Menu

Dark Mode
PBH AAI Jakarta Timur Kecam Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus Komisi I DPR Dukung Pemberlakuan PP Tunas untuk Perlindungan Anak Pembangunan Gerai Koperasi Merah Putih di Aceh Perlu Evaluasi Transparansi Pemerhati Militer: Siaga 1 TNI Sebagai Antisipasi Dampak Gejolak Timur Tengah Klarifikasi Berita RKAB 2026, APNI Bantah Pemangkasan Kuota Picu Tiga Smelter Kolaps Larangan Dagang Daging Babi di Medan, GAMKI: Walikota Jangan Diskriminatif

Energi

Produksi Migas Indonesia Turun, Pemerintah Gagal Capai Target APBN

Avatarbadge-check


					Produksi Migas Indonesia turun (Dok. Shutterstock) Perbesar

Produksi Migas Indonesia turun (Dok. Shutterstock)

Jakarta, Indonesiawatch.id – Produksi minyak dan gas di Indonesia terus menerus mengalami penurunan. Akibatnya pemerintah menurunkan target realisasi lifting migas di tahun 2025.

Menteri ESDM Arifin Tasrif mengatakan saat ini produksi migas turun karena beberapa kasus. Misalnya, ada penutupan produksi yang terjadi tiba-tiba tanpa ada perencanaan alias unplanned shut down.

“Produksi migas utamanya minyak terus menurun. Baik karena penyebab alami maupun unplanned shut down yang mengakibatkan lost production,” ujar Arifin dalam rapat kerja dengan Komisi VII DPR, 19 Juni lalu.

Di rapat itu, Pemerintah mengusulkan lifting migas tahun 2025 di angka 1,58 – 1,64 juta BOEPD. Usulan itu turun dibandingkan patokan yang ada di APBN 2024, yaitu sebanyak 1,588 juta BOEPD.

Sementara itu outlook tahun ini produksi migas hanya akan berada di 1,588 juta BOEPD. Dari hasil rapat hari ini dengan Komisi VII hari ini diputuskan lifting migas di RAPBN 2025 sebanyak 1,603-1,652 juta BOEPD. Naik tipis dari usulan yang diajukan Arifin.

Menurut Arifin, pihaknya memiliki 4 strategi utama untuk meningkatkan lifting. Pertama, mengembangkan lebih lanjut aset eksisting dengan melakukan peningkatan pengeboran, pengembangan, dan reaktivasi sumur yang masih bisa dioptimalkan.

Kedua, melakukan transformasi sumber produksi melalui percepatan POD serta percepatan on stream proyek hulu migas.”Kemudian, melakukan enchanment oil recovery (EOR) dan water flat dengan percepatan proyek seperti di Minas,” kata Arifin.

Terakhir, melakukan eksplorasi giant recovery dengan meningkatkan kegiatan off shore serta laut dalam di bagian timur Indonesia. Di sisi lain, Arifin menjabarkan beberapa lapangan migas yang akan beroperasi di Indonesia hingga 2029 sebagai tambahan produksi migas.

Berita Terbaru

PBH AAI Jakarta Timur Kecam Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus

15 March 2026 - 13:44 WIB

AKtivis KontraS, Andrie Yunus (Sumber: Kompas.id)

Komisi I DPR Dukung Pemberlakuan PP Tunas untuk Perlindungan Anak

11 March 2026 - 21:19 WIB

Perayaan Imlek 2026 di Kota Depok Berjalan Aman, Kapolres Turun Langsung

18 February 2026 - 02:45 WIB

Kapolres Metro Depok Kombes Pol Abdul Waras (tengah) dan jajaran bersama pengurus Kong Miao Genta Kebajikan Pancoran Mas. (Sumber: Diskominfo Depok)

OJK Soroti Maraknya Fraud Pencairan Klaim Asuransi Jiwa, Pelakunya Terorganisir

20 January 2026 - 05:45 WIB

Ilustrasi Gedung OJK.

Dugaan Pembiaran Kejahatan Wilmar, Bukti Negara Abai Terhadap Hak Rakyat

16 January 2026 - 17:12 WIB

Logo perusahaan Wilmar (Sumber: infosawit.com)
Populer Berita News Update