Menu

Dark Mode
Aktor Pelaku Kasus Andrie Yunus tidak Terungkap, Kepercayaan Publik pada Prabowo Bisa Turun PBH AAI Jakarta Timur Kecam Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus Komisi I DPR Dukung Pemberlakuan PP Tunas untuk Perlindungan Anak Pembangunan Gerai Koperasi Merah Putih di Aceh Perlu Evaluasi Transparansi Pemerhati Militer: Siaga 1 TNI Sebagai Antisipasi Dampak Gejolak Timur Tengah Klarifikasi Berita RKAB 2026, APNI Bantah Pemangkasan Kuota Picu Tiga Smelter Kolaps

Politik

PDIP Usung Airin di Pilkada Banten, Golkar Dalam Kegalauan

Avatarbadge-check


					PDIP Usung Airin Rachmy Diani dan Ade Sumardi (Doc. DPP PDIP) Perbesar

PDIP Usung Airin Rachmy Diani dan Ade Sumardi (Doc. DPP PDIP)

Jakarta, Indonesiawatch.id – Politisi Golkar sekaligus mantan Wali Kota Tangerang Selatan, Airin Rachmi Diany resmi diusung PDI Perjuangan (PDIP) untuk maju dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) Banten 2024. Ketua DPD Golkar Banten itu diusung maju bersama Ketua DPD PDIP Banten, Ade Sumardi.

“Dari Provinsi Banten Ibu Airin Rachmi Diany didampingi Ade Sumardi, Ketua DPD PDI Banten,” kata Hasto Kristiyanto saat mengumumkan Calon Kepala Daerah Gelombang III yang diusung PDIP.

Diketahui, Golkar sendiri sudah mengusung pasangan Andra Soni-Dimyati Natakusumah. Andra Soni merupakan politisi Partai Gerindra yang menjabat sebagai Ketua DPRD Provinsi Banten. Sementara Dimyati Natakusumah merupakan kader dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Dengan keputusan tersebut, Airin bersama Ade Sumardi akan menantang Andra Soni yang diusung partainya. Sebelumnya, Airin menanggapi terkait partainya yang telah resmi mengusung Andra Soni dan Dimyati Natakusumah di Pilgub Banten. Airin mengaku memahami hal tersebut.

“Saya memahami, sebagai kader memahami apa yang menjadi keputusan walaupun sedikit tidak paham. Bisa dimengerti ya?” kata Airin yang juga menjabat Ketua Perempuan Partai Golkar (PPG) tersebut.

Ketika ditanya mengenai posisinya apakah telah keluar dari Golkar dan bergabung dengan PDIP, Airin mengaku ingin fokus ke Pilgub Banten terlebih dulu. Ia menyampaikan dalam waktu dekat akan bergegas mendaftar ke KPU.

“Sampai hari ini saya enggak tahu, tapi yang pasti kita akan fokus dulu, kita akan fokus dulu terhadap proses pemenangan,” ujar Airin dalam keterangannya di Kantor DPP PDIP, Jakarta Pusat, pada Senin, 26 Agustus 2024.

Sementara itu, Wakil Ketua Umum (Waketum) Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia merespons soal PDIP yang mengusung kadernya, Airin Rachmi Diany maju Pilgub Banten. Doli menyebut, Golkar menghadapi situasi yang tidak mudah.

“Tentu ini sebetulnya situasi yang tidak mudah dihadapi oleh Golkar. Tapi kita sekali lagi mengatakan bahwa pilihannya itu berdasarkan kepentingan yang lebih besar ya,” kata Ahmad Doli Kurnia dalam keterangannya di gedung DPR RI, Jakarta, pada Senin, 26 Agustus 2024.

Doli menyebut, Golkar menghargai sikap politik Airin. Dirinya menyarankan DPP Golkar tidak menjatuhkan sanksi kepada Airin. “Tapi dalam praktiknya nanti saya kira kita tentu memberikan menghargai juga sikap politik Ibu Airin yang memang secara syarat, secara kompetensi ya memenuhi untuk bisa calon di Banten gitu,” katanya.

Pemerhati Politik Emrus Sihombing menyatakan, manuver Airin maju lewat PDIP berangkat dari kekecewaan terhadap keputusan DPP Golkar Pusat yang mengusung  Andra Soni-Dimyati Natakusumah. Menurut Emrus, kekecewaan tersebut dilatarbelakangi dua hal. Pertama, DPP Golkar melalui Ketum Golkar sebelumnya, Airlangga Hartarto sudah merekomendasikan Airin untuk maju di Pilgub Banten. Namun, keputusan tersebut dianulir di Golkar kepemimpinan Bahlil Lahadalia.

Kedua, Airin merupakan aset sekaligus kader “kinclong” dari Partai Golkar. Ia memiliki elektabilitas yang mumpuni dan selalu memuncaki papan survei. Golkar justru memilih mengusung Andra Soni-Dimyati Natakusumah, yang keduanya bukan kader Golkar.

“Ada kekecewaan yang mendalam dari Airin terhadap DPP Golkar dan pernyataan dari Bahlil. Kalau DPD Golkar saya pikir solid mendukung Airin,” kata Emrus Sihombing kepada Indonesiawatch.id.

Menurutnya, Airin ingin mendapatkan dukungan penuh dari Golkar di tingkat DPP maupun DPD. Airin sendiri merupakan klan dinasti Ratu Atut Chosiyah yang menduduki sejumlah posisi strategis di Pemerintahan Banten. Trah dinasti Atut diisi oleh kader Golkar yang dimulai dari Airin Rachmi Diany, Andika Hazrumy, Andiara Aprilia, Haerul Jaman, Ratu Tatu Chasanah dan banyak lagi.

“Keluarga Airin adalah Golkar tulen. Karena keluarga inilah suara atau dukungan masyarakat terhadap Golkar tinggi. Mulai dari mereka (Dinasti Ratu Atut) yang menjabat wali kota, bupati, keseluruhannya Golkar,” ujar Emrus.

Founder Gogo Bangun Negeri (Gobari), Lembaga Survey & Konsultan Komunikasi Politik menyatakan, Airin merupakan salah satu kader Golkar yang bisa diterima PDIP. “Airin ini keluarga Golkar yang bisa merangkul banteng. Bahwa Airin akan berlabuh ke PDI Perjuangan. Saya pikir pergeseran itu menunjukkan tidak solidnya pendukungan Golkar terhadap Airin di Banten,” tuturnya.

Ia menyayangkan Golkar yang tidak melihat potensi Airin yang dapat melenggang maju di Pilkada Banten. Dukungan Golkar terhadap kader asal Gerindra juga menjadi keputusan politik yang mengagetkan banyak pihak.

“Sejatinya partai mendukung kadernya untuk maju, itu yang menjadi keutamaan. Airin punya potensi memenangkan Pilkada, jadi sejatinya Golkar harus mendukung penuh di DPP maupun DPD. Sekarang Airin berlabuh ke PDI Perjuangan. Ketika Airin maju saya melihat peluang menang itu tinggi,” pungkasnya.

[red]    

Berita Terbaru

PBH AAI Jakarta Timur Kecam Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus

15 March 2026 - 13:44 WIB

AKtivis KontraS, Andrie Yunus (Sumber: Kompas.id)

Komisi I DPR Dukung Pemberlakuan PP Tunas untuk Perlindungan Anak

11 March 2026 - 21:19 WIB

Perayaan Imlek 2026 di Kota Depok Berjalan Aman, Kapolres Turun Langsung

18 February 2026 - 02:45 WIB

Kapolres Metro Depok Kombes Pol Abdul Waras (tengah) dan jajaran bersama pengurus Kong Miao Genta Kebajikan Pancoran Mas. (Sumber: Diskominfo Depok)

OJK Soroti Maraknya Fraud Pencairan Klaim Asuransi Jiwa, Pelakunya Terorganisir

20 January 2026 - 05:45 WIB

Ilustrasi Gedung OJK.

Dugaan Pembiaran Kejahatan Wilmar, Bukti Negara Abai Terhadap Hak Rakyat

16 January 2026 - 17:12 WIB

Logo perusahaan Wilmar (Sumber: infosawit.com)
Populer Berita News Update