Menu

Dark Mode
Sempat Ditolak Ajang Pencarian Bakat, Maki Kini jadi Musisi Filipina Paling Bersinar di Asia Tenggara Tak Kunjung Melunasi Pembayaran, Direktur PT Adi Artha Karya Menghilang Food Estate, Oligarki Sawit, dan Krisis Keadilan di Indonesia Pemulihan Limbah Kontaminasi B3 Blok Rokan Dinilai Lamban, CERI Sebut Kejahatan Negara Aktivis Dorong KPK Usut Tuntas Dugaan Korupsi Muhammad Suryo Maruli Rajagukguk: Permenaker Alih Daya Inkonstitusional, Ancaman Baru Buruh

Olahraga

Indonesia Tersingkir dari AMEC/AFF 2024

Avatarbadge-check


					Ilustrasi Timnas Indonesia. FIFA akan memberikan poin jika Indonesia berhasil kalahkan Myanmar di Piala AFF atau AMEC 2024. (Indonesiawatch/Dok. PSSI) Perbesar

Ilustrasi Timnas Indonesia. FIFA akan memberikan poin jika Indonesia berhasil kalahkan Myanmar di Piala AFF atau AMEC 2024. (Indonesiawatch/Dok. PSSI)

Solo, Indonesiawatch.id – Timnas Indonesia tersingkir dalam ASEAN Mitsubishi Electric Cup (AMEC) 2024‎ atau lebih dikenal dengan nama Piala AFF. Langkah Indonesia terhenti pascamenyerah dari Filipina.

Kemenangan Filipina atas Indonesia dalam laga penyisihan Grup B yang berlangsung di Stadion Manahan, Solo, Jawa Tengah, pada Sabtu malam, (21/12), diciptakan lewat titik penalti.

Baca juga:
Filipina Berhasil Jebol Gawang Indonesia

Gol semata wayang Filipina yang dicetak Kristensen pada menit ke-63 babak kedua, memastikan The Azkals melaju ke semifinal dan menghentikan langkah Indonesia di turnamen ini. Kedudukan ini bertahana hingga akhir babak kedua.

Pelatih Tim Nasional (Timnas) Indonesia, Shin Tae-yong, mengatakan, Indonesia gagal melaju ke babak selanjutnya karena pihaknya menurunkan para pemain muda, mayoritas usia 22 tahun.

“Jika bawa timnas senior sudah pasti, saya bisa pastikan kita bisa juara [AMEC/AFF 2024],” ujarnya.

Ia menyampaikan, penunjukan pemain yang mayoritas usia muda untuk turnamen ini adalah untuk menambah jam terbang mereka.

“Mungkin daripada kita ‎bilang kegagalan, tetapi membuat pengalaman bagi para pemain muda,” katanya.

‎Statistik Pertandingan

Dalam laga penentu ini, Timnas Indonesia melepa‎skan 19 tembakan ke arah gawang. Sementara Filipina yang unggul 1 gol hanya melancarkan 9 tendangan ke gawang.

Sebanyak 6 tendangan tepat sasaran dari kedua tim. Untuk penguasaan bola, Timnas Indonesia meski bermain 10 orang unggul 5% dari Filipina, yakni dengan angka 55%-45%.

Untuk jumlah pasing, Indonesia 343, Filipina 285. Pasing akuratnya Indonesia 84%, Filipina 82%. Sedangkan tendangan penjuru atau corners, Indonesia 5 dan Filipina 1. Jumlah offside sama, masing-masing 2 kali.

Jumlah pelanggaran, Timnas Filipina lebih banyak melakukannya, yakni 17 kali, Indonesia 13 kali.‎ Demikian juga untuk kartu kuning, 7 pemain Timnas Filipina diganjar kartu ini. Sedangkan Timnas Indonesia hanya 1 pemain.

Adapun untuk kartu merah, satu pemain Indonesia diganjar kartu ini, yakni Muhammad Ferrari, setelah menyikut salah satu pemain lawan. Sedangkan Filipina nihil.

[red]

Berita Terbaru

Tak Kunjung Melunasi Pembayaran, Direktur PT Adi Artha Karya Menghilang

11 June 2026 - 14:25 WIB

Direktur PT Adi Artha Karya, Bambang Adi S. (Sumber: Instagram)

Food Estate, Oligarki Sawit, dan Krisis Keadilan di Indonesia

28 May 2026 - 09:06 WIB

Pemerhati Intelijen, Sri Radjasa MBA.

Aktivis Dorong KPK Usut Tuntas Dugaan Korupsi Muhammad Suryo

14 May 2026 - 18:14 WIB

Aktivis Dorong KPK Usut Tuntas Dugaan Korupsi Muhammad Suryo.

Maruli Rajagukguk: Permenaker Alih Daya Inkonstitusional, Ancaman Baru Buruh

13 May 2026 - 14:11 WIB

Praktisi hukum Maruli Rajagukguk

Praktisi Hukum Ini Desak Presiden Prabowo Nonaktifkan Dirut KAI atas Peristiwa Duka Bekasi Timur

5 May 2026 - 07:04 WIB

Kecelakaan KRL Commuterline dan KA Argo Bromo Anggrek. Sumber: ANTARA FOTO/Galih Pradipta
Populer Berita Hukum