Menu

Dark Mode
Ada Apa dengan Rencana RUPSLB Bank Mandiri Bayang Kekuasaan yang Tak Kunjung Usai Pemko Tangerang Diduga Diskriminasi Sekolah PAUD yang Raih Prestasi Nasional Hampir 3 Tahun Pemekaran Papua, Anggota DPD RI: Belum Ada Perubahan Signifikan Presiden Harus Belajar dari Sultan Iskandar Muda Jejak Dua Tokoh Nasional di Era SBY, Diduga Menitip MRC ke Mantan Dirut Pertamina

Energi

PGE dan PEMA Siap Lakukan Pengeboran Panas Bumi Seulawah Agam

Avatarbadge-check


					Pj Gubernur Aceh, , Safrizal ZA, menerima audiensi jajara  teras PT Pembangunan Aceh (PEMA). Ia mengatakan,  mendukung pengembangan panas bumi Seulawah Agam. (Indonesiawatch.id/Dok Pemprov Aceh) Perbesar

Pj Gubernur Aceh, , Safrizal ZA, menerima audiensi jajara teras PT Pembangunan Aceh (PEMA). Ia mengatakan, mendukung pengembangan panas bumi Seulawah Agam. (Indonesiawatch.id/Dok Pemprov Aceh)

Aceh Besar, Indonesiawatch.id – PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) dan PT Pembangunan Aceh (PEMA) ‎siap melakukan pengeboran panas bumi di Wilayah Kerja Panas Bumi (WKP) Seulawah Agam, Aceh Besar.

Direktur Eksplorasi dan Pengembangan PGE, Edwil Suzandi,‎ dikutip pada Senin, (16/12), menyampaikan, pihaknya siap melakukan pengeboran setelah melakukan sejumlah tahapan.

Baca juga:
Pj Gubernur Aceh Dukung Pengembangan Panas Bumi Seulawah Agam

“Hal ini menjadi dasar teknis yang kuat untuk melanjutkan ke tahap pengeboran eksplorasi di tiga lokasi,” ujar Edwil.

Adapun sejumlah tahapan awal yang telah dilakukan PGE dan PEMA untuk pengembangan proyek tersebut, yakni survei geosains pada 2017-2019, pemetaan geohazard pada 2020-2021, dan pembaruan model konseptual pada 2022-2024.

‎Berdasarkan survei geosains awal, WKP Seulawah Agam memiliki potensi energi panas bumi hingga 320 megawatt (MW). Ini diharapkan dapat lahirnya pembangkit listrik panas bumi pertama di Aceh.

‎Lebih lanjut Edwil menyampaikan, PGE berkomitmen untuk memastikan keberhasilan proyek Seulawah Agam yang bukan hanya memberikan manfaat untuk pasokan energi.

Afiliasi subholding Power & New Renewable Pertamina ini, optimistis bahwa proyek ini juga memberikan dampak positif untuk masyarakat sekitar melalui peluang kerja dan peningkatan ekonomi lokal.

Proyek tersebut saat ini masuk dalam tahap persiapan akuisisi lahan. Pengeboran akan dilakukan di sekitar Gunung Seulawah Agam rencananya akan dimulai pada tahun 2025.

Lokas pengeboran proyek panas bumi Seulawah Agam yang menjadi salah satu proyek prioritas PGE ‎itu
nantinya dapat diakses melalui jalur jalan untuk mendukung kelancaran logistik dan operasional.

Proyek pengembangan panas bumi
Seulawah Agam ini‎ untuk mendukung kebijakan pemerintah guna memanfaatkan energi terbarukan yang selaras dengan misi PGE.

PGE mempunyai misi untuk‎ berkontribusi pada pencapaian target net zero emission dan mendorong swasembada energi nasional. Potensi panas bumi di Aceh cukup besar, namun belum dimanfaatkan.

PGE bisa membangun pembangkit listrik panas bumi pertama untuk Aceh di Seulawah Agam, sebagai bagian dari upaya mendukung pengembangan energi hijau di Tanah Air.

Edwil menyampaikan, PGE sangat mengapresiasi dukungan penuh dari Pemerintah Aceh dan berbagai pihak terkait. Sinergi antarlembaga dan dukungan masyarakat sangat penting untuk memastikan keberhasilan proyek ini.

“Kami akan terus bekerja sama dengan seluruh pemangku kepentingan, termasuk masyarakat setempat dalam setiap tahap pengembangan proyek ini,” katanya.

Pj Gubernur Aceh, Safrizal, mengatakan, Pemerintah Aceh berkomitmen mendukung langkah-langkah strategi dengan tetap mengedepankan kepentingan masyarakat dan kelestarian lingkungan.

Ia mengatakan, selain mendukung pengembangan energi ramah lingkungan ini, juga mengingatkan pentingnya sinergi antarlembaga dan keterlibatan masyarakat sekitar.

“Proyek pengembangan panas bumi di Seulawah Agam adalah bagian penting dari upaya memanfaatkan potensi sumber daya alam untuk pembangunan berkelanjutan,” katanya.

[red]

Berita Terbaru

Boyamin Saiman Apresiasi Penyidik PMJ, Temukan Ponsel Kacab BRI

23 September 2025 - 16:22 WIB

Koordinator Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Boyamin Bin Saiman mencari Riza Chalid di Malaysia (Foto: Ist.)

Pengamat Energi: Subholding Pertamina Kebijakan Salah Menteri BUMN Era Jokowi

14 September 2025 - 19:13 WIB

Ilustrasi 5 kasus korupsi di Pertamina. (Indonesiawatch.id/Dok. Pertamina)

Gekanas Gugat Bahlil Lahadalia karena RUPTL PLN 2025-2034

3 September 2025 - 13:25 WIB

Dilema Bayangan Jokowi yang Masih Membekas di Pemerintahan

30 August 2025 - 11:45 WIB

Serakahnomic & Tamaknomic

23 August 2025 - 14:19 WIB

Ilustrasi Serakahnomic & Tamaknomic (Gambar: istockphoto.com)
Populer Berita News Update