Menu ✖

Dark Mode
Perkara Isi Ulang Gas Portable, Gabriel Sihombing Divonis 6 Bulan Penjara Dosen UPN Veteran Jakarta Latih Petani Depok Olah Rambut Jagung Jadi Kombucha MSI Desak Polda Sumsel Ungkap 20 Perusahaan yang Terindikasi Terlibat Karhutla Asosiasi Driver Online Pertanyakan Perlindungan Pengemudi di Balik Kepastian Kemitraan Penasehat Khusus Presiden Sempat Datangi Sidang Gabriel, Minta Hakim Pertimbangkan Kemanusiaan Talkshow “Ada Apa dengan Negeriku” Soroti Kasus Ijazah dan Skandal Jiwasraya

Politik

Panas! Konflik Israel vs Iran di Depan Mata, Picu Perang Dunia Ketiga

Avatarbadge-check


					Pengamat Militer Wibisono (Istimewa) Perbesar

Pengamat Militer Wibisono (Istimewa)

Jakarta, Indonesiawatch.id – Sejumlah kalangan menilai perang antara Iran dan Israel semakin dekat usai ribuan pager dan perangkat lain meledak di Lebanon pada pekan lalu. Ribuan pager tersebut diketahui diimpor dari Taiwan dan dikirim ke Lebanon untuk milisi Hizbullah.

Hizbullah merupakan milisi yang didukung Iran. Sejak Israel melancarkan agresi ke Palestina, kelompok Hizbullah terus aktif menyerang Israel. Sebelumnya, situasi politik Iran-Israel memanas setelah kematian pimpinan Hamas, Ismail Haniyeh yang dibunuh di Teheran pada akhir Juli lalu.

Israel saat ini terus melancarkan agresi ke Palestina sejak Oktober 2023. Agresi tersebut memancing reaksi negara muslim terutama Iran dan Hizbullah—kelompok pejuang Lebanon—yang menjadi faksi Teheran. Operasi Israel ke Palestina menghabiskan biaya dan sumber daya manusia yang tidak sedikit.

Pengamat militer Wibisono mengatakan, Israel tengah siaga menghadapi serangan dari milisi Houthi di Yaman, pejuang Suriah, dan Hamas. Sedangkan, Amerika Serikat (AS) disinyalir sudah tidak lagi mendukung Israel menghadapi Iran.

“Iran dan proksinya memiliki 250.000 rudal, roket, dan pesawat nirawak yang mengepung Israel,” ujar Wibisono.

Menurutnya, Israel terkepung ancaman dari segala penjuru yang dimotori pejuang muslim. “Artinya, sekitar 4.000 amunisi siap menghantam garis depan Israel setiap hari. Rudal tersebut akan mengakibatkan kehancuran di infrastruktur sipil dan mengganggu ekonomi,” katanya.

Wibi memprediksi semua pihak harus menahan diri agar tidak tersulut konflik yang lebih luas. “Perang regional dapat menghancurkan Negara Israel, dan akan meluas menjadi perang dunia ketiga,” Wibisono menjelaskan.

Lebih lanjut, ia memperingatkan bahwa Israel akan memasuki perang habis-habisan sendirian, tanpa bantuan AS. Iran didukung Rusia, Cina, dan Korea Utara, yang tak ingin kehilangan aset mereka di Iran. “Sementara itu, AS akan menghindar dan tak melibatkan diri dalam perang yang bisa berkembang jadi perang dunia,” ujarnya.

Selain itu, Iran juga akan mempertimbangkan saran dari sejumlah sekutunya sebelum bersiap menghadapi Israel di konflik yang lebih luas. “Iran juga akan banyak melakukan pertimbangan sebelum berperang dengan Israel, salah satunya pembebasan Palestina, iran merupakan salah satu negara yang lantang mengutuk agresi Israel dan mendukung kemerdekaan Palestina,” pungkasnya.

[red]

Berita Terbaru

Perkara Isi Ulang Gas Portable, Gabriel Sihombing Divonis 6 Bulan Penjara

29 October 2026 - 11:18 WIB

Pengadilan Negeri Jakarta Utara menjatuhkan vonis enam bulan penjara terhadap Gabriel Lumbantoruan alias Gabriel Sihombing dalam perkara pengisian ulang gas portabel. (Fot: Ist.)

MSI Desak Polda Sumsel Ungkap 20 Perusahaan yang Terindikasi Terlibat Karhutla

29 October 2026 - 10:07 WIB

Founder Milenial Silampari Institut (MSI), Aqil Maulidan (Dok. Indonesiawatch.id)

Asosiasi Driver Online Pertanyakan Perlindungan Pengemudi di Balik Kepastian Kemitraan

24 October 2026 - 01:36 WIB

Ilustrasi para pengemudi ojek online.

Talkshow “Ada Apa dengan Negeriku” Soroti Kasus Ijazah dan Skandal Jiwasraya

18 October 2026 - 13:09 WIB

Talkshow bertajuk “Ada Apa dengan Negeriku” yang digelar di Menja Resto & Lounge, Pondok Indah, Jakarta Selatan, Sabtu (17/10/2026) (Ist.)

Eksepsi Ditolak Hakim, Perkara Rp500 Ribu Buruh Pabrik di Jakut Lanjut ke Pembuktian

4 September 2026 - 15:08 WIB

Tim kuasa hukum dari LBH Peradi Profesional (Ist.)
Populer Berita Hukum