Kusuma) dari Agung Sedayu Group tolong jangan lupa ada musala buat beribadah. Kita pikirkan itu semua dengan utuh,” kata Ara.

Sebagai informasi, total rumah yang dibangun sebanyak 250 unit rumah tapak dengan luas tanah 60 m2 dan tipe rumah, yakni tipe 36. Desain mengusung konsep inklusif dan hijau bagi MBR. Kompleks perumahan tersebut nantinya juga dilengkapi fasilitas berupa sekolah, one gate system dan lapangan serbaguna.

Rumah terdiri dari dua kamar tidur, satu kamar mandi, ruang keluarga, dapur dan garasi untuk parkir mobil dan parkir motor. Maruarar menyampaikan rumah gratis tersebut nantinya bersertifikat hak milik atau SHM. “Ini tidak besar, tapi kita mau mulai cepat. Jadi kita membangun ekosistemnya,” katanya.

Menteri Ara menargetkan pembangunan 250 unit rumah gratis di Desa Sukawali, Kecamatan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang dapat selesai pada 28 Oktober 2025 atau bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda.

[red]

Berita Terbaru

OJK Soroti Maraknya Fraud Pencairan Klaim Asuransi Jiwa, Pelakunya Terorganisir

20 January 2026 - 05:45 WIB

Ilustrasi Gedung OJK.

Dugaan Pembiaran Kejahatan Wilmar, Bukti Negara Abai Terhadap Hak Rakyat

16 January 2026 - 17:12 WIB

Logo perusahaan Wilmar (Sumber: infosawit.com)

Bandung Masih Terjadi Intoleransi, Mahasiswa Turun Demonstrasi

15 January 2026 - 12:27 WIB

Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Cabang Bandung bersama Persekutuan Mahasiswa Kristen (PMK) se-Kota Bandung serta Pemuda/i Kristen Kota Bandung pada hari ini melaksanakan aksi damai.

Wahai Direksi Asuransi Jiwa, Jangan Hanya Kejar Kuantitas Premi Saja

15 January 2026 - 12:11 WIB

Andreas Freddy Pieloor

Hampir 3 Tahun Pemekaran Papua, Anggota DPD RI: Belum Ada Perubahan Signifikan

10 November 2025 - 05:30 WIB

Anggota DPD RI asal Papua Barat, Lamek Dowansiba (Foto: sinpo.id)
Populer Berita Daerah