Menu

Dark Mode
Dugaan Pembiaran Kejahatan Wilmar, Bukti Negara Abai Terhadap Hak Rakyat Bandung Masih Terjadi Intoleransi, Mahasiswa Turun Demonstrasi Wahai Direksi Asuransi Jiwa, Jangan Hanya Kejar Kuantitas Premi Saja Algojo, Serial Action di Arena Jakarta yang Keras Ada Limbah Industri Politik di Kasus Ijazah Jokowi Indonesia Merdeka 17 Agustus 1945 Bukan 27 Desember 1949

Daerah

Dua Pesawat Dikerahkan Lakukan Operasi Modifikasi Cuaca di Sukabumi

Avatarbadge-check


					Petugas dalam pesawat tengah mempersiapkan material untuk melakukan modifikasi cuaca. (Indonesiawath.id/Dok. BNPB) Perbesar

Petugas dalam pesawat tengah mempersiapkan material untuk melakukan modifikasi cuaca. (Indonesiawath.id/Dok. BNPB)

Sukabumi, Indonesiawatch.id –‎ Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di Sukabumi, Jawa Barat (Jabar) dimulai pada hari ini. Dua pesawat dikerahkan dalam upaya rekayasa cuaca tersebut.

‎“Direncanakan OMC akan dilakukan mulai Rabu, (11/12), dengan mengerahkan dua armada,” kata Abdul Muhari, Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Baca juga:
BNPB Lakukan Operasi Modifikasi Cuaca di Sukabumi

Ia menjelaskan, ‎OMC ini sebagai upaya untuk mempercepat penangan tanggap darurat di wilayah Kabupaten Sukabumi yang dilakukan BNPB bersama Badan Meteorologi dan Geofisika (BMKG) serta semua unsur terkait.

Langkah ini diambil dikarenakan kondisi cuaca yang labil dan masih sering terjadi hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi yang menyebabkan terhambatnya penanganan darurat di wilayah Kabupaten Sukabumi.

“Diharapkan OMC ini dapat mereduksi dan meretribusi curah hujan di wilayah Sukabumi sehingga proses penanganan darurat bisa berjalan lebih optimal dan efisien,” ujarnya.

Selain OMC, lanjut Abdul Muhari, BNPB bersama rombongan Putri Indonesia melakukan pendampingan psikososial di Desa Sukamaju, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi, pada Selasa (10/12).

Pendampingan tersebut, kata Abdul Muhari, dilakukan untuk memberi motivasi, semangat, dan simpati kepada para warga yang terdampak bencana hidrometeorologi basah‎, yakni banjir dan longsor.

“Pendampingan tersebut diharapkan warga yang terdampak bisa lekas bangkit dari trauma dan bisa melanjutkan hidup dengan penuh harapan.

[red]

Berita Terbaru

Dugaan Pembiaran Kejahatan Wilmar, Bukti Negara Abai Terhadap Hak Rakyat

16 January 2026 - 17:12 WIB

Logo perusahaan Wilmar (Sumber: infosawit.com)

Bandung Masih Terjadi Intoleransi, Mahasiswa Turun Demonstrasi

15 January 2026 - 12:27 WIB

Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Cabang Bandung bersama Persekutuan Mahasiswa Kristen (PMK) se-Kota Bandung serta Pemuda/i Kristen Kota Bandung pada hari ini melaksanakan aksi damai.

Wahai Direksi Asuransi Jiwa, Jangan Hanya Kejar Kuantitas Premi Saja

15 January 2026 - 12:11 WIB

Andreas Freddy Pieloor

Hampir 3 Tahun Pemekaran Papua, Anggota DPD RI: Belum Ada Perubahan Signifikan

10 November 2025 - 05:30 WIB

Anggota DPD RI asal Papua Barat, Lamek Dowansiba (Foto: sinpo.id)

Boyamin Saiman Apresiasi Penyidik PMJ, Temukan Ponsel Kacab BRI

23 September 2025 - 16:22 WIB

Koordinator Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Boyamin Bin Saiman mencari Riza Chalid di Malaysia (Foto: Ist.)
Populer Berita Hukum