Menu

Dark Mode
Aktor Pelaku Kasus Andrie Yunus tidak Terungkap, Kepercayaan Publik pada Prabowo Bisa Turun PBH AAI Jakarta Timur Kecam Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus Komisi I DPR Dukung Pemberlakuan PP Tunas untuk Perlindungan Anak Pembangunan Gerai Koperasi Merah Putih di Aceh Perlu Evaluasi Transparansi Pemerhati Militer: Siaga 1 TNI Sebagai Antisipasi Dampak Gejolak Timur Tengah Klarifikasi Berita RKAB 2026, APNI Bantah Pemangkasan Kuota Picu Tiga Smelter Kolaps

Ekonomi

Duh, Posisi Arus Kas Keuangan Garuda Indonesia Terus Turun Sejak PMN Dicairkan Pemerintah

Avatarbadge-check


					Ilustrasi Pesawat Garuda Indonesia di Bandara Internasional Seokarno-Hatta, Cengkareng, Tangerang, Banten,(istockphoto/Heri Mardinal) Perbesar

Ilustrasi Pesawat Garuda Indonesia di Bandara Internasional Seokarno-Hatta, Cengkareng, Tangerang, Banten,(istockphoto/Heri Mardinal)

Jakarta, Indonesiawatch.id – Posisi arus kas keuangan PT Garuda Indonesia tbk (GIAA) terus tergerus, sejak Pemerintah menyuntik Penyertaan Modal Negara (PMN) sebesar Rp7,5 triliun, pada 20 Desember 2022. Setelah mendapat PMN, posisi arus kas Garuda di akhir tahun 2022 sebesar USD 521,68 juta atau setara Rp8,23 triliun.

Pada laporan keuangan tahun 2023, posisi arus kas Garuda turun menjadi USD 289,84 juta atau setara Rp4,57 triliun. Turun sekitar 44,47% dibandingkan posisi arus kas di tahun 2022.

Baca juga:
Beredar Video Dirut Garuda Arahkan Karyawannya Pilih Pramono Anung di Pilgub Jakarta, Dirut Garuda: Tidak Benar!

Hingga kuartal III tahun 2024, posisi arus kas Garuda kembali anjlok. Berdasarkan laporan keuangan Garuda Indonesia, arus kas di tahun berjalan 2024 sebesar USD 211,15 juta atau setara Rp3,33 triliun.

Jika ditotal sejak pemerintah memberi PMN pada akhir 2022 hingga kuartal III tahun 2024, maka arus kas Garuda Indonesia telah terkoreksi sebesar USD 310,52 juta atau setara Rp 4.9 triliun.

Baca juga:
Beban Usaha Naik, Garuda Indonesia Boncos Rp2 Triliun per Q3 Tahun 2024

Uniknya meskipun arus kas Garuda terus anjlok, tetapi pada tahun 2022 dan 2023, Garuda Indonesia selalu menyampikan status perusahaan untung. Pada tahun 2022 misalnya, manajemen Garuda menyebutkan bahwa laba perseroan mencapai USD 3,72 miliar atau setara Rp58.96 triliun.

Sementara di tahun 2023, berdasarkan laporan keuangan tahunan, Garuda mencatat laba sebesar USD 252 juta atau setara Rp3,97 triliun.

Dalam waktu dekat ini Garuda Indonesia akan mengadakan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB). Jika tidak ada haral melintang, RUPSLB akan digelar di Bandara Internasional Soekarno – Hatta, Tangerang pada 15 November 2024.

Berdasarkan informasi keterbukaan publik, agenda RUPSLB adalah perubahan susunan pengurus GIAA. Agenda tersebut merupakan usulan dari Kementerian BUMN, sebagai pemegang saham Seri A Dwiwarna di Garuda.

[red]

Berita Terbaru

PBH AAI Jakarta Timur Kecam Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus

15 March 2026 - 13:44 WIB

AKtivis KontraS, Andrie Yunus (Sumber: Kompas.id)

Komisi I DPR Dukung Pemberlakuan PP Tunas untuk Perlindungan Anak

11 March 2026 - 21:19 WIB

Perayaan Imlek 2026 di Kota Depok Berjalan Aman, Kapolres Turun Langsung

18 February 2026 - 02:45 WIB

Kapolres Metro Depok Kombes Pol Abdul Waras (tengah) dan jajaran bersama pengurus Kong Miao Genta Kebajikan Pancoran Mas. (Sumber: Diskominfo Depok)

OJK Soroti Maraknya Fraud Pencairan Klaim Asuransi Jiwa, Pelakunya Terorganisir

20 January 2026 - 05:45 WIB

Ilustrasi Gedung OJK.

Dugaan Pembiaran Kejahatan Wilmar, Bukti Negara Abai Terhadap Hak Rakyat

16 January 2026 - 17:12 WIB

Logo perusahaan Wilmar (Sumber: infosawit.com)
Populer Berita News Update