Menu

Dark Mode
Food Estate, Oligarki Sawit, dan Krisis Keadilan di Indonesia Pemulihan Limbah Kontaminasi B3 Blok Rokan Dinilai Lamban, CERI Sebut Kejahatan Negara Aktivis Dorong KPK Usut Tuntas Dugaan Korupsi Muhammad Suryo Maruli Rajagukguk: Permenaker Alih Daya Inkonstitusional, Ancaman Baru Buruh Mayapada Suguhkan PET-CT dan SPECT-CT untuk Akurasi Diagnosis dan Deteksi Kanker Praktisi Hukum Ini Desak Presiden Prabowo Nonaktifkan Dirut KAI atas Peristiwa Duka Bekasi Timur

Politik

Hasto Pastikan Jokowi Bukan Kader PDI Perjuangan Lagi

Avatarbadge-check


					Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDIP, Hasto Kristiyanto pastikan Jokowi bukan kader PDI Perjuangan lagi (Foto: ANTARA/HO-DPP PDIP). Perbesar

Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDIP, Hasto Kristiyanto pastikan Jokowi bukan kader PDI Perjuangan lagi (Foto: ANTARA/HO-DPP PDIP).

Jakarta, Indonesiawatch.id – Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDI Perujangan, Hasto Kristiyanto memastikan bahwa mantan Presiden Joko Widodo berserta keluarganya, Gibran Rakabuming Raka dan Bobby Nasution bukan lagi kader PDI Perjuangan.

“Tegaskan kembali bapak Jokowi dan keluarga sudah tidak lagi menjadi bagian dari PDI perjuangan,” ujarnya dalam konferensi pers di Jakarta, (04/12).

Baca juga:
Tiga Biang Kerok Airin Bisa Kalah di Banten

Menurut Hasto Jokowi dan keluarganya tidak lagi sejalan dengan visi dan misi PDIP. “Karena cita-cita partai yang diperjuangkan sejak pada masa Bung Karno sejak PNI ketika kita membangun Republik ini sudah tidak lagi sejalan di dalam kebijakan dan praktik-praktik politiknya,” ujarnya.

Hasto menilai Jokowi dan keluarganya memiliki ambisi dan haus kekuasaan yang tidak pernah berhenti. “Maka di dalam proses ini yang dilakukan oleh PDI Perjuangan, kita tidak akan pernah kehilangan dari gagasan-gagasan ideal bahwa dari seorang rakyat biasa, bisa berproses menjadi seorang pemimpin,” katanya.

Menurut Hasto, munculnya praktik haus kekuasaan yang dilakukan mantan kader PDIP, menjadi pelajaran berharga bagi partai.

“Bagaimana rapat kerja nasional yang kelima, kami juga juga telah menyampaikan permintaan maaf kepada rakyat Indonesia tentang seorang pemimpin yang karena kekuasaannya kemudian bisa berubah dan melupakan cita-cita yang membentuknya,” ujarnya.

Sementara Jokowi mengatakan bahwa dirinya masih mengantongi Kartu Tanda Anggota (KTA) PDI Perjuangan. “Ya masih [pegang KTA PDIP],” kata Jokowi kepada awak media, (3/12).

[red]

Berita Terbaru

Food Estate, Oligarki Sawit, dan Krisis Keadilan di Indonesia

28 May 2026 - 09:06 WIB

Pemerhati Intelijen, Sri Radjasa MBA.

Aktivis Dorong KPK Usut Tuntas Dugaan Korupsi Muhammad Suryo

14 May 2026 - 18:14 WIB

Aktivis Dorong KPK Usut Tuntas Dugaan Korupsi Muhammad Suryo.

Maruli Rajagukguk: Permenaker Alih Daya Inkonstitusional, Ancaman Baru Buruh

13 May 2026 - 14:11 WIB

Praktisi hukum Maruli Rajagukguk

Praktisi Hukum Ini Desak Presiden Prabowo Nonaktifkan Dirut KAI atas Peristiwa Duka Bekasi Timur

5 May 2026 - 07:04 WIB

Kecelakaan KRL Commuterline dan KA Argo Bromo Anggrek. Sumber: ANTARA FOTO/Galih Pradipta

PBH AAI Jakarta Timur Kecam Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus

15 March 2026 - 13:44 WIB

AKtivis KontraS, Andrie Yunus (Sumber: Kompas.id)
Populer Berita Hukum