Menu

Dark Mode
Aktor Pelaku Kasus Andrie Yunus tidak Terungkap, Kepercayaan Publik pada Prabowo Bisa Turun PBH AAI Jakarta Timur Kecam Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus Komisi I DPR Dukung Pemberlakuan PP Tunas untuk Perlindungan Anak Pembangunan Gerai Koperasi Merah Putih di Aceh Perlu Evaluasi Transparansi Pemerhati Militer: Siaga 1 TNI Sebagai Antisipasi Dampak Gejolak Timur Tengah Klarifikasi Berita RKAB 2026, APNI Bantah Pemangkasan Kuota Picu Tiga Smelter Kolaps

Politik

Rieke Pitaloka Minta Indofarma Tidak Main Judi Online dan Pinjol

Avatarbadge-check


					Anggota DPR Komisi VI dari fraksi PDI-Perjuangan, Rieke Diah Pitaloka
(instagram.com/riekediahp). Perbesar

Anggota DPR Komisi VI dari fraksi PDI-Perjuangan, Rieke Diah Pitaloka (instagram.com/riekediahp).

Jakarta, Indonesiawatch.id – Fraud dan persoalan keuangan PT Indofarma Tbk semakin terungkap di Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi VI, Rabu lalu (19/6). Salah satu yang muncul dalam rapat tersebut adalah persoalan pinjaman online dan judi online.

Anggota DPR Komisi VI, Rieke Diah Pitaloka mengungkit tentang pinjaman online yang dilakukan Indofarma ke salah satu Fintech. “Saya lagi mikir, melakukan pinjaman online atau apakah dana di Indofarma ini dijadikan dana untuk pinjol pemodal pinjol,” katanya di Kompleks DPR, Senayan.

Politisi PDI-Perjuangan itu juga meminta Indofarma agar tidak terlibat dalam judi online. “Jangan sampai kemudian yang main judi online jangan sampai yang main judi online di BUMN,” ujar Rieke.

Rieke juga menolak pemberian PMN kepada holding Farmasi sebesar Rp2,2 triliun di tahun 2025. “Dengan persoalan di holding perusahaan yang masih berantakan seperti ini saya ingatkan berkali-kali termasuk di forum yang lain apalagi ada kasus judi online saya menolak kalau uang negara APBN sumbernya khususnya digunakan untuk me-back up persoalan judi online,” ujarnya.

Direktur Utama PT Indofarma Tbk Yeliandriani sendiri membenarkan bahwa Indofarma meminjam dana dari Fintech pada tahun 2022. Agar tidak terendus, pinjaman tersebut diajukan atas nama pegawai Indofarma.

“Pinjol ini benar di dalam laporan, saya juga membaca ada pinjaman dari fintech pada tahun 2022. namun itu hanya dipinjam beberapa bulan, namun sudah dilunasi. Perusahaan meminjam ke pinjol dengan meminjam nama-nama karyawan. Cukup banyak,” ujarnya.

Berita Terbaru

PBH AAI Jakarta Timur Kecam Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus

15 March 2026 - 13:44 WIB

AKtivis KontraS, Andrie Yunus (Sumber: Kompas.id)

Komisi I DPR Dukung Pemberlakuan PP Tunas untuk Perlindungan Anak

11 March 2026 - 21:19 WIB

Perayaan Imlek 2026 di Kota Depok Berjalan Aman, Kapolres Turun Langsung

18 February 2026 - 02:45 WIB

Kapolres Metro Depok Kombes Pol Abdul Waras (tengah) dan jajaran bersama pengurus Kong Miao Genta Kebajikan Pancoran Mas. (Sumber: Diskominfo Depok)

OJK Soroti Maraknya Fraud Pencairan Klaim Asuransi Jiwa, Pelakunya Terorganisir

20 January 2026 - 05:45 WIB

Ilustrasi Gedung OJK.

Dugaan Pembiaran Kejahatan Wilmar, Bukti Negara Abai Terhadap Hak Rakyat

16 January 2026 - 17:12 WIB

Logo perusahaan Wilmar (Sumber: infosawit.com)
Populer Berita News Update