Menu

Dark Mode
Aktor Pelaku Kasus Andrie Yunus tidak Terungkap, Kepercayaan Publik pada Prabowo Bisa Turun PBH AAI Jakarta Timur Kecam Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus Komisi I DPR Dukung Pemberlakuan PP Tunas untuk Perlindungan Anak Pembangunan Gerai Koperasi Merah Putih di Aceh Perlu Evaluasi Transparansi Pemerhati Militer: Siaga 1 TNI Sebagai Antisipasi Dampak Gejolak Timur Tengah Klarifikasi Berita RKAB 2026, APNI Bantah Pemangkasan Kuota Picu Tiga Smelter Kolaps

Politik

Manuver KIM Plus di Pertarungan Pilkada Jakarta dan Jateng

Avatarbadge-check


					Sufmi Dasco Ahmad (Doc. DPR) Perbesar

Sufmi Dasco Ahmad (Doc. DPR)

Jakarta, Indonesiawatch.id – Gagasan duet mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dengan pengusaha Jusuf Hamka di Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jakarta mengungkap wacana Koalisi Indonesia Maju (KIM) Plus. KIM Plus digadang akan berperan di kontestasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Jakarta hingga Pilkada Jawa Tengah (Jateng).

Sebagai informasi, KIM merupakan koalisi yang terdiri dari Gerindra, Golkar, Demokrat, PAN, PBB, Gelora, Garuda, Prima, dan PSI. Koalisi ini mengusung Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.

Ketua Harian DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad mengkonfirmasi bahwa bakal ada KIM Plus di sejumlah Pilkada 2024. Poros ini akan menjadi amunisi baru karena terdapat penambahan kekuatan partai politik pendukung. “Ada Koalisi Indonesia Maju Plus nanti,” kata Dasco dalam keterangannya di iNews Tower, Jakarta, pada Rabu, 31 Juli 2024.

Ia juga melempar sinyal bahwa akan terbentuk KIM Plus untuk Pilkada Jakarta dan Jateng. Meski demikian, Dasco tidak mengungkap partai apa yang akan bergabung dengan KIM Plus ini. Yang jelas, para Ketua Umum (Ketum) di KIM Plus, lanjut Dasco, sudah mengantongi nama yang akan diusung di Pilkada. Ia juga enggan membocorkan siapa saja nama kandidat tersebut.

“Ya kan tadi saya bilang sudah kita sampaikan namanya sudah ada di Ketua Umum Parpol Koalisi Indonesia Maju. Kalau bocoran enggak boleh dong sekarang,” ujar Dasco usai menghadiri Mukernas Partai Perindo, iNews Tower, Jakarta Pusat, pada akhir Juli 2024.

Dasco menyebut, politik di Pilkada sangat cair. Kerja sama politik Pilkada tidak bergantung pada konfigurasi Pilpres. “Itu kan dinamika yang terjadi, aspirasi yang terjadi itu silakan saja. Nanti pada waktunya pasti akan diputuskan secara bersama-sama satu suara oleh Koalisi Indonesia Maju Plus,” katanya.

Ia membeber kisi-kisi bahwa KIM Plus kemungkinan juga akan mengusung calon di Pilgub Jateng. “Ya, termasuk Pilkada Jateng. Ini nunggu Pak Prabowo pulang. Akan ada pertemuan dari partai-partai koalisi. Koalisi Plus, Koalisi Indonesia Maju Plus,” ujar Dasco.

“Plus, ada partai lain dong yang ikut kan begitu. Akan membicarakan mengenai Pilkada tadi. Ada (KIM Plus) Jawa Tengah, ada DKI kan begitu. Jawa Tengah. Iya (Jawa Barat) KIM Plus,” ujar Wakil Ketua DPR RI ini.

Terpisah, Ketua Dewan Pembina Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Partai Golkar Idrus Marham mengungkap tiga partai yang bakal jadi anggota KIM Plus. Tiga partai tersebut di antaranya Partai NasDem, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

“Ada NasDem, ada PKB dan khusus untuk pilkada akhir-akhir ini juga berkembang ada dari PKS,” kata Idrus kepada wartawan di kawasan Senayan, Jakarta, Kamis (1/8).

Diketahui, NasDem dan PKB sudah lebih dulu merapat dengan KIM setelah pertemuan dengan Ketua Umum Gerindra sekaligus Presiden Terpilih, Prabowo Subianto. Sementara itu, PKS menunjukkan sinyal untuk berlabuh ke KIM.

Menurut Idrus, KIM Plus digunakan karena NasDem, PKB, dan PKS belum resmi bergabung dalam koalisi pendukung Prabowo-Gibran sehingga ditambah embel-embel plus. “Nah, ini kan sebenarnya masih menggunakan ya KIM plus karena memang belum resmi,” kata Idrus.

Dirinya mengamini pernyataan Ketua Harian Gerindra Sufmi Dasco Ahmad bahwa KIM Plus akan menggalang kerja sama di Pilgub Jakarta, Jawa Tengah, dan Jawa Barat. “Ya kenapa kita menggunakan KIM Plus ya? Kemungkinan kata Mas Dasco di DKI Jakarta. Kemudian kemungkinan di Jawa Barat, kemungkinan di Jawa Tengah dan tentu di kabupaten-kabupaten lain,” ucap Idrus.

[red]

Berita Terbaru

PBH AAI Jakarta Timur Kecam Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus

15 March 2026 - 13:44 WIB

AKtivis KontraS, Andrie Yunus (Sumber: Kompas.id)

Komisi I DPR Dukung Pemberlakuan PP Tunas untuk Perlindungan Anak

11 March 2026 - 21:19 WIB

Perayaan Imlek 2026 di Kota Depok Berjalan Aman, Kapolres Turun Langsung

18 February 2026 - 02:45 WIB

Kapolres Metro Depok Kombes Pol Abdul Waras (tengah) dan jajaran bersama pengurus Kong Miao Genta Kebajikan Pancoran Mas. (Sumber: Diskominfo Depok)

OJK Soroti Maraknya Fraud Pencairan Klaim Asuransi Jiwa, Pelakunya Terorganisir

20 January 2026 - 05:45 WIB

Ilustrasi Gedung OJK.

Dugaan Pembiaran Kejahatan Wilmar, Bukti Negara Abai Terhadap Hak Rakyat

16 January 2026 - 17:12 WIB

Logo perusahaan Wilmar (Sumber: infosawit.com)
Populer Berita News Update