Menu

Dark Mode
Aktor Pelaku Kasus Andrie Yunus tidak Terungkap, Kepercayaan Publik pada Prabowo Bisa Turun PBH AAI Jakarta Timur Kecam Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus Komisi I DPR Dukung Pemberlakuan PP Tunas untuk Perlindungan Anak Pembangunan Gerai Koperasi Merah Putih di Aceh Perlu Evaluasi Transparansi Pemerhati Militer: Siaga 1 TNI Sebagai Antisipasi Dampak Gejolak Timur Tengah Klarifikasi Berita RKAB 2026, APNI Bantah Pemangkasan Kuota Picu Tiga Smelter Kolaps

Hukum

Polisi Ungkap “Pabrik” Uang Palsu di Kampus ‎UIN Alauddin

Avatarbadge-check


					Polres Gowa menyita mesin cetak yang diduga digunakan untuk mencetak uang palsu di Kampus UIN Alauddin Makassar. (Indonesiawatch.id/Ist) Perbesar

Polres Gowa menyita mesin cetak yang diduga digunakan untuk mencetak uang palsu di Kampus UIN Alauddin Makassar. (Indonesiawatch.id/Ist)

Makassar, Indonesiawatch.id – Polres Gowa berhasil membongkar “pabrik” uang palsu bermesin canggih di Kampus Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel).

Kapolres Gowa, AKBP Reonald Simanjuntak, pada Selasa, (17/12), menyampaikan, “pabrik” uang palsu tersebut terbongkar setelah pihaknya menemukan uang palsu senilai Rp500 ribu pada awal Desember 2024.

“Ditemukan uang palsu senilai Rp500 ribu, kami kembangkan,” kata Reonald.

Berbekal uang palsu (upal) tersebut, Polres Gowa terus melakukan pengembangan untuk mengungkap sumber uang dan para pelaku pembuat serta pengedarnya.

“Kami temukan sejumlah Rp446,7 juta barang bukti yang kami temukan di dalam kampus tersebut dengan pecahan Rp100 ribu,” ujarnya.

‎Bukan hanya itu, Polres Gowa juga menangkap belasan orang yang diduga terlibat dalam kasus “pabrik” uang palsu di lingkungan kampus UIN Alauddin Makassar tersebut.

“Kami sudah mengamankan 15 orang tersangka, 9 sudah kita lakukan penahanan,” ujarnya.

Sedangkan sisanya, lanjut Reonald, sebanyak 5 orang tersangka masih dalam ‎perjalanan dari Mamuju dan satu orang tersangka lainnya dari Wajo. Mereka tengah dibawa menuju Polres Gowa.

Penyidik Polres Gowa juga menyita mesin cetak berukuran besar yang disebut-sebut berteknologi tinggi yang diduga digunakan untuk mencatak uang palsu.

Mesin cetak yang ditemukan di dalam kampus tersebut kini telah dibawa ke Polres Gowa. Penyidik kita tengah mengecek mesin tersebut.

“Barang bukti kurang lebih ada sekitar 100 jenis [yang telah disita],” kata Reonald.

[red]

Berita Terbaru

Aktor Pelaku Kasus Andrie Yunus tidak Terungkap, Kepercayaan Publik pada Prabowo Bisa Turun

20 March 2026 - 07:11 WIB

Pengurus Pusat Bantuan Hukum (PBH) Asosiasi Advokat Indonesia (AAI) Jakarta Timur (Sumber: AAI Jaktim)

PBH AAI Jakarta Timur Kecam Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus

15 March 2026 - 13:44 WIB

AKtivis KontraS, Andrie Yunus (Sumber: Kompas.id)

Komisi I DPR Dukung Pemberlakuan PP Tunas untuk Perlindungan Anak

11 March 2026 - 21:19 WIB

Perayaan Imlek 2026 di Kota Depok Berjalan Aman, Kapolres Turun Langsung

18 February 2026 - 02:45 WIB

Kapolres Metro Depok Kombes Pol Abdul Waras (tengah) dan jajaran bersama pengurus Kong Miao Genta Kebajikan Pancoran Mas. (Sumber: Diskominfo Depok)

OJK Soroti Maraknya Fraud Pencairan Klaim Asuransi Jiwa, Pelakunya Terorganisir

20 January 2026 - 05:45 WIB

Ilustrasi Gedung OJK.
Populer Berita Ekonomi