Menu

Dark Mode
Sempat Ditolak Ajang Pencarian Bakat, Maki Kini jadi Musisi Filipina Paling Bersinar di Asia Tenggara Tak Kunjung Melunasi Pembayaran, Direktur PT Adi Artha Karya Menghilang Food Estate, Oligarki Sawit, dan Krisis Keadilan di Indonesia Pemulihan Limbah Kontaminasi B3 Blok Rokan Dinilai Lamban, CERI Sebut Kejahatan Negara Aktivis Dorong KPK Usut Tuntas Dugaan Korupsi Muhammad Suryo Maruli Rajagukguk: Permenaker Alih Daya Inkonstitusional, Ancaman Baru Buruh

Daerah

Letusan Gunung Lewotobi Flotim Renggut Nyawa Biarawati Katolik Sr Nikolin Padjo SSpS

Avatarbadge-check


					Biarawati Sr Nikolin Padjo SSpS Meninggal Akibat Letusan Gunung Lewotobi Laki-Laki (Doc. Tribun News) Perbesar

Biarawati Sr Nikolin Padjo SSpS Meninggal Akibat Letusan Gunung Lewotobi Laki-Laki (Doc. Tribun News)

Flores, Indonesiawatch.id – Letusan Gunung Lewotobi Laki-Laki di Kabupaten Flores Timur, Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Minggu, 3 November 2024 mengakibatkan sejumlah korban. Hingga saat ini, dilaporkan sekurangnya 9 orang meninggal dunia, serta sejumlah bangunan dan infrastruktur rusak parah.

Lokasi yang terkena dampak serius, yakni Kecamatan Wulanggitang, Kecamatan Ile Bura, dan Kecamatan Titehena. Dilaporkan jumlah korban jiwa yang terkena dampak sebanyak 2.734 KK atau 10.295 jiwa, dengan rincian di Kecamatan Wulanggitang 2.527 KK atau 9.479 jiwa dan di Kecamatan Ile Bura 207 KK atau 816 Jiwa.

Korban meninggal dunia mayoritas warga Desa Klatanlo, Kecamatan Wulanggitang, yang berjarak sekitar 5 kilometer dari pusat erupsi yang kini berstatus Level IV (Awas). Salah satu korban meninggal dunia, yakni Biarawati Katolik, Sr Nikolin Padjo SSpS.

Diketahui, Suster Nikolin berasal dari Kampung Radha, Desa Bowali Kecamatan Bajawa, Kabupaten Ngada, Flores, NTT. Sr Nikolin Padjo SSpS meninggal dunia karena tertimpa batu akibat erupsi Gunung Lewotobi di Kecamatan Wulanggitang, Kabupaten Flores Timur, pada Minggu (3/11), pukul 12.00 malam Wita.

Rekan korban, Sr Sinta Eren SSpS, saat ditemui di Rumah Sakit Kewapante membenarkan kematian Sr Nikolin Padjo SSpS tersebut. Namun, terkait kronologi kejadian yang menyebabkan Sr Nikolin meninggal dunia, Sr Eren belum mengetahui secara pasti. “Tapi ya memang Sr Nikolin meninggal tadi malam, kami dengar Info sekitar jam 12 malam,” ujar Sr Sinta Eren SSpS dalam keterangannya seperti dilansir dari TribunNews.com.

Sr Sinta Eren SSpS baru saja kembali dari lokasi erupsi tepatnya di Boru. Ia bersama beberapa orang lainnya berangkat dari Kewapante ke Boru untuk mengevakuasi para suster lansia, postulan dan juga anak-anak asrama SMP Sanctissima Trinitas Hokeng. “Saat ini kami sudah bawa mereka ke sini (Kewapante),” ucapnya.

Ia menyebut, jenazah Sr Nikolin akan dibawa ke Kewapante setelah dievakuasi. Para penghuni biara SSpS di Kewapante mengucapkan rasa duka yang mendalam atas kematian Sr Nikolin Padjo, sebagai pemimpin komunitas Biara SSPS di Boru.

Sr Sinta Eren menceritakan sebelum peristiwa naas itu terjadi, Sr Nikolin masih sempat berekreasi dengan sesama teman komunitas. “Kasihan, padahal tadi malam mereka masih senang,” ucapnya.

Sejauh ini, dilaporkan sebanyak 9 orang meninggal dunia dalam peristiwa letusan Gunung Lewotobi di Kabupaten Flores Timur, Pulau Flores, NTT. Korban meninggal dunia adalah warga Desa Klatanlo, Kecamatan Wulanggitang, berjarak sekira 5 kilometer dari pusat erupsi yang kini berstatus Level IV (Awas). Proses evakuasi warga dilakukan oleh aparat Polsek Wulanggitang, Polres Flores Timur, Tagana, dan BPBD Flores Timur, pada Senin, 4 November 2024.

Diketahui, gunung di antara Kecamatan Wulanggitang dan Ile Bura, Flores Timur, NTT ini meletus dan mengeluarkan dentuman kuat, pada Minggu, 3 November 2024. Saat ini, Gunung Lewotobi Laki-laki berada pada status Level III (Siaga) dengan sejumlah rekomendasi.

Masyarakat di sekitar Gunung Lewotobi Laki-laki  dilarang melakukan aktivitas apapun dalam radius 3,5 kilometer dari pusat erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki serta sektoral 4 kilometer pada arah Utara-Timur Laut dan 5 kilometer pada sektor Timur Laut.

[red]

Berita Terbaru

Tak Kunjung Melunasi Pembayaran, Direktur PT Adi Artha Karya Menghilang

11 June 2026 - 14:25 WIB

Direktur PT Adi Artha Karya, Bambang Adi S. (Sumber: Instagram)

Food Estate, Oligarki Sawit, dan Krisis Keadilan di Indonesia

28 May 2026 - 09:06 WIB

Pemerhati Intelijen, Sri Radjasa MBA.

Aktivis Dorong KPK Usut Tuntas Dugaan Korupsi Muhammad Suryo

14 May 2026 - 18:14 WIB

Aktivis Dorong KPK Usut Tuntas Dugaan Korupsi Muhammad Suryo.

Maruli Rajagukguk: Permenaker Alih Daya Inkonstitusional, Ancaman Baru Buruh

13 May 2026 - 14:11 WIB

Praktisi hukum Maruli Rajagukguk

Praktisi Hukum Ini Desak Presiden Prabowo Nonaktifkan Dirut KAI atas Peristiwa Duka Bekasi Timur

5 May 2026 - 07:04 WIB

Kecelakaan KRL Commuterline dan KA Argo Bromo Anggrek. Sumber: ANTARA FOTO/Galih Pradipta
Populer Berita Hukum