Sebagai organisasi pemuda, sambung Ihsanudin, GP Ansor harus mampu menjadi teladan dalam mengamalkan ajaran Islam yang damai dan inklusif.
“Kita percaya bahwa dengan menguatkan arah gerak yang berlandaskan Aswaja Annahdhiyah, GP Ansor dapat mencetak pemimpin-pemimpin muda yang memiliki integritas, komitmen, dan siap berkontribusi bagi bangsa dan negara,” Ihsanudin menjelaskan.
Di sisi lain, Ihsanudin meyakini dengan inovasi, perbaikan, dan keberlanjutan, GP Ansor dapat menciptakan kader-kader yang unggul, kompeten dan berakhlaqul karimah. “Pimpinan di semua tingkatan dituntut berkomitmen untuk terus melaksanakan kaderisasi agar kader-kader GP Ansor dapat mengisi dan siap menghadapi tantangan zaman,” katanya.
Ihsanudin meminta kader GP Ansor Jabar, harus menjadi teladan bagi siapapun dalam membangun bangsa yang lebih maju dan berdaya saing. “Dengan prinsip ‘kader Ansor kudu sagala nyaho, sagala bisa, sagala boga’, kami yakin bahwa GP Ansor dapat memberikan kontribusi yang berarti bagi bangsa dan negara,” kata Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat ini.
Ihsanudin berharap Konferwil XVII ini bisa dijadikan ajang untuk bertukar pikiran, memperkuat jaringan, dan menemukan solusi bersama atas berbagai tantangan yang dihadapi. “Keterlibatan aktif dari berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, sangat diperlukan untuk kesuksesan acara ini,” katanya.
Menurutnya keberhasilan GP Ansor dalam mencetak kader-kader berkualitas akan berdampak positif tidak hanya bagi organisasi, tetapi juga bagi masyarakat secara luas.
“Kami berharap acara ini dapat melahirkan pemimpin-pemimpin muda yang siap berkontribusi bagi bangsa dan negara. Dengan semangat kebersamaan dan komitmen yang kuat, kami yakin bahwa GP Ansor Jawa Barat akan terus berkembang dan memberikan kontribusi yang berarti bagi bangsa dan negara,” pungkasnya.
[red]






