Menu

Dark Mode
Eksepsi Ditolak Hakim, Perkara Rp500 Ribu Buruh Pabrik di Jakut Lanjut ke Pembuktian Aceh, Kemarahan, dan Defisit Mendengar Jakarta Boyamin: Permintaan Pengembalian Aset Justru Menguatkan Dugaan Kepemilikan Febrie Adriansyah Daftar Kekayaan 7 Kandidat Kapolri Pengganti Listyo Sigit Prabowo Isu Ganti Kapolri Kian Kencang, Ini Kriteria Pengganti Listyo Sigit Prabowo LBH Peradi Profesional: Polisi Dilarang Pakai Teknik Investigasi Terselubung di Tindak Pidana Migas

Hukum

Polisi Ungkap “Pabrik” Uang Palsu di Kampus ‎UIN Alauddin

Avatarbadge-check


					Polres Gowa menyita mesin cetak yang diduga digunakan untuk mencetak uang palsu di Kampus UIN Alauddin Makassar. (Indonesiawatch.id/Ist) Perbesar

Polres Gowa menyita mesin cetak yang diduga digunakan untuk mencetak uang palsu di Kampus UIN Alauddin Makassar. (Indonesiawatch.id/Ist)

Makassar, Indonesiawatch.id – Polres Gowa berhasil membongkar “pabrik” uang palsu bermesin canggih di Kampus Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel).

Kapolres Gowa, AKBP Reonald Simanjuntak, pada Selasa, (17/12), menyampaikan, “pabrik” uang palsu tersebut terbongkar setelah pihaknya menemukan uang palsu senilai Rp500 ribu pada awal Desember 2024.

“Ditemukan uang palsu senilai Rp500 ribu, kami kembangkan,” kata Reonald.

Berbekal uang palsu (upal) tersebut, Polres Gowa terus melakukan pengembangan untuk mengungkap sumber uang dan para pelaku pembuat serta pengedarnya.

“Kami temukan sejumlah Rp446,7 juta barang bukti yang kami temukan di dalam kampus tersebut dengan pecahan Rp100 ribu,” ujarnya.

‎Bukan hanya itu, Polres Gowa juga menangkap belasan orang yang diduga terlibat dalam kasus “pabrik” uang palsu di lingkungan kampus UIN Alauddin Makassar tersebut.

“Kami sudah mengamankan 15 orang tersangka, 9 sudah kita lakukan penahanan,” ujarnya.

Sedangkan sisanya, lanjut Reonald, sebanyak 5 orang tersangka masih dalam ‎perjalanan dari Mamuju dan satu orang tersangka lainnya dari Wajo. Mereka tengah dibawa menuju Polres Gowa.

Penyidik Polres Gowa juga menyita mesin cetak berukuran besar yang disebut-sebut berteknologi tinggi yang diduga digunakan untuk mencatak uang palsu.

Mesin cetak yang ditemukan di dalam kampus tersebut kini telah dibawa ke Polres Gowa. Penyidik kita tengah mengecek mesin tersebut.

“Barang bukti kurang lebih ada sekitar 100 jenis [yang telah disita],” kata Reonald.

[red]

Berita Terbaru

Eksepsi Ditolak Hakim, Perkara Rp500 Ribu Buruh Pabrik di Jakut Lanjut ke Pembuktian

4 September 2026 - 15:08 WIB

Tim kuasa hukum dari LBH Peradi Profesional (Ist.)

Aceh, Kemarahan, dan Defisit Mendengar Jakarta

21 August 2026 - 08:15 WIB

Ilustrasi kemiskinan di Aceh di tengah kekayaan Sumber Daya Alam (Sumber: Pembuatan gambar ilustrasi didukung AI).

Boyamin: Permintaan Pengembalian Aset Justru Menguatkan Dugaan Kepemilikan Febrie Adriansyah

20 August 2026 - 11:51 WIB

Masyarakat Antikorupsi Indonesia (MAKI), Boyamin Saiman.

Daftar Kekayaan 7 Kandidat Kapolri Pengganti Listyo Sigit Prabowo

5 August 2026 - 07:55 WIB

Daftar kekayaan kandidat Kapolri pengganti Listyo Sigit Prabowo (Sumber: LHKPN KPK; diolah)

Isu Ganti Kapolri Kian Kencang, Ini Kriteria Pengganti Listyo Sigit Prabowo

3 August 2026 - 15:43 WIB

Kapolri terlama sejak tahun 1960 (Sumber: museumpolri.org; diolah)
Populer Berita Hukum