Menu

Dark Mode
Dugaan Pembiaran Kejahatan Wilmar, Bukti Negara Abai Terhadap Hak Rakyat Bandung Masih Terjadi Intoleransi, Mahasiswa Turun Demonstrasi Wahai Direksi Asuransi Jiwa, Jangan Hanya Kejar Kuantitas Premi Saja Algojo, Serial Action di Arena Jakarta yang Keras Ada Limbah Industri Politik di Kasus Ijazah Jokowi Indonesia Merdeka 17 Agustus 1945 Bukan 27 Desember 1949

Politik

Indikator: Luthfi Unggul dari Andika di Pilgub Jateng

Avatarbadge-check


					Andika vs Luthfi di Pilkada Jateng (Doc. TribunNews) Perbesar

Andika vs Luthfi di Pilkada Jateng (Doc. TribunNews)

Jakarta, Indonesiawatch.id – Jawa Tengah (Jateng) menjadi wilayah battle ground paling panas dalam Pilkada Serentak 2024. Di Jateng, dua pasangan calon bersaing merepresentasikan dua kekuatan besar: Pasangan Ahmad Luthfi – Taj Yasin Maimoen diusung oleh koalisi 9 partai yang merepresentasikan partai-partai Koalisi Indonesia Maju (KIM) Plus, dan pasangan Andika Perkasa – Hendrar Prihadi yang diusung PDI Perjuangan (PDIP).

Dalam Pilkada ini, para tokoh nasional tampak turun gunung mengkampanyekan paslon yang diusungnya. Megawati Soekarnoputri berkampanye di Semarang dan dikabarkan akan turun berkampanye di Solo untuk paslon Andika Perkasa – Hendrar Prihadi. Sementara, pasangan Ahmad Luthfi – Taj Yasin Maimoen tampak dikampanyekan oleh Presiden Prabowo Subianto melalui video dukungan dan mantan presiden Joko Widodo (Jokowi) yang berkampanye di Banyumas dan Tegal.

Hasil survei terbaru dari Indikator Politik Indonesia pada kancah Pilgub Jateng 2024 menunjukkan elektabilitas pasangan calon gubernur (cagub) dan calon wakil gubernur (cawagub) Jawa Tengah Ahmad Luthfi-Taj Yasin berada di posisi puncak dengan 47,19 persen.

Sementara itu, rivalnya pasangan Andika Perkasa-Hendrar Prihadi kalah dengan selisih tipis dengan mendapatkan 43,46 persen. Sementara, responden yang tak menjawab atau belum menentukan pilihan sebesar 9,35 persen.

Meski demikian, Peneliti Utama Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi mengatakan, pihaknya tidak bisa menentukan siapa yang unggul secara statistik karena selisih dukungan pada dua pasangan tersebut sangat ketat dan berada di bawah margin of error survei.

Menurut Burhan, jarak elektoral atau selisih elektabilitas 3,7 persen antara kedua pasangan itu tidak signifikan secara statistik karena kurang dari 2 kali margin of error survei ini. Diketahui, margin of error survei ini 2,3 persen. Meski demikian, kelompok mengambang sudah sangat terbatas, hanya sekitar 9,3% sehingga menjadi sangat berarti bagi masing-masing paslon untuk bisa saling mengungguli.

“Karena selisih keduanya dalam margin of error, kita tak punya kesimpulan konklusif yang mengatakan Pak Luthfi unggul. Secara statistik keduanya imbang. Karena selisihnya 3 persenan. Kemudian yang tak tahu mencapai 9 persen. Artinya, apapun bisa terjadi di tanggal 27 nanti,” kata Burhanuddin dalam konferensi pers “Rilis Survei Indikator” pada Minggu, 17 November 2024.

Tak hanya itu, Burhanuddin juga mengatakan Luthfi unggul tipis dalam simulasi dua nama calon gubernur Jateng. Dalam simulasi tersebut, Luthfi memiliki elektabilitas 45,04 persen. Kemudian Andika dengan 41,52 persen. Pemilih yang tak menjawab/belum tahu sebesar 13,44 persen.

Burhanuddin Muhtadi menggarisbawahi tidak ada kejutan berarti dalam survei terakhir yang dirilis Indikator. Tren elektoral kedua paslon juga tidak beranjak jauh dari sigi survei sebelumnya. “Tren peningkatan besar dukungan terhadap Andika – Hendi yang terjadi selama SeptemberOktober sepertinya terhenti di temuan survei terakhir. Namun tren dukungan Luthfi dan Taj Yasin juga terindikasi stagnan,” papar Burhan.

Survei Indikator ini digelar pada 7-13 November 2024. Populasi survei ini adalah seluruh warga Jawa Tengah yang punya hak pilih dalam pemilihan umum, yakni mereka yang sudah berumur 17 tahun atau lebih, atau sudah menikah ketika survei dilakukan.

Survei ini memiliki jumlah sampel sebanyak 3.500 orang. Sampel dipilih dengan metode simple random sampling dengan toleransi kesalahan (margin of error) survei diperkirakan ±2,3 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

[red]

Berita Terbaru

Dugaan Pembiaran Kejahatan Wilmar, Bukti Negara Abai Terhadap Hak Rakyat

16 January 2026 - 17:12 WIB

Logo perusahaan Wilmar (Sumber: infosawit.com)

Bandung Masih Terjadi Intoleransi, Mahasiswa Turun Demonstrasi

15 January 2026 - 12:27 WIB

Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Cabang Bandung bersama Persekutuan Mahasiswa Kristen (PMK) se-Kota Bandung serta Pemuda/i Kristen Kota Bandung pada hari ini melaksanakan aksi damai.

Wahai Direksi Asuransi Jiwa, Jangan Hanya Kejar Kuantitas Premi Saja

15 January 2026 - 12:11 WIB

Andreas Freddy Pieloor

Hampir 3 Tahun Pemekaran Papua, Anggota DPD RI: Belum Ada Perubahan Signifikan

10 November 2025 - 05:30 WIB

Anggota DPD RI asal Papua Barat, Lamek Dowansiba (Foto: sinpo.id)

Boyamin Saiman Apresiasi Penyidik PMJ, Temukan Ponsel Kacab BRI

23 September 2025 - 16:22 WIB

Koordinator Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Boyamin Bin Saiman mencari Riza Chalid di Malaysia (Foto: Ist.)
Populer Berita Hukum