Menu

Dark Mode
Aktor Pelaku Kasus Andrie Yunus tidak Terungkap, Kepercayaan Publik pada Prabowo Bisa Turun PBH AAI Jakarta Timur Kecam Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus Komisi I DPR Dukung Pemberlakuan PP Tunas untuk Perlindungan Anak Pembangunan Gerai Koperasi Merah Putih di Aceh Perlu Evaluasi Transparansi Pemerhati Militer: Siaga 1 TNI Sebagai Antisipasi Dampak Gejolak Timur Tengah Klarifikasi Berita RKAB 2026, APNI Bantah Pemangkasan Kuota Picu Tiga Smelter Kolaps

Internasional

Google Mau Caplok Wiz Rp370 Triliun, Rawan Monopoli Bisnis Digital

Avatarbadge-check


					Kantor Pusat Google di Amerika Serikat (stock.adobe.com). Perbesar

Kantor Pusat Google di Amerika Serikat (stock.adobe.com).

Jakarta, Indonesiawatch.id – Google melanjutkan ‘pesta’ akuisisinya. Pada September 2022 lalu, Google sudah menyelesaikan akuisisi Mandiant, Inc. (NASDAQ: MNDT), perusahaan keamanan digital, dengan nilai USD5,4 miliar sekitar Rp90 triliun.

Nah sekarang, Google mau akuisisi perusahaan keamanan, Wiz. Nilai akuisisi mencapai USD23 miliar atau lebih dari Rp370 triliun. Jika terwujud, aksi korporasi ini menjadi akuisisi terbesar Google.

Saat ini pemilik Google yaitu Alphabet, intensif melakukan pembicaraan bisnis dengan pihak Wiz. Meski demikian, Ssperti dikutip dari The Wall Street Journal, Google dan Wiz masih belum mau berkomentar.

Wiz merupakan perusahaan rintisan (startup) keamanan cloud yang berdiri pada Maret 2020. Wiz berkantor pusat di New York City, Amerika Serikat. Sekitar 40% klien Wiz adalah perusahaan Fortune 100. Seperti, perusahaan BMW, Slack, dan Salesforce.

Aksi korporasi yang dilakukan Google ini rawan menimbulkan praktik monopoli atau penguasaan dominan bisnis digital. Departemen Kehakiman AS sendiri telah menggugat Google dua kali dengan alasan antimonopoli.

Tahun lalu, Departemen Kehakiman AS pernah menuding Google, yang setiap tahun mengucurkan dana sebesar USD10 miliar demi menjegal competitor mereka. Komisi Perdagangan Adil Jepang (JFTC) juga pernah menyelidiki soal praktik Google yang memaksa pembuat smartphone Android memasang aplikasi Google Search dan Google Chrome dengan aplikasi Google Play.
[red]

Berita Terbaru

PBH AAI Jakarta Timur Kecam Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus

15 March 2026 - 13:44 WIB

AKtivis KontraS, Andrie Yunus (Sumber: Kompas.id)

Komisi I DPR Dukung Pemberlakuan PP Tunas untuk Perlindungan Anak

11 March 2026 - 21:19 WIB

Perayaan Imlek 2026 di Kota Depok Berjalan Aman, Kapolres Turun Langsung

18 February 2026 - 02:45 WIB

Kapolres Metro Depok Kombes Pol Abdul Waras (tengah) dan jajaran bersama pengurus Kong Miao Genta Kebajikan Pancoran Mas. (Sumber: Diskominfo Depok)

OJK Soroti Maraknya Fraud Pencairan Klaim Asuransi Jiwa, Pelakunya Terorganisir

20 January 2026 - 05:45 WIB

Ilustrasi Gedung OJK.

Dugaan Pembiaran Kejahatan Wilmar, Bukti Negara Abai Terhadap Hak Rakyat

16 January 2026 - 17:12 WIB

Logo perusahaan Wilmar (Sumber: infosawit.com)
Populer Berita News Update