Menu

Dark Mode
Aktor Pelaku Kasus Andrie Yunus tidak Terungkap, Kepercayaan Publik pada Prabowo Bisa Turun PBH AAI Jakarta Timur Kecam Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus Komisi I DPR Dukung Pemberlakuan PP Tunas untuk Perlindungan Anak Pembangunan Gerai Koperasi Merah Putih di Aceh Perlu Evaluasi Transparansi Pemerhati Militer: Siaga 1 TNI Sebagai Antisipasi Dampak Gejolak Timur Tengah Klarifikasi Berita RKAB 2026, APNI Bantah Pemangkasan Kuota Picu Tiga Smelter Kolaps

Politik

Pilkada Jakarta, Ridwan Kamil Berpotensi Tumbangkan Anies Baswedan?

Avatarbadge-check


					Ridwan Kamil (Doc. VOI/IW Grafis) Perbesar

Ridwan Kamil (Doc. VOI/IW Grafis)

Jakarta, Indonesiawatch.id – Kontestasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Jakarta yang bakal digelar pada November 2024 mendatang semakin panas. Sejumlah nama bakal calon (balon) kandidat calon gubernur-calon wakil gubernur beredar di publik. Mereka antara lain Anies Baswedan (mantan Gubernur Jakarta), Basuki Tjahaja Purnama (mantan Gubernur Jakarta), Ridwan Kamil (mantan Gubernur Jawa Barat), dan Kaesang Pangarep (Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia/PSI).

Diketahui, untuk mencalonkan diri sebagai Gubernur Daerah Khusus Jakarta (DKJ), partai politik atau gabungan partai politik membutuhkan sekurangnya 22 kursi di DPRD DKI Jakarta. Nama Anies Baswedan diusung PKS dan Partai NasDem. PKS mengajukan nama salah satu kadernya, Sohibul Iman, untuk menjadi cawagub pendamping Anies. Sementara itu, NasDem mengklaim memberikan kebebasan kepada Anies untuk memilih calon penampingnya sendiri.

Hingga saat ini, Anies diketahui belum menentukan siapa calon wakil gubernur pendampingnya untuk Pilkada Jakarta 2024. Sementara itu, Ketua Harian DPP Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad mengatakan, Koalisi Indonesia Maju (KIM) yang merupakan pengusung Prabowo-Gibran di Pilpres 2024, sudah mengerucutkan satu nama kandidat untuk diusung di Pilkada Jakarta, yaitu Ridwan Kamil.

Lebih lanjut, Dasco menyatakan terdapat partai politik lain di luar KIM yang turut bergabung, sehingga koalisi baru tersebut akan dinamai “KIM Plus”. “Ya, Insya Allah di KIM Plus sudah muncul satu nama, yaitu Ridwan Kamil untuk Pilkada DKI Jakarta,” kata Dasco saat ditemui wartawan di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, pada Senin, 5 Agustus 2024.

Pernyataan tersebut disampaikan Dasco usai Golkar melempar sinyal bahwa Ridwan Kamil akan dimajukan di Pilkada Jakarta, bukan di Jawa Barat. Terkait pasangan Ridwan Kamil, Dasco menyebut, teka-teki tersebut akan terjawab beberapa hari ke depan. “Untuk wakilnya nanti mungkin sehari dua hari kita akan sampaikan ke media,” ucapnya.

Pengamat Politik sekaligus Direktur Eksekutif Fixpoll Indonesia Mohammad Anas RA mengatakan, terdapat perbedaan situasi antara Pilkada DKI 2024 dan Pilkada DKI 2018. “Ada perbedaan situasi, pada Pilkada 2018 poros yang terbentuk itu pro pemerintah dan oposisi. Di Pilkada 2024 agak berbeda karena orientasinya sudah ke Pilpres. Berangkat dari pengalaman lalu bahwa siapapun gubernurnya bisa melompat ke Pilpres sebagai ajang pemanasan di 2029,” kata Anas ketika diwawancarai Indonesiawatch.id pada Senin, 5 Agustus 2024.

Menurut Anas, parpol pengusung Anies seperti PKS dan NasDem sedang menyiapkan Anies untuk konteks politik yang lebih besar, yakni Pilpres 2029. Hal itu berangkat dari fakta bahwa Anies pernah maju menjadi penantang Prabowo di Pilpres 2024 dengan pencapaian elektoral yang cukup baik. Kedua partai, lanjut Anas, ingin menjaga Anies sebagai aset politik sekaligus menjaga reputasi elektoralnya untuk kancah Pilpres mendatang.

“Parpol pendukung Anies saya rasa masih mendorong Anies untuk Pilpres 2029. Jadi, bukan semata mendorong Anies menjadi Gubernur Jakarta akan tetapi mempersiapkan gerbong besar di 2024. Sehingga, motif politik Anies saat ini berbeda dengan Pilkada yang sebelumnya. Yang dikhawatirkan akan lebih banyak panggung Pilpres dibanding membenahi Jakarta” tutur Anas.

Menurutnya, Koalisi Indonesia Maju (KIM) yang dimotori Golkar dan Gerindra sedang mempersiapkan penantang Anies Baswedan. “KIM saat ini sedang mempersiapkan secara matang figur penantang Anies Baswedan. Anies ini menjadi ancaman bagi Golkar, Gerindra, dan PAN di tahun mendatang. Sehingga saya bisa mengatakan Pilkada Jakarta akan menjadi ajang head to head dari dua poros, yakni Anies vs KIM Plus,” katanya.

Anas membeberkan KIM Plus dalam dinamikanya bisa menggandeng PDIP. Sehingga, bakal cagub bisa dari tokoh yang diusung KIM seperti Ridwan Kamil, sementara bakal cawagub bisa ditunjuk dari PDIP. “Bisa jadi cagubnya dari KIM lalu wakilnya dari PDIP. Ini tergantung deal-deal politik dan biasanya untuk konteks Jakarta, keputusannya ada di Ketum (partai),” ujarnya.

Menurutnya, keputusan politik KIM memajukan Ridwan Kamil di Pilkada Jakarta sudah tepat. RK dinilai sebagai tokoh yang memiliki kualitas dan keunggulan yang setara dengan Anies Baswedan. “Figur Ridwan Kamil dinilai mampu mengimbangi popularitas Anies dari segi bibit, bobot, maupun kekuatan bicara (retorika). Bisa dikatakan lawan tangguh Anies saat ini hanya Ridwan Kamil,” kata Anas.

Apabila simulasi head to head Anies vs Ridwan Kamil terjadi, dirinya tak menampik besar peluang Ridwan Kamil akan memenangkan pertarungan. “Kalau hanya dua poros saya kira RK (Ridwan Kamil) bisa menumbangkan Anies di Jakarta. Selain didukung KIM, Jokowi Effect dan Prabowo Effect masih punya pengaruh di Jakarta. Sehingga Anies dipastikan mendapatkan lawan yang sepadan,” pungkas Anas.

[red]

Berita Terbaru

PBH AAI Jakarta Timur Kecam Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus

15 March 2026 - 13:44 WIB

AKtivis KontraS, Andrie Yunus (Sumber: Kompas.id)

Komisi I DPR Dukung Pemberlakuan PP Tunas untuk Perlindungan Anak

11 March 2026 - 21:19 WIB

Perayaan Imlek 2026 di Kota Depok Berjalan Aman, Kapolres Turun Langsung

18 February 2026 - 02:45 WIB

Kapolres Metro Depok Kombes Pol Abdul Waras (tengah) dan jajaran bersama pengurus Kong Miao Genta Kebajikan Pancoran Mas. (Sumber: Diskominfo Depok)

OJK Soroti Maraknya Fraud Pencairan Klaim Asuransi Jiwa, Pelakunya Terorganisir

20 January 2026 - 05:45 WIB

Ilustrasi Gedung OJK.

Dugaan Pembiaran Kejahatan Wilmar, Bukti Negara Abai Terhadap Hak Rakyat

16 January 2026 - 17:12 WIB

Logo perusahaan Wilmar (Sumber: infosawit.com)
Populer Berita News Update