Jakarta, Indonesiawatch.id – Panglima TNI Jenderal Agus Subianto mengatakan bahwa oknum anggota TNI diduga terlibat penembakan terhadap bos rental mobil di Rest Area Tol Tangerang-Merak sudah ditangkap.
“Betul sudah diamankan [ditangkap],” kata Agus dalam keterang dikutip pada Sabtu, (4/1).
Baca juga:
Polisi Tangkap Penyewa Mobil Bos Rental yang Ditembak di Rest Area
Lebih lanjut Agus menyampaikan, oknum prajurit TNI tersebut akan segera menjalani proses hukum untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.
“Akan segera diproses lebih lanjut,” ujarnya.
Senada dengan Agus, Komandan Pusat Militer (Danpuspom) TNI, Mayjen TNI Yusri Nuryanto, pada Jumat, (3/1), menyampaikan, oknum prajurit tersebut telah ditangkap oleh Pusat Militer Angkatan Laut (Puspomal).
Namun Yusri belum bersedia menyampaikan informasi lebih detail identitas dan asal kesatuan oknum prajurit tersebut, termasuk berapa oknum anggota TNI yang diduga terlibat.
Sebelumnya, putra almarhum bos rental Ilyas Abdurrahman, Rizky Agam, menyampaikan, mobil Honda Brio oranye yang semula disewa pria bernama Ajat Sudrajat belakangan pria tersebut disebut bernama Ajat Supriatna, diduga sudah dipindahtangankan kepada seseorang yang mengaku anggota TNI AL.
Hal itu terungkap setelah Rizky bersama 6 orang dari rental, salah satunya sang ayah, akan menarik mobil tersebut di Saketi, Pandeglang, Banten.
Saat akan menarik mobil, pria yang menguasi mobil Brio itu menodongkan senjata api (senpi) dan mengaku sebagai anggota TNI AL. “Kita pada saat [akan] pengambilan itu, ditodong senjata,” ungkapnya.
Karena membawa senpi, tim memilih mundur. Sebelum melaju, mobill Daihatsu Sigra yang dikemudikan rekan pria yang membawa senpi itu sempat menabrak 2 anggota tim hingga terjatuh.
“Mundur mengenai tim kita sampai jatuh terkapar. Dua orang ditabrak dengan sengaja,” katanya.
Akhirnya, peristiwa nahas terjadi di Rest Area KM 45 Tol Tangerang-Merek. Bos mobil rental Ilyas Abdurrahman terkapar karena ditembak oleh oknum TNI AL.
“Terdengar sampai 4 atau 5 kali tembakan bertubi-tubi, yang tidak tahu mengarah ke mana, mengarah kepada kita semua, akhirnya kita semua kabur, menyelamatkan diri,” katanya.
Bukan hanya bos rental mobil, salah satu rekannya inisial IS juga terkena peluru di dada dan tangan kiri. IS harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit.
[red]






