<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Indikator Archives - INDONESIAWATCH</title>
	<atom:link href="https://indonesiawatch.id/tag/indikator/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://indonesiawatch.id/tag/indikator/</link>
	<description>Melihat Indonesia Dalam Berita</description>
	<lastBuildDate>Sat, 23 Nov 2024 13:05:30 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://indonesiawatch.id/wp-content/uploads/2024/06/cropped-logo-IW-1-e1719970085662-32x32.png</url>
	<title>Indikator Archives - INDONESIAWATCH</title>
	<link>https://indonesiawatch.id/tag/indikator/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Survei Indikator: Elektabilitas Pramono-Rano dan RK-Suswono Bersaing Ketat</title>
		<link>https://indonesiawatch.id/survei-indikator-elektabilitas-pramono-rano-dan-rk-suswono-bersaing-ketat/</link>
					<comments>https://indonesiawatch.id/survei-indikator-elektabilitas-pramono-rano-dan-rk-suswono-bersaing-ketat/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 23 Nov 2024 13:05:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News Update]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Breaking News]]></category>
		<category><![CDATA[Burhanudin Muhtadi]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Indikator]]></category>
		<category><![CDATA[Pilkada Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Pramono-Rano]]></category>
		<category><![CDATA[Ridwan Kamil-Suswono]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://indonesiawatch.id/?p=5027</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Indonesiawatch.id – Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Daerah Khusus Jakarta semakin panas menjelang hari pemungutan...</p>
<p>The post <a href="https://indonesiawatch.id/survei-indikator-elektabilitas-pramono-rano-dan-rk-suswono-bersaing-ketat/">Survei Indikator: Elektabilitas Pramono-Rano dan RK-Suswono Bersaing Ketat</a> appeared first on <a href="https://indonesiawatch.id">INDONESIAWATCH</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Indonesiawatch.id</strong> – Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Daerah Khusus Jakarta semakin panas menjelang hari pemungutan suara pada 27 November 2024. Tiga pasangan calon yang berlaga mengerahkan kekuatan massa dan kekuatan sosialisasi secara maksimal. Dukungan tokoh pun mengalir ke dua pasangan. Pasangan Ridwan Kamil &#8211; Suswono mendapat dukungan dari mantan presiden Joko Widodo (Jokowi). Sementara, pasangan Pramono Anung &#8211; Rano Karno (Si Doel) didukung mantan Gubernur Jakarta, Anies Baswedan.</p>
<p>Lembaga survei Indikator Politik Indonesia merilis temuan terbaru terkait Pilkada Jakarta, hasilnya pasangan calon nomor 3, Pramono Anung-Rano Karno unggul dibandingkan dua pasangan calon lainnya di Pilgub Jakarta 2024. Dari sigi survei, Pramono Anung-Rano Karno juga unggul tipis dari Ridwan Kamil-Suswono.</p>
<p>Berdasarkan survei Indikator Politik Indonesia, elektabilitas Pramono-Rano 42,9 persen pada survei tatap muka sedangkan pada survei telepon, pasangan ini meraih 42,1 persen. Elektabilitas Ridwan Kamil-Suswono pada survei tatap muka mencapai 39,2 persen, sedangkan di survei telepon 40,5 persen.</p>
<p>Kemudian pasangan calon Dharma Pongrekun-Kun Wardana meraih 5,1 persen di survei tatap muka, sedangkan pada survei telepon, elektabilitas mereka 4,8 persen. “Pada simulasi surat suara tiga pasangan calon, pasangan Pramono Anung-Rano Karno (Si Doel) mendapat dukungan sebesar 42,9 persen, bersaing ketat dengan pasangan Ridwan Kamil-Suswono mendapat dukungan sebesar 39,2 persen, dan pasangan Dharma Pongrekun-R. Kun Wardana Abyoto mendapat dukungan sebesar 5,1 persen,” kata Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia, Burhanudin Muhtadi dalam keterangan tertulisnya di Jakarta pada Jumat, 22 November 2024.</p>
<p>Burhan menyatakan, menjelang pencoblosan Pilkada Jakarta 2024 tidak ada dinamika signifikan terkait elektablitas para paslon. “Dalam tiga minggu terakhir tampak tidak ada dinamika elektoral yang signifikan menurut dua temuan survei,” ujar Burhanudin Muhtadi.</p>
<p>Survei Indikator juga menyatakan, pasangan Pramono Anung-Rano Karno (Si Doel) dan pasangan M. Ridwan Kamil-Suswono memiliki dukungan yang sangat kompetitif di sebagian besar segmen demografi warga, terutama karena kekuatan masing-masing paslon juga kompetitif dalam menjangkau pemilih melalui berbagai kegiatan sosialisasi.</p>
<p>“Pasangan Pramono Anung-Rano Karno unggul pada kegiatan yang selisihnya agak lebar, yaitu pada pertemuan tatap muka, atribut luar ruang, kunjungan simpatisan dan kegiatan sosial. Sementara melalui instagram, pasangan Ridwan Kamil-Suswono unggul,” katanya.</p>
<p>Survei Indikator Politik dilakukan tatap muka digelar 30 Oktober-8 November 2024 dan melibatkan 1.600 orang responden yang tersebar di DKI Jakarta. Metode yang digunakan <em>multistage random sampling</em>. <em>Margin of error</em> 2,5 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.</p>
<p><strong>[red]</strong></p>
<p>The post <a href="https://indonesiawatch.id/survei-indikator-elektabilitas-pramono-rano-dan-rk-suswono-bersaing-ketat/">Survei Indikator: Elektabilitas Pramono-Rano dan RK-Suswono Bersaing Ketat</a> appeared first on <a href="https://indonesiawatch.id">INDONESIAWATCH</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://indonesiawatch.id/survei-indikator-elektabilitas-pramono-rano-dan-rk-suswono-bersaing-ketat/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Indikator: Luthfi Unggul dari Andika di Pilgub Jateng</title>
		<link>https://indonesiawatch.id/indikator-luthfi-unggul-dari-andika-di-pilgub-jateng/</link>
					<comments>https://indonesiawatch.id/indikator-luthfi-unggul-dari-andika-di-pilgub-jateng/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 18 Nov 2024 07:46:52 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News Update]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Ahmad Luthfi]]></category>
		<category><![CDATA[Andika Perkasa]]></category>
		<category><![CDATA[Breaking News]]></category>
		<category><![CDATA[Burhanuddin Muhtadi]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Indikator]]></category>
		<category><![CDATA[pilgub jateng]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://indonesiawatch.id/?p=4928</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Indonesiawatch.id – Jawa Tengah (Jateng) menjadi wilayah battle ground paling panas dalam Pilkada Serentak...</p>
<p>The post <a href="https://indonesiawatch.id/indikator-luthfi-unggul-dari-andika-di-pilgub-jateng/">Indikator: Luthfi Unggul dari Andika di Pilgub Jateng</a> appeared first on <a href="https://indonesiawatch.id">INDONESIAWATCH</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Indonesiawatch.id – </strong>Jawa Tengah (Jateng) menjadi wilayah <em>battle ground</em> paling panas dalam Pilkada Serentak 2024. Di Jateng, dua pasangan calon bersaing merepresentasikan dua kekuatan besar: Pasangan Ahmad Luthfi – Taj Yasin Maimoen diusung oleh koalisi 9 partai yang merepresentasikan partai-partai Koalisi Indonesia Maju (KIM) Plus, dan pasangan Andika Perkasa – Hendrar Prihadi yang diusung PDI Perjuangan (PDIP).</p>
<p>Dalam Pilkada ini, para tokoh nasional tampak turun gunung mengkampanyekan paslon yang diusungnya. Megawati Soekarnoputri berkampanye di Semarang dan dikabarkan akan turun berkampanye di Solo untuk paslon Andika Perkasa – Hendrar Prihadi. Sementara, pasangan Ahmad Luthfi – Taj Yasin Maimoen tampak dikampanyekan oleh Presiden Prabowo Subianto melalui video dukungan dan mantan presiden Joko Widodo (Jokowi) yang berkampanye di Banyumas dan Tegal.</p>
<p>Hasil survei terbaru dari Indikator Politik Indonesia pada kancah Pilgub Jateng 2024 menunjukkan elektabilitas pasangan calon gubernur (cagub) dan calon wakil gubernur (cawagub) Jawa Tengah Ahmad Luthfi-Taj Yasin berada di posisi puncak dengan 47,19 persen.</p>
<p>Sementara itu, rivalnya pasangan Andika Perkasa-Hendrar Prihadi kalah dengan selisih tipis dengan mendapatkan 43,46 persen. Sementara, responden yang tak menjawab atau belum menentukan pilihan sebesar 9,35 persen.</p>
<p>Meski demikian, Peneliti Utama Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi mengatakan, pihaknya tidak bisa menentukan siapa yang unggul secara statistik karena selisih dukungan pada dua pasangan tersebut sangat ketat dan berada di bawah <em>margin of error</em> survei.</p>
<p>Menurut Burhan, jarak elektoral atau selisih elektabilitas 3,7 persen antara kedua pasangan itu tidak signifikan secara statistik karena kurang dari 2 kali <em>margin of error</em> survei ini. Diketahui, <em>margin of error</em> survei ini 2,3 persen. Meski demikian, kelompok mengambang sudah sangat terbatas, hanya sekitar 9,3% sehingga menjadi sangat berarti bagi masing-masing paslon untuk bisa saling mengungguli.</p>
<p>“Karena selisih keduanya dalam <em>margin of error</em>, kita tak punya kesimpulan konklusif yang mengatakan Pak Luthfi unggul. Secara statistik keduanya imbang. Karena selisihnya 3 persenan. Kemudian yang tak tahu mencapai 9 persen. Artinya, apapun bisa terjadi di tanggal 27 nanti,” kata Burhanuddin dalam konferensi pers “Rilis Survei Indikator” pada Minggu, 17 November 2024.</p>
<p>Tak hanya itu, Burhanuddin juga mengatakan Luthfi unggul tipis dalam simulasi dua nama calon gubernur Jateng. Dalam simulasi tersebut, Luthfi memiliki elektabilitas 45,04 persen. Kemudian Andika dengan 41,52 persen. Pemilih yang tak menjawab/belum tahu sebesar 13,44 persen.</p>
<p>Burhanuddin Muhtadi menggarisbawahi tidak ada kejutan berarti dalam survei terakhir yang dirilis Indikator. Tren elektoral kedua paslon juga tidak beranjak jauh dari sigi survei sebelumnya. “Tren peningkatan besar dukungan terhadap Andika – Hendi yang terjadi selama SeptemberOktober sepertinya terhenti di temuan survei terakhir. Namun tren dukungan Luthfi dan Taj Yasin juga terindikasi stagnan,” papar Burhan.</p>
<p>Survei Indikator ini digelar pada 7-13 November 2024. Populasi survei ini adalah seluruh warga Jawa Tengah yang punya hak pilih dalam pemilihan umum, yakni mereka yang sudah berumur 17 tahun atau lebih, atau sudah menikah ketika survei dilakukan.</p>
<p>Survei ini memiliki jumlah sampel sebanyak 3.500 orang. Sampel dipilih dengan metode simple random sampling dengan toleransi kesalahan (<em>margin of error</em>) survei diperkirakan ±2,3 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.</p>
<p><strong>[red]</strong></p>
<p>The post <a href="https://indonesiawatch.id/indikator-luthfi-unggul-dari-andika-di-pilgub-jateng/">Indikator: Luthfi Unggul dari Andika di Pilgub Jateng</a> appeared first on <a href="https://indonesiawatch.id">INDONESIAWATCH</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://indonesiawatch.id/indikator-luthfi-unggul-dari-andika-di-pilgub-jateng/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pilwalkot Depok, Indikator: Paslon Supian-Chandra Unggul Tipis dari Imam-Ririn</title>
		<link>https://indonesiawatch.id/pilwalkot-depok-indikator-paslon-supian-chandra-unggul-tipis-dari-imam-ririn/</link>
					<comments>https://indonesiawatch.id/pilwalkot-depok-indikator-paslon-supian-chandra-unggul-tipis-dari-imam-ririn/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 15 Nov 2024 06:56:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News Update]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Breaking News]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Imam Budi Hartono]]></category>
		<category><![CDATA[Indikator]]></category>
		<category><![CDATA[Moh. Adam Kamil]]></category>
		<category><![CDATA[Pilwalkot Depok]]></category>
		<category><![CDATA[Supian Suri]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://indonesiawatch.id/?p=4863</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Indonesiawatch.id – Salah satu kota di Jawa Barat yang menggelar Pilkada Serentak 2024 dan...</p>
<p>The post <a href="https://indonesiawatch.id/pilwalkot-depok-indikator-paslon-supian-chandra-unggul-tipis-dari-imam-ririn/">Pilwalkot Depok, Indikator: Paslon Supian-Chandra Unggul Tipis dari Imam-Ririn</a> appeared first on <a href="https://indonesiawatch.id">INDONESIAWATCH</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Indonesiawatch.id</strong> – Salah satu kota di Jawa Barat yang menggelar Pilkada Serentak 2024 dan yang ditunggu hasilnya adalah Kota Depok. Kota dengan jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) sekitar 1,4 juta ini adalah kota keempat terpadat setelah Kota Bandung, Kota Cimahi, dan Kota Bekasi menurut laporan Badan Pusat Statistika (BPS) 2024.</p>
<p>Dalam hal kontestasi politik dan pemilu, Kota Depok didominasi oleh Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Hal itu terlihat dari banyaknya kursi PKS di DPRD Kota Depok yang berdasarkan hasil Pemilu 2024 mencapai 13 dari 50 kursi. Selain itu, selama empat periode, calon walikota dan calon wakil walikota yang diusung oleh PKS selalu memeroleh kemenangan.</p>
<p>Walikota Mohammad Idris dan Wakil Walikota Imam Budi Hartono yang saat ini menjabat merupakan hasil besutan PKS dalam Pilkada 2020 lalu. Terdapat dua paslon yang berkontestasi dalam Pilkada Depok 2024. Mereka di antaranya pasangan Imam Budi Hartono – Ririn Farabi Rafiq yang diusung PKS dan Golkar, serta pasangan Supian Suri – Chandra Rahmansyah yang diusung koalisi 12 partai, yaitu Gerindra, PDIP, PKB, Demokrat, PAN, PPP, PSI, NasDem, Perindo, Buruh, Ummat, Gelora.</p>
<p>Lembaga survei Indikator Politik Indonesia baru-baru ini merilis hasil survei terkait elektabilitas pasangan calon wali kota dan calon wakil wali kota Depok, Jawa Barat, yang berlaga di Pilkada 2024. Hasil survei menunjukkan pasangan nomor urut 2 Supian Suri-Chandra Rahmansyah unggul dibanding pasangan nomor urut 1 Imam Budi Hartono-Ririn Farabi.</p>
<p>Survei dilakukan pada 4-9 November 2024 terhadap 400 responden. Pemilihan sampel dilakukan melalui metode simple random sampling. <em>Margin of error</em> 5% dengan tingkat kepercayaan 95%.</p>
<p>Direktur Riset Indikator Politik, Moh. Adam Kamil mengatakan, hasil survei menunjukkan Supian Suri-Chandra unggul tipis dibanding Imam Budi-Ririn. Adam melihat peta persaingan di Pilwalkot Depok ini sangat ketat.</p>
<p>&#8220;Kita tidak tahu nih sekarang siap yang unggul, imbang, selisihnya cuma sedikit hanya 2,9%. Oleh karena itu, menjadi relatif besar kelompok mengambang ini menjadi relatif besar,&#8221; kata Adam dalam jumpa pers hasil survei di Kota Depok, Jawa Barat pada Kamis, 14 November 2024.</p>
<p>Menurutnya, paslon Wali Kota Depok elektabilitasnya masih kejar-kejaran satu sama lain. “Hingga hari ini, kita melihat bahwa peta persaingan calon wali kota Depok ini sangat ketat selisihnya hanya sekitar 2,9%,” ujarnya.</p>
<p>Adam menerangkan, hasil survei menunjukkan responden sangat kecil kemungkinan untuk mengubah pilihannya. Dirinya menyebut responden relatif sudah stabil memilih pasangan calon.</p>
<p>&#8220;Dari yang sudah memilih, kita tanya kemungkinan mengubah pilihannya seperti apa ke depan. Umumnya sudah relatif stabil, kecil kemungkinan untuk mengubah pilihan ketimbang mengubah lebih cenderung tidak mengubah,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Indikator juga mengungkap tingkat popularitas dan tingkat kesukaan terhadap masing-masing calon. Saat ini, popularitas calon walikota Supian Suri paling tinggi (80,4%), kemudian Imam Budi Hartono (75,7%). Sementara tingkat kedisukaan Supian Suri juga lebih tinggi (82,8%), dibanding Imam Budi Hartono (75,7%).</p>
<p>Disimpulkan, elektabilitas 2 pasangan cawalkot dan cawawalkot Depok versi lembaga survei Indikator. Yakni, Imam Budi Hartono-Ririn Farabi (46,6%), dan Supian Suri-Chandra Rahmansyah (49,5%).</p>
<p><strong>[red]</strong></p>
<p>The post <a href="https://indonesiawatch.id/pilwalkot-depok-indikator-paslon-supian-chandra-unggul-tipis-dari-imam-ririn/">Pilwalkot Depok, Indikator: Paslon Supian-Chandra Unggul Tipis dari Imam-Ririn</a> appeared first on <a href="https://indonesiawatch.id">INDONESIAWATCH</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://indonesiawatch.id/pilwalkot-depok-indikator-paslon-supian-chandra-unggul-tipis-dari-imam-ririn/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dedi Mulyadi Kuasai Jawa Barat, Elektabilitasnya Tembus 77,81 Persen</title>
		<link>https://indonesiawatch.id/dedi-mulyadi-kuasai-jawa-barat-elektabilitasnya-tembus-7781-persen/</link>
					<comments>https://indonesiawatch.id/dedi-mulyadi-kuasai-jawa-barat-elektabilitasnya-tembus-7781-persen/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 12 Sep 2024 09:09:21 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News Update]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Breaking News]]></category>
		<category><![CDATA[Burhanuddin Muhtadi]]></category>
		<category><![CDATA[Dedi Mulyadi]]></category>
		<category><![CDATA[Erwan Setiawan]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Indikator]]></category>
		<category><![CDATA[Pilgub Jabar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://indonesiawatch.id/?p=3696</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Indonesiawatch.id – Pasca pencalonan Ridwan Kamil untuk berkompetisi di Pemilihan Gubernur (Pilgub) Daerah Khusus...</p>
<p>The post <a href="https://indonesiawatch.id/dedi-mulyadi-kuasai-jawa-barat-elektabilitasnya-tembus-7781-persen/">Dedi Mulyadi Kuasai Jawa Barat, Elektabilitasnya Tembus 77,81 Persen</a> appeared first on <a href="https://indonesiawatch.id">INDONESIAWATCH</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Indonesiawatch.id</strong> – Pasca pencalonan Ridwan Kamil untuk berkompetisi di Pemilihan Gubernur (Pilgub) Daerah Khusus Jakarta, Jawa Barat (Jabar) kini menjadi area kontestasi yang terbuka tanpa adanya petahana gubernur.</p>
<p>Diketahui, empat pasangan kandidat gubernur dan wakil gubernur bakal bertarung di Pilgub Jabar. Mereka di antaranya Acep Adang Ruhiat – Gitalis Dwi Natarina, Ahmad Syaikhu – Ilham Akbar Habibie, Dedi Mulyadi – Erwan Setiawan, dan Jeje Wiradinata – Ronal Sunandar Surapradja.</p>
<p>Acep-Gitalis diusung PKB. Syaikhu-Ilham diusung PKS, NasDem, dan PBB. Jeje-Ronal dicalonkan oleh PDI Perjuangan (PDIP). Sementara, Dedi-Erwan diusung oleh koalisi gemuk 13 partai, yakni Golkar, Gerindra, PAN, Demokrat, PSI, Perindo, Hanura, Gelora, Garuda, PBB, PKN, Partai Ummat dan Partai Buruh.</p>
<p>Pilgub Jabar menarik dicermati karena wilayah ini memiliki jumlah pemilih yang tercatat di Daftar Pemilih Tetap (DPT) sebanyak 35,7 juta jiwa. Hasil Pilkada Jabar diprediksi akan menentukan peta kekuatan partai politik ke depan. Di sisi lain, pasangan gubernur-wakil gubernur terpilih kelak akan menentukan arah perjalanan provinsi terbesar tersebut.</p>
<p>Survei terbaru yang dirilis <a href="https://indikator.co.id/"><strong>Indikator Politik</strong></a> Indonesia menunjukkan pasangan Dedi Mulyadi dan Erwan Setiawan mendominasi elektabilitas dalam Pilgub Jabar 2024. Elektabilitas pasangan yang diusung Koalisi Indonesia Maju (KIM) plus itu menyentuh 77,81%, jauh mengungguli pasangan bakal calon gubernur dan wakil gubernur lainnya.</p>
<h6><strong>Baca juga:</strong><br />
<a href="https://indonesiawatch.id/pilkada-jabar-kesaktian-dedi-mulyadi-turun-gunungnya-presiden-syaikhu/"><span style="color: #ff6600;"><strong>Pilkada Jabar, Kesaktian Dedi Mulyadi, Turun Gunungnya Presiden Syaikhu</strong></span></a></h6>
<p>“Empat pasangan bakal calon yang kami survei, Dedi Mulyadi-Erwan Setiawan mencapai 77,81%, disusul Ahmad Syaikhu-Ilham Habibie dengan 10,98%. Sedangkan dua pasangan lainnya, Acep Adang Ruhiyat-Gitalis Dwi Natarina dan Jeje Wiradinata-Ronal Surapradja, masing-masing memperoleh 2,24%,” kata Direktur Eksekutif Indikator Politik, Burhanudin Muhtadi, dalam Konferensi Pers “Peta Elektoral Terkini Pilkada Jawa Barat” yang digelar Kamis, 12 September 2024.</p>
<p>Survei  Indikator  dilakukan pada 2-8 September 2024 dengan melibatkan 1.200 responden yang tersebar di seluruh wilayah Jawa Barat, menggunakan metode <em>multistage random sampling</em>. Survei ini memiliki tingkat kepercayaan 95%  dengan <em>margin of error </em>sebesar 2,9%.</p>
<p>Burhanudin menjelaskan meskipun elektabilitas bisa berubah dalam 2,5 bulan menuju Pilgub Jabar pada 27 November 2024, perubahan yang signifikan diperkirakan kecil terjadi. “Situasi politik Pilgub Jabar 2024 berbeda dengan Pilgub Jabar 2018. Saat itu, pasangan Sudrajat-Ahmad Syaikhu memberikan kejutan,” ujarnya.</p>
<p>Salah satu faktor utama yang membedakan Pilgub Jabar 2024 dengan Pilgub 2018 adalah dukungan dari Ketua Umum (Ketum) Gerindra sekaligus presiden terpilih Prabowo Subianto. “Pada Pilgub Jabar 2018, Prabowo mendukung pasangan Sudrajat-Syaikhu, sementara pada 2024, Prabowo mendukung Dedi Mulyadi dan Erwan Setiawan. Dedi juga merupakan petinggi Gerindra, sehingga mendapatkan basis dukungan yang solid dari Prabowo, sekaligus Jokowi,” tambah Burhanudin.</p>
<p>Selain itu, Burhanudin mengungkapkan sebagian pemilih Anies Baswedan di Jawa Barat kemungkinan besar tidak akan mendukung pasangan Ahmad Syaikhu-Ilham Habibie. “Banyak pendukung Anies di Jawa Barat merasa kecewa dengan PKS yang tidak mendukung Anies maju Pilgub Jakarta 2024. Hal ini bisa memengaruhi elektabilitas Ahmad Syaikhu,” pungkasnya.</p>
<p>Dalam survei teranyar, Indikator membeberkan tingkat popularitas Dedi Mulyadi berada di posisi teratas (93,8%), sementara nama lain kurang dari 25% tingkat popularitasnya. Sementara, tingkat kedisukaan Dedi Mulyadi juga sangat tinggi, sekitar 92.2%.</p>
<p>Secara basis politik, Dedi Mulyadi-Erwan Setiawan dominan di hampir setiap basis pendukung partai kecuali basis PKS yang dominan kepada Syaikhu-Ilham, dan di tiap basis pendukung Pilpres 2024 yang lalu. Pembelahan besar terjadi pada basis Anies-Muhaimin, terutama kepada pasangan Syaikhu-Ilham.</p>
<p><strong>[red]</strong></p>
<p>The post <a href="https://indonesiawatch.id/dedi-mulyadi-kuasai-jawa-barat-elektabilitasnya-tembus-7781-persen/">Dedi Mulyadi Kuasai Jawa Barat, Elektabilitasnya Tembus 77,81 Persen</a> appeared first on <a href="https://indonesiawatch.id">INDONESIAWATCH</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://indonesiawatch.id/dedi-mulyadi-kuasai-jawa-barat-elektabilitasnya-tembus-7781-persen/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/


Served from: indonesiawatch.id @ 2026-04-30 03:44:53 by W3 Total Cache
-->