Dengan kata lain Eks Menlu Dr. Hassan Wirajuda sepakat dengan sikap Pemerintah Belanda yang secara de jure sampai saat ini tidak akui kemerdekaan Indonesia 17 Agustus 1945.
Selanjutnya mari kita cermati UUD 45 perubahan 2002 yang melibatkan orang-orang tanpa memiliki pemahaman sejarah bangsa Indonesia secara komprehensif, sehingga perubahan UUD 45 hanya didasarkan oleh kepentingan politik sektoral, bahkan amat kuat sinyalemen ada titipan asing.
UUD45 perubahan 2002, dengan isi yang tidak relevan dengan suasana kebatinan isi UUD45, maka patut disebut UUD45 perubahan 2002 adalah palsu.
Kemudian stigma Indonesia dijajah Belanda selama 350 tahun yang diajarkan mulai SD s/d SMA, tanpa disadari telah memberi andil sifat minder bangsa ini jika dihadapan bangsa asing. Menjadi tugas kita untuk menghilangkan stigma tersebut.
Karena Indonesia sebangsa yang merdeka 17 Agustus 1945 tidak pernah dijajah asing. Justru Bangsa Indonesia adalah bangsa pemenang yang berhasil mengusir Inggris, pemenang perang dunia ke II.
Semangat untuk menyusun road map historigrafi Indonesia, dalam rangka mengeliminir pembelokan tulisan sejarah yang difabrikasi, harus menjadi vital interest Presiden terpilih Prabowo Subianto.
Dihadapkan oleh semakin kompleksnya problematika bangsa ini, dengan potensi ancaman terhadap kedaulatan negara yang tinggi. Penulisan sejarah yang benar, dapat menjadi perekat nilai-nilai kebangsaan dan tumbuhnya kesetiakawanan social atas dasar latar belakang sejarah yang sama.
Sri Radjasa MBA.
-Pemerhati Sosial











