Menu

Dark Mode
Ada Apa dengan Rencana RUPSLB Bank Mandiri Bayang Kekuasaan yang Tak Kunjung Usai Pemko Tangerang Diduga Diskriminasi Sekolah PAUD yang Raih Prestasi Nasional Hampir 3 Tahun Pemekaran Papua, Anggota DPD RI: Belum Ada Perubahan Signifikan Presiden Harus Belajar dari Sultan Iskandar Muda Jejak Dua Tokoh Nasional di Era SBY, Diduga Menitip MRC ke Mantan Dirut Pertamina

Politik

DPR Kecam Pemerkosaan Disertai Pembunuhan Siswi MI di Banyuwangi

Avatarbadge-check


					Ilustrasi Pembunuhan (Istimewa) Perbesar

Ilustrasi Pembunuhan (Istimewa)

Jakarta, Indonesiawatch.id – Wakil Ketua Komisi IX DPR Nihayatul Wafiroh mengecam tindakan perkosaan disertai pembunuhan terhadap CNA (7), siswi Madrasah Ibtidaiyah (MI) di Dusun Barurejo, Desa Kalibaru Manis, Kecamatan Kalibaru, Kabupaten Banyuwangi.

Legislator yang karib disapa Ninik itu meminta aparat kepolisian segera menindak tegas para pelaku. “Saya mengecam keras tindakan perkosaan dan pembunuhan pada Ananda CNA. Saya minta aparat kepolisian segera mencekal pelaku, dan memberi hukuman maksimal. UU TPKS (Tindak Pidana Kekerasan Seksual) harus dilaksanakan dengan tegas!” kata Ninik dalam keterangan terulisnya di Jakarta.

Politisi PKB asal Banyuwangi itu mengecam aksi para pelaku karena tindakan keji itu dilakukan di tengah kondisi korban pulang sekolah. Ia mengaku heran karena tidak ada kepedulian dari lingkungan sekitar atas kasus tersebut.

“Kasus ini sangat mengejutkan. Selain tindakan pelaku sangat kejam, peristiwa ini juga terjadi saat anak pulang sekolah. Artinya, lingkungan di sekitar kejadian belum aman dari kasus kekerasan terhadap perempuan,” tuturnya.

Ninik turut menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban dan akan mengawal kasus tersebut hingga para pelaku mendapatkan hukuman yang setimpal.

“Semoga ayah, ibu, dan keluarga besar diberi kekuatan dan kesabaran untuk menghadapi peristiwa berat ini. Insyaallah kami akan mengawal agar kasus ini diselesaikan dengan tuntas,” kata Ninik.

Dirinya meminta kepada semua pihak memberikan dukungan kepada korban dan keluarga agar tabah menghadapi situasi tak terduga ini.

Tak hanya itu, Ninik juga meminta agar Pemerintah Daerah, Pemerintah Desa, dan tokoh masyarakat dapat bekerja sama dan berupaya agar kasus yang sama tidak terulang lagi.

“Kejadian ini merupakan tamparan keras bagi kita semua. Mari kita saling bekerjasama dan berupaya agar kasus serupa tidak terjadi lagi,” Ninik menandaskan.

[red]

Berita Terbaru

Hampir 3 Tahun Pemekaran Papua, Anggota DPD RI: Belum Ada Perubahan Signifikan

10 November 2025 - 05:30 WIB

Anggota DPD RI asal Papua Barat, Lamek Dowansiba (Foto: sinpo.id)

Boyamin Saiman Apresiasi Penyidik PMJ, Temukan Ponsel Kacab BRI

23 September 2025 - 16:22 WIB

Koordinator Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Boyamin Bin Saiman mencari Riza Chalid di Malaysia (Foto: Ist.)

Dilema Bayangan Jokowi yang Masih Membekas di Pemerintahan

30 August 2025 - 11:45 WIB

Serakahnomic & Tamaknomic

23 August 2025 - 14:19 WIB

Ilustrasi Serakahnomic & Tamaknomic (Gambar: istockphoto.com)

Wawancara Ketua PHRI: Efek Efisiensi APBN, Jasa Pekerja Harian Hotel & Restoran Banyak Diputus

23 August 2025 - 14:01 WIB

Ketua Umum Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) (Foto: Instagram hippindo)
Populer Berita Ekonomi