Menu

Dark Mode
Eksepsi Ditolak Hakim, Perkara Rp500 Ribu Buruh Pabrik di Jakut Lanjut ke Pembuktian Aceh, Kemarahan, dan Defisit Mendengar Jakarta Boyamin: Permintaan Pengembalian Aset Justru Menguatkan Dugaan Kepemilikan Febrie Adriansyah Daftar Kekayaan 7 Kandidat Kapolri Pengganti Listyo Sigit Prabowo Isu Ganti Kapolri Kian Kencang, Ini Kriteria Pengganti Listyo Sigit Prabowo LBH Peradi Profesional: Polisi Dilarang Pakai Teknik Investigasi Terselubung di Tindak Pidana Migas

Opini

Kamaruzzaman Bustamam Ahmad, Profesor Muda Dari Pedalaman Aceh

Avatarbadge-check


					Prof Kamaruzzaman Bustamam Ahmad. Perbesar

Prof Kamaruzzaman Bustamam Ahmad.

Jakarta, Indonesiawatch.id – Dari kaki lima meraih sukses bintang lima dalam karirnya sebagai akademisi. Ungkapan diatas bukan sekedar pencitraan demi populeritas murahan.

Tapi itulah realita hidup yang dijalani Prof Kamaruzzaman Bustamam Ahmad M.Sh Ph.D yang akrab dipanggil KBA. Sosok akademisi muda dari pedalaman Aceh, pastinya di Krueng Mane Aceh Utara, suatu kawasan pada masa konflik, adalah basis tradisional Gerakan Aceh Merdeka.

Telah disinggahi kota-kota di dunia, demi jelajahi kedalaman ilmu pengetahuan, sebagai bekal agar hidupnya bermanfaat bagi umat manusia dan kemanusiaan. Keseriusannya terhadap ilmu pengetahuan yang didalami dan rahmat Allah SWT yang memberinya kecerdasan intelektual, membuat dirinya tidak kesulitan dalam meraih sukses akademis.

Diusianya yang relatif muda, KBA sudah meraih gelar Doktor di Australia, bahkan ketika KBA mengajukan permohonan untuk meraih Guru Besar, sempat diragukan karena faktor usia yang muda, sehingga pihak Dirjen Dikti menolak permohonan KBA, dengan alasan belum pernah menduduki jabatan Lektor Kepala.

Nyatanya KBA telah menduduki jabatan Lektor Kepala yang dikeluarkan oleh Kemenag. Kiprahnya sebagai sosok akademisi, tidak dapat diragukan kualitas keilmuannya khususnya dibidang antropologi, sosiologi dan studi keislaman.

Oleh sebab itu, ketika Indonesia tengah dihadapi oleh tantangan radikalisme, intoleran, terorisme, Prof KBA aktif membantu institusi terkait seperti BNPT, dalam bentuk karya ilmiah. Bahkan karya tulis Prof KBA tentang radikalisme dan intoleran, memperoleh penghargaan tertinggi.

Di forum ilmiah internasional, tidak sedikit Prof KBA hadir sebagai pemateri. Prestasi lain yang sangat prestisius, Prof KBA selalu diundang untuk memberikan presentasikan oleh para Dubes AS yang baru berdinas di Indonesia.

Prof KBA adalah sedikit dari kalangan akademisi yang sangat produktif, menulis dan menerbitkan buku-buku pengetahuan dan ilmiah, dalam bahasa Indonesia maupun inggris yang dicetak oleh penerbit di dalam maupun luar negeri.

Prof KBA saat ini sedang menyusun sebuah konsep rekonstruksi imajinasi kebangsaan yang digali dari aspek kosmologi, spirit, ideologi, dan ilmu pengetahuan yang berbasiskan kepada keNusantara-an, kemudian dikenal dengan nama Nusantaranologi.

Berita Terbaru

Eksepsi Ditolak Hakim, Perkara Rp500 Ribu Buruh Pabrik di Jakut Lanjut ke Pembuktian

4 September 2026 - 15:08 WIB

Tim kuasa hukum dari LBH Peradi Profesional (Ist.)

Aceh, Kemarahan, dan Defisit Mendengar Jakarta

21 August 2026 - 08:15 WIB

Ilustrasi kemiskinan di Aceh di tengah kekayaan Sumber Daya Alam (Sumber: Pembuatan gambar ilustrasi didukung AI).

Boyamin: Permintaan Pengembalian Aset Justru Menguatkan Dugaan Kepemilikan Febrie Adriansyah

20 August 2026 - 11:51 WIB

Masyarakat Antikorupsi Indonesia (MAKI), Boyamin Saiman.

Isu Ganti Kapolri Kian Kencang, Ini Kriteria Pengganti Listyo Sigit Prabowo

3 August 2026 - 15:43 WIB

Kapolri terlama sejak tahun 1960 (Sumber: museumpolri.org; diolah)

LBH Peradi Profesional: Polisi Dilarang Pakai Teknik Investigasi Terselubung di Tindak Pidana Migas

1 August 2026 - 07:58 WIB

Suasana sidang praperadilan Nomor 13/Pid.Pra/2026/PN.Jkt.Utr yang diajukan atas nama Gabriel Lumbantoruan (Ist.)
Populer Berita Hukum