Menu

Dark Mode
Pemulihan Limbah Kontaminasi B3 Blok Rokan Dinilai Lamban, CERI Sebut Kejahatan Negara Aktivis Dorong KPK Usut Tuntas Dugaan Korupsi Muhammad Suryo Maruli Rajagukguk: Permenaker Alih Daya Inkonstitusional, Ancaman Baru Buruh Mayapada Suguhkan PET-CT dan SPECT-CT untuk Akurasi Diagnosis dan Deteksi Kanker Praktisi Hukum Ini Desak Presiden Prabowo Nonaktifkan Dirut KAI atas Peristiwa Duka Bekasi Timur Tagar, Kekuasaan, dan Defisit Mendengar

Analisis

Dua Periode Rezim Jokowi Hobi Impor Beras, Total 13,4 Juta Ton Senilai Lebih Rp100 triliun

Avatarbadge-check


					ilustrasi impor beras. Perbesar

ilustrasi impor beras.

Jakarta, Indonesiawatch.id – Keputusan Presiden Prabowo Subianto menghentikan impor beras di 2025, sangat kontradiktif dengan kebijakan mantan Presiden Indonesia Joko Widodo. Pasalnya, sejak terpilih menjadi Presiden, Jokowi langsung membuka keran impor beras.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) sepanjang kuartal IV tahun 2014, ketika Jokowi baru menjabat presiden periode pertama, Indonesia tercatat mengimpor 503.324 ton beras atau senilai USD 239 juta.

Baca juga:
Tahun 2025, Tak Ada Impor Beras, Jagung, Gula & Garam

Di tahun-tahun berikutnya, pemerintahan Jokowi selalu mengimpor beras dari luar negeri. Jika ditotal, selama dua periode, pemerintahan Jokowi mengimpor sekitar 13,4 juta ton beras, senilai lebih dari USD 7 miliar.

Jika dikonversi ke Rupiah dengan menggunakan nilai rata-rata kurs Dolar USD sepanjang 2014 – 2024, maka 1 USD setara Rp14.345,83. Angka terakhir ini, jika dikali dengan total nilai impor beras era Jokowi sekitar USD 7 miliar, maka nilai impor beras selama periode Jokowi mencapai lebih dari Rp100 triliun.

Merujuk data BPS, pemerintahan Jokowi paling banyak mengimpor beras di tahun 2018, 2023 dan 2024. Tahun-tahun tersebut memang krusial karena berdekatan dengan Pemilu 2019 dan 2024 serta Pilkada akhir 2024.

Pada 2018, pemerintahan Jokowi mengimpor beras sebanyak 2,25 juta ton beras dari luar negeri atau senilai USD1,04 miliar. Di 2023, pemerintahan Jokowi mengimpor 3,06 juta ton dengan nilai USD1,79 miliar.

Puncaknya, sebelum lengser, pemerintahan Jokowi melakukan impor beras dengan jumlah terbesar selama periode Jokowi. Rezimnya mengimpor 3,48 juta ton beras dengan nilai USD 2,1 miliar sepanjang Januari – Oktober 2024 atau sebelum pelantkan Presiden baru Indonesia.

[red]

Berita Terbaru

Aktivis Dorong KPK Usut Tuntas Dugaan Korupsi Muhammad Suryo

14 May 2026 - 18:14 WIB

Aktivis Dorong KPK Usut Tuntas Dugaan Korupsi Muhammad Suryo.

Maruli Rajagukguk: Permenaker Alih Daya Inkonstitusional, Ancaman Baru Buruh

13 May 2026 - 14:11 WIB

Praktisi hukum Maruli Rajagukguk

Praktisi Hukum Ini Desak Presiden Prabowo Nonaktifkan Dirut KAI atas Peristiwa Duka Bekasi Timur

5 May 2026 - 07:04 WIB

Kecelakaan KRL Commuterline dan KA Argo Bromo Anggrek. Sumber: ANTARA FOTO/Galih Pradipta

PBH AAI Jakarta Timur Kecam Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus

15 March 2026 - 13:44 WIB

AKtivis KontraS, Andrie Yunus (Sumber: Kompas.id)

Komisi I DPR Dukung Pemberlakuan PP Tunas untuk Perlindungan Anak

11 March 2026 - 21:19 WIB

Populer Berita News Update