Menu

Dark Mode
Sempat Ditolak Ajang Pencarian Bakat, Maki Kini jadi Musisi Filipina Paling Bersinar di Asia Tenggara Tak Kunjung Melunasi Pembayaran, Direktur PT Adi Artha Karya Menghilang Food Estate, Oligarki Sawit, dan Krisis Keadilan di Indonesia Pemulihan Limbah Kontaminasi B3 Blok Rokan Dinilai Lamban, CERI Sebut Kejahatan Negara Aktivis Dorong KPK Usut Tuntas Dugaan Korupsi Muhammad Suryo Maruli Rajagukguk: Permenaker Alih Daya Inkonstitusional, Ancaman Baru Buruh

Hukum

Komisi VI DPR Meminta APH Usut ‎Temuan BPK Raibnya Aset ID Food Rp3,2 Triliun

Avatarbadge-check


					Ilustrasi - Penegak hukum harus usut temuan BPK soal dugaan raibnya 147 aset BUMN ID Food senilai Rp3,32 triliun‎. (Indonesiawatch.id/Dok. Id Food)  Perbesar

Ilustrasi - Penegak hukum harus usut temuan BPK soal dugaan raibnya 147 aset BUMN ID Food senilai Rp3,32 triliun‎. (Indonesiawatch.id/Dok. Id Food)

Jakarta, Indonesiawatch.id – Anggota Komisi VI DPR RI, Firnando Ganinduto‎, meminta aparat penegak hukum (APH) mengusut dugaan raibnya 147 aset BUMN ID Food senilai Rp3,32 triliun‎.

“Ini masalah serius yang harus segera ditindak dan dilaporkan ke pihak berwenang,”‎ ujar Firnando dalam keterangan dikutip pada Selasa, (14/1).

Baca juga:
Tersangkut Kasus Tanah Rasuna Epicentrum, Eks Direktur Umum Pertamina Ditetapkan Tersangka

Politisi Fraksi Partai Golkar itu menilai temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) soal hilangnya seratusan aset BUMN ID Food senilai triliunan rupiah tersebut merupakan pelanggaran hukum.

“Temuan BPK ini sangat serius karena menyangkut aset negara. Kehilangan ini bisa berdampak pada hilangnya hak penggunaan aset tersebut,” ujarnya.

Atas dasar itu, Firnando mendorong Komisi VI DPR untuk memanggil seluruh jajaran direksi ID Food‎ yang dipimpin Sis Apik Wijayanto untuk dimintai klarifikasi soal dugaan raibnya sejumlah aset BUMN tersebut.

“Saya akan merekomendasikan kepada pimpinan Komisi VI agar segera memanggil Dirut ID Food dan meminta penjelasan lengkap terkait persoalan aset tersebut,” ujarnya.

Firnando mengingatkan agar kasus ini menjadi pelajaran bagi seluruh BUMN agar memperkuat pengawasan dan pengelolaan aset negara harus transparan dan akuntabel.
[red]

Berita Terbaru

Tak Kunjung Melunasi Pembayaran, Direktur PT Adi Artha Karya Menghilang

11 June 2026 - 14:25 WIB

Direktur PT Adi Artha Karya, Bambang Adi S. (Sumber: Instagram)

Food Estate, Oligarki Sawit, dan Krisis Keadilan di Indonesia

28 May 2026 - 09:06 WIB

Pemerhati Intelijen, Sri Radjasa MBA.

Pemulihan Limbah Kontaminasi B3 Blok Rokan Dinilai Lamban, CERI Sebut Kejahatan Negara

16 May 2026 - 20:11 WIB

Yusri Usman, Direktur Eksekutif CERI

Aktivis Dorong KPK Usut Tuntas Dugaan Korupsi Muhammad Suryo

14 May 2026 - 18:14 WIB

Aktivis Dorong KPK Usut Tuntas Dugaan Korupsi Muhammad Suryo.

Maruli Rajagukguk: Permenaker Alih Daya Inkonstitusional, Ancaman Baru Buruh

13 May 2026 - 14:11 WIB

Praktisi hukum Maruli Rajagukguk
Populer Berita Hukum