Menu

Dark Mode
Sempat Ditolak Ajang Pencarian Bakat, Maki Kini jadi Musisi Filipina Paling Bersinar di Asia Tenggara Tak Kunjung Melunasi Pembayaran, Direktur PT Adi Artha Karya Menghilang Food Estate, Oligarki Sawit, dan Krisis Keadilan di Indonesia Pemulihan Limbah Kontaminasi B3 Blok Rokan Dinilai Lamban, CERI Sebut Kejahatan Negara Aktivis Dorong KPK Usut Tuntas Dugaan Korupsi Muhammad Suryo Maruli Rajagukguk: Permenaker Alih Daya Inkonstitusional, Ancaman Baru Buruh

Energi

Kepala BPMA Bertemu Dirut PGN Bahas Investasi Pengelolaan Migas di Aceh

Avatarbadge-check


					Kepala BPMA Bertemu Dirut PGN Bahas Investasi Pengelolaan Migas di Aceh Perbesar

Jakarta, Indonesiawatch.id – Kepala Badan Pengelolaan Migas Aceh, Nasri Jalal, melalukan pertemuan dengan Direktur Utama Perusahaan Gas Negara (PGN), Arief Setiawan Handoko, di Jakarta, Selasa, Selasa, 21 Januari 2025.

“Membahas banyak hal terkait tindak lanjut pertemuan Gubernur Aceh terpilih, Mualem di Jakarta, terkait komersialisasi Migas di Aceh,” kata Nasri.

Pertemuan berlangsung hangat diinisiasikan oleh Chowadja Sanova, mantan Komisaris PT. Perta Arun Gas (PAG) yang selama ini aktif mendampingi Mualem Gubernur Aceh terpilih, terkait investasi pengelolaan migas di Aceh hulu dan hilir.

Dalam pertemuan berbeda di waktu bersamaan, Kepala BPMA menyampaikan apresiasi kepada PAG dan KKKS di Aceh yang telah bahu membahu mendukung pemerintah Aceh, dalam pengelolaan Migas untuk mendukung pembangunan berkelanjutan di provinsi tersebut.

Menindaklanjuti pertemuan mualem dengan subholding PGN, kepala BPMA siap untuk bekerja sama dan men-support investasi dan komersialisasi di Aceh.

Menurutnya, Aceh masih membutuhkan investasi besar untuk mempersiapkan Aceh sebagai daerah yang ramah terhadap investasi.

“Kami sangat yakin Mualem akan memberikan rasa aman dan kepastian hukum terhadap investasi,” tutur Nasri.Nasri juga mengaku senang, lantaran Mubadala Energy akan segera memproduksikan Hydrocarbon dari Blok Andaman.“Kami akan support Full investasi Mubadala Energy,” tutur Nasri yang dalam waktu dekat bakal berkoordinasi dengan Kepala SKK Migas dan Kementerian ESDM.

Mualem pada pertemuan sebelumnya berharap, PGN bekerja sama dengan Badan Usaha Milik Aceh (BUMA). Termasuk implementasi CSR mendukung Pembangunan Aceh.Ia juga mengharapkan mega proyek tersebut membawa dampak signifikan bagi penyerapan tenaga kerja di Aceh.

Selain itu, tentu saja menyumbang pendapatan asli daerah dan efek domino bagi roda perekonomian di Provinsi Serambi Mekkah dan Indonesia.

Sebagaimana diketahui, KKKS Mubadala Energy telah mengumumkan penemuan (discovery) gas yang signifikan dari sumur eksplorasi Layaran-1 di Wilayah Kerja South Andaman, sekitar 100 kilometer lepas pantai Sumatera bagian utara.

Penemuan dengan potensi lebih dari 6 TCF gas-in-place ini, menandakan perkembangan signifikan pada sektor energi di Asia Tenggara.

[red]

Berita Terbaru

Tak Kunjung Melunasi Pembayaran, Direktur PT Adi Artha Karya Menghilang

11 June 2026 - 14:25 WIB

Direktur PT Adi Artha Karya, Bambang Adi S. (Sumber: Instagram)

Food Estate, Oligarki Sawit, dan Krisis Keadilan di Indonesia

28 May 2026 - 09:06 WIB

Pemerhati Intelijen, Sri Radjasa MBA.

Pemulihan Limbah Kontaminasi B3 Blok Rokan Dinilai Lamban, CERI Sebut Kejahatan Negara

16 May 2026 - 20:11 WIB

Yusri Usman, Direktur Eksekutif CERI

Aktivis Dorong KPK Usut Tuntas Dugaan Korupsi Muhammad Suryo

14 May 2026 - 18:14 WIB

Aktivis Dorong KPK Usut Tuntas Dugaan Korupsi Muhammad Suryo.

Maruli Rajagukguk: Permenaker Alih Daya Inkonstitusional, Ancaman Baru Buruh

13 May 2026 - 14:11 WIB

Praktisi hukum Maruli Rajagukguk
Populer Berita Hukum