Menu

Dark Mode
Aktor Pelaku Kasus Andrie Yunus tidak Terungkap, Kepercayaan Publik pada Prabowo Bisa Turun PBH AAI Jakarta Timur Kecam Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus Komisi I DPR Dukung Pemberlakuan PP Tunas untuk Perlindungan Anak Pembangunan Gerai Koperasi Merah Putih di Aceh Perlu Evaluasi Transparansi Pemerhati Militer: Siaga 1 TNI Sebagai Antisipasi Dampak Gejolak Timur Tengah Klarifikasi Berita RKAB 2026, APNI Bantah Pemangkasan Kuota Picu Tiga Smelter Kolaps

Energi

KPK Mulai Penyelidikan, Pokja Proyek Pipa Gas Cisem 2 Kementerian ESDM Irit Bicara

Avatarbadge-check


					Gedung KPK dan Gedung Kementerian ESDM. Perbesar

Gedung KPK dan Gedung Kementerian ESDM.

Jakarta, Indonesiawatch.id – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sedang mengusut kasus proyek pengerjaan konstruksi terintegrasi Rancang dan Bangun Pipa Transmisi Gas Bumi Cirebon – Semarang (Cisem) tahap 2. Nilai proyek ini hampir Rp3 triliun. Semuanya dari uang negara alias APBN.

Ketika dikonfirmasi Indonesiawatch.id, Kelompok Kerja (Pokja) Unit Kerja Pengadaan Barang dan Jasa (UKPBJ) Kementerian ESDM yang melaksanakan tender Proyek Cisem 2, irit bicara. Koordinator Pokja, Fauzan hanya menyampaikan pesan singkat.

“Wahai insan pengadaan barang/jasa dimanapun berada, bekerjalah secara profesional dan selalu jaga integritas. Tertanda tangan Fauzan, Anggota Pokja 7 UKPBJ KESDM,” begitu respon Pokja kepada wartawan Indonesiawatch.id.

Fauzan juga membantah bahwa dirinya adalah ketua atau koordinator Pokja 7. “Kalau di SK (Surat Keputusan), semua anggota. Tidak tercantum ketua,” ujar Fauzan.

Dalam melaksanakan tugasnya, Pokja 7 bertanggungjawab kepada pejabat UKPBJ KESDM, Carlos Bona Sakti Manurung. Barulah kemudian Carlos melaporkan setiap proses pengadaan termasuk proyek pipa gas Cisem 2, kepada Sekretaris Jenderal Kementerian ESDM, Dadan Kusdiana.

Sebagai Pokja 7 dan pejabat UKPBJ KESDM, Fauzan dan Carlos jarang berkantor di jln Plaju nomor 13 Jakarta Pusat. Padahal, selain proyek Cisem 2, masih banyak proyek pengadaan Kementerian ESDM yang harus diurus di kantor tersebut.

“Pak Carlosnya nggak ada. [Fauzan] nggak di sini. Jarang ke sini pak fauzan. Terakhir minggu lalu. Kalau pak Carlos jarang ke sini juga. Pak Fauzan datang biasanya sebentar. Habis itu sudah, keluar lagi. Dalam sebulan itu, bisa dua kali, dan hari-harinya nggak tentu,” kata sekuriti Gedung UKPBJ KESDM.
[red]

Berita Terbaru

Aktor Pelaku Kasus Andrie Yunus tidak Terungkap, Kepercayaan Publik pada Prabowo Bisa Turun

20 March 2026 - 07:11 WIB

Pengurus Pusat Bantuan Hukum (PBH) Asosiasi Advokat Indonesia (AAI) Jakarta Timur (Sumber: AAI Jaktim)

PBH AAI Jakarta Timur Kecam Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus

15 March 2026 - 13:44 WIB

AKtivis KontraS, Andrie Yunus (Sumber: Kompas.id)

Komisi I DPR Dukung Pemberlakuan PP Tunas untuk Perlindungan Anak

11 March 2026 - 21:19 WIB

Perayaan Imlek 2026 di Kota Depok Berjalan Aman, Kapolres Turun Langsung

18 February 2026 - 02:45 WIB

Kapolres Metro Depok Kombes Pol Abdul Waras (tengah) dan jajaran bersama pengurus Kong Miao Genta Kebajikan Pancoran Mas. (Sumber: Diskominfo Depok)

OJK Soroti Maraknya Fraud Pencairan Klaim Asuransi Jiwa, Pelakunya Terorganisir

20 January 2026 - 05:45 WIB

Ilustrasi Gedung OJK.
Populer Berita Ekonomi