Menu

Dark Mode
Dugaan Pembiaran Kejahatan Wilmar, Bukti Negara Abai Terhadap Hak Rakyat Bandung Masih Terjadi Intoleransi, Mahasiswa Turun Demonstrasi Wahai Direksi Asuransi Jiwa, Jangan Hanya Kejar Kuantitas Premi Saja Algojo, Serial Action di Arena Jakarta yang Keras Ada Limbah Industri Politik di Kasus Ijazah Jokowi Indonesia Merdeka 17 Agustus 1945 Bukan 27 Desember 1949

Energi

Siapa Dibalik Timas Suplindo, Perusahaan Pemenang Rp3 triliun Proyek Cisem Tahap 2?

Avatarbadge-check


					Direktur Utama PT. Pratiwi Putri Sulung, Agus Salim dan Direktur Utama PT. Timas Suplindo, Sulianto Entong (Linkedin PT Timas Suplindo). Perbesar

Direktur Utama PT. Pratiwi Putri Sulung, Agus Salim dan Direktur Utama PT. Timas Suplindo, Sulianto Entong (Linkedin PT Timas Suplindo).

Jakarta, Indonesiawatch.id – Kementerian ESDM telah menetapkan pemenang proyek pengerjaan konstruksi terintegrasi Rancang dan Bangun Pipa Transmisi Gas Bumi Cirebon – Semarang (Cisem) tahap 2. Yang menggarap proyek bernilai hampir Rp3 triliun dari APBN itu, adalah KSO PT. Timas Suplindo – PT. Pratiwi Putri Sulung.

Lalu siapa dibalik PT Timas? PT. Timas Suplindo berkantor pusat di Graha TIMAS Jl. Tanah Abang II No. 81 Jakarta. Pada 26 Februari lalu, KSO PT Timas dan PT Pratiwi menandatangani kontrak sebagai EPC pengembangan lapangan gas Senoro Selatan, Sulawesi Tengah.

PT Timas sempat terseret kasus SKK Migas pada 2014. Mantan Ketua Komisi VII DPR Sutan Bhatoegana, mengaku di sidang bahwa dirinya pernah membawa PT Timas ke Kepala SKK Migas saat itu, Rudi Rubiandini, untuk membicarakan proyek tender.

PT Timas juga tercatat pernah berurusan dengan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, Kementerian Keuangan. Pada 2017 lalu, PT Timas dan Ditjen Bea Cukai pernah masuk pengadilan karena sengketa tarif dan klasifikasi barang.

Di perkara perdata Mei lalu, PT Timas bersama PT Hutama Karya (persero) pernah digugat para vendor, seperti PT Sinar Mutiara EPC, PT Rekayasa Energi Bersama, PT Yuan Sejati, PT Baloi 128, dan CV Adi Kencana Buana Raya.

Para penggugat mengajukan agar Timas dan Hutama Karya masuk ke dalam status Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU). Hal ini disebabkan ketidakmampuan Timas dan Hutama Karya membayar kewajiban kepada para vendor tersebut. Belakangan, beberapa gugatan PKPU dicabut.

Berdasarkan dokumen Ditjen AHU Kemenkumham, pemegang saham PT Timas Suplindo adalah Sulianto Entong sebesar 91% saham, Farianny Entong sebesar 7% saham dan Janlis Julianni sebesar 2% saham.

Direktur Utama PT Timas adalah Sulianto Entong. Sulianto pernah mencalonkan diri pada Pemilihan Anggota DPD RI 2024 dengan nomor urut 14. Belakangan Sulianto mundur dari pencalonan. Sulianto beralasan tidak ikut menjadi calon anggota DPD RI, karena sakit.

Sulianto Entong juga aktif di Lamborghini Club Indonesia (LCI). Pada periode pengurus LCI 2017-2019, Sulianto menjadi penasehat bersama Ketua MPR RI Bambang Soesatyo.

Ketua MPR RI Bambang Soesatyo menghadiri pesta pernikahan putra dari Sulianto Entong, Sabtu 9 September 2023 di Hotel Mulia Jakarta (Akun Instagram Bambang Soesatyo).

Kedekatan Sulianto dengan Bambang Soesatyo memang terus terjaga. Pada September 2023, Bambang Soesatyo terlihat menghadiri pernikahan anak Sulianto.

“Menghadiri pernikahan Hugo, putra sahabat saya Sulianto Entong dan Natasha (putri Iwa Karunia), Sabtu 9 September 2023 di Hotel Mulia Jakarta,” seperti dikutip dari akun instagram resmi Bambang Soesatyo.
[red]

Berita Terbaru

Dugaan Pembiaran Kejahatan Wilmar, Bukti Negara Abai Terhadap Hak Rakyat

16 January 2026 - 17:12 WIB

Logo perusahaan Wilmar (Sumber: infosawit.com)

Bandung Masih Terjadi Intoleransi, Mahasiswa Turun Demonstrasi

15 January 2026 - 12:27 WIB

Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Cabang Bandung bersama Persekutuan Mahasiswa Kristen (PMK) se-Kota Bandung serta Pemuda/i Kristen Kota Bandung pada hari ini melaksanakan aksi damai.

Wahai Direksi Asuransi Jiwa, Jangan Hanya Kejar Kuantitas Premi Saja

15 January 2026 - 12:11 WIB

Andreas Freddy Pieloor

Boyamin Saiman Apresiasi Penyidik PMJ, Temukan Ponsel Kacab BRI

23 September 2025 - 16:22 WIB

Koordinator Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Boyamin Bin Saiman mencari Riza Chalid di Malaysia (Foto: Ist.)

Pengamat Energi: Subholding Pertamina Kebijakan Salah Menteri BUMN Era Jokowi

14 September 2025 - 19:13 WIB

Ilustrasi 5 kasus korupsi di Pertamina. (Indonesiawatch.id/Dok. Pertamina)
Populer Berita Energi