<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Pilpres AS Archives - INDONESIAWATCH</title>
	<atom:link href="https://indonesiawatch.id/tag/pilpres-as/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://indonesiawatch.id/tag/pilpres-as/</link>
	<description>Melihat Indonesia Dalam Berita</description>
	<lastBuildDate>Thu, 07 Nov 2024 07:17:56 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://indonesiawatch.id/wp-content/uploads/2024/06/cropped-logo-IW-1-e1719970085662-32x32.png</url>
	<title>Pilpres AS Archives - INDONESIAWATCH</title>
	<link>https://indonesiawatch.id/tag/pilpres-as/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Trump Menang Pilpres, Bos BI Beberkan Dampaknya ke Ekonomi RI</title>
		<link>https://indonesiawatch.id/trump-menang-pilpres-bos-bi-beberkan-dampaknya-ke-ekonomi-ri/</link>
					<comments>https://indonesiawatch.id/trump-menang-pilpres-bos-bi-beberkan-dampaknya-ke-ekonomi-ri/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 07 Nov 2024 07:17:56 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[News Update]]></category>
		<category><![CDATA[Breaking News]]></category>
		<category><![CDATA[Donald Trump]]></category>
		<category><![CDATA[Gubernur BI]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Perry Warjiyo]]></category>
		<category><![CDATA[Pilpres AS]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://indonesiawatch.id/?p=4463</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Indonesiawatch.id – Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo membeberkan tiga dampak yang bakal dirasakan...</p>
<p>The post <a href="https://indonesiawatch.id/trump-menang-pilpres-bos-bi-beberkan-dampaknya-ke-ekonomi-ri/">Trump Menang Pilpres, Bos BI Beberkan Dampaknya ke Ekonomi RI</a> appeared first on <a href="https://indonesiawatch.id">INDONESIAWATCH</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Indonesiawatch.id</strong> – Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo membeberkan tiga dampak yang bakal dirasakan Indonesia jika Donald Trump menang dan terpilih menjadi presiden Amerika Serikat (AS).</p>
<p>Perry menyebut, BI terus memantau penurunan suku bunga termasuk <em>Fed Funds Rate</em> (FFR). Namun, pergerakan tersebut dipengaruhi ketegangan geopolitik dunia yang sangat tinggi. “Kita melihat, monitoring hari ini, perkembangan pemilu di AS yang perhitungan sementaranya Trump itu unggul dan (melihat) prediksi-prediksi dari pasar,” ujar Perry dalam keterangannya dalam Rapat Kerja dengan Komisi XI DPR RI di Jakarta Pusat, Rabu, 6 November 2024.</p>
<p>Menurutnya, BI sudah membangun sejumlah analisis dan prediksi terkait dampak langsung dan tidak langsung keterpilihan presiden baru Indonesia terhadap ekonomi domestik. “Kami juga melihat kemungkinan-kemungkinan akan menyebabkan mata uang dolar (AS) itu akan kuat. Suku bunga Amerika (FFR) itu akan tetap tinggi dan tentu saja perang dagang juga masih berlanjut,” katanya.</p>
<p>Ia menegaskan kondisi global tersebut akan berdampak ke seluruh negara. Dinamika di AS turut terasa sampai ke negara <em>emerging market</em> atau ekonomi berkembang termasuk Indonesia.</p>
<p>Perry membeber tiga dampak jika Trump terpilih menjadi Presiden AS. Pertama, adanya tekanan terhadap nilai tukar rupiah. Kedua, BI menyebut ada potensi tekanan kepada arus modal. Ketiga, Perry mengantisipasi pengaruh terhadap ketidakpastian di pasar keuangan.</p>
<p>“Ini yang harus kita respons secara hati-hati. BI terus menyampaikan komitmen menjaga stabilitas dan turut mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan (serta) bersinergi erat dengan pemerintah dan Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK),” pungkasnya.</p>
<p><strong>[red]</strong></p>
<p>The post <a href="https://indonesiawatch.id/trump-menang-pilpres-bos-bi-beberkan-dampaknya-ke-ekonomi-ri/">Trump Menang Pilpres, Bos BI Beberkan Dampaknya ke Ekonomi RI</a> appeared first on <a href="https://indonesiawatch.id">INDONESIAWATCH</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://indonesiawatch.id/trump-menang-pilpres-bos-bi-beberkan-dampaknya-ke-ekonomi-ri/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Donald Trump Menang Pemilu Amerika</title>
		<link>https://indonesiawatch.id/donald-trump-menang-pemilu-amerika/</link>
					<comments>https://indonesiawatch.id/donald-trump-menang-pemilu-amerika/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 07 Nov 2024 00:20:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Internasional]]></category>
		<category><![CDATA[News Update]]></category>
		<category><![CDATA[Breaking News]]></category>
		<category><![CDATA[Donald Trump]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Joe Biden]]></category>
		<category><![CDATA[Kamala Harris]]></category>
		<category><![CDATA[Partai Republik]]></category>
		<category><![CDATA[Pilpres AS]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://indonesiawatch.id/?p=4435</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Indonesiawatch.id – Calon presiden Amerika Serikat (AS) dari Partai Republik Donald Trump memenangkan Pemilihan...</p>
<p>The post <a href="https://indonesiawatch.id/donald-trump-menang-pemilu-amerika/">Donald Trump Menang Pemilu Amerika</a> appeared first on <a href="https://indonesiawatch.id">INDONESIAWATCH</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Indonesiawatch.id – </strong>Calon presiden Amerika Serikat (AS) dari Partai Republik Donald Trump memenangkan Pemilihan Presiden (Pilpres) AS 2024. Mantan Presiden AS itu mengalahkan Wakil Presiden (Wapres) Kamala Harris dari Partai Demokrat dalam kompetisi Pilpres yang berlangsung ketat.</p>
<p>Trump keluar sebagai pemenang Pilpres AS setelah berhasil meraih suara popular terbanyak sekaligus meraup suara elektoral lebih dari ambang batas minimal yang ditetapkan pada Rabu, 6 November 2024.</p>
<p>Berdasarkan versi penghitungan cepat <em>The New York Times</em>, Trump meraup 70.700.924 suara popular sementara lawannya Kamala Harris, hanya meraup 65.846.569 suara. Dari suara elektoral, Trump meraih 277 suara dari total 538 suara elektoral. Sementara itu, Harris meraih 224 suara elektoral.</p>
<p>Dalam sistem pilpres AS, capres yang memenangkan 270 atau lebih suara elektoral keluar sebagai pemenang. Dengan sistem ini, seorang calon presiden bisa menang pilpres meski kalah suara popular (<em>popular vote</em>).</p>
<p>Dengan perolehan itu, Trump menggenggam suara mayoritas yang diperlukan untuk menjadi pemimpin Amerika pertama yang memenangi masa jabatan tidak berturut-turut sejak 1890-an.</p>
<p>Harris yang masuk dalam bursa pencalonan setelah Presiden Joe Biden mundur pada Juli 2024, berupaya menjadi wanita pertama yang terpilih menjadi presiden Amerika.</p>
<p>Trump mengklaim kemenangan pada Rabu pagi (6/11) sambil mengucapkan terima kasih kepada para pendukungnya pada acara di Florida. “Ini adalah gerakan yang belum pernah dilihat sebelumnya, dan sejujurnya, saya yakin ini adalah gerakan politik terbesar sepanjang masa,” kata Trump dilansir dari <strong><em>VOA</em></strong>.</p>
<p>Dirinya berjanji kembali mewujudkan “Amerika yang kuat, aman, dan sejahtera” dengan menggaungkan slogan “<em>Make America Great Again</em>”.</p>
<p>Dalam sistem pemilu AS, di mana pemilihan presiden dihitung berdasarkan serangkaian pemilihan negara bagian, baik Harris maupun Trump dengan cepat dinyatakan sebagai pemenang di negara-negara bagian setelah pemungutan suara ditutup pada Selasa (5/11).</p>
<p>Sementara itu, tujuh negara bagian “medan pertempuran” menjadi penentu dan penyeimbang kemenangan. Pada akhirnya, kemenangan Trump di Pennsylvania, Georgia, North Carolina, dan Wisconsin yang memberinya keuntungan.</p>
<p>Trump menjabat Presiden AS pada 2017-2021 gagal mempertahankan jabatannya setelah kalah dari Joe Biden dalam pemilu 2020. Trump secara ambisisu menyatakan dia telah memenangkan Pemilu 2020. Sikap Trump yang protes dan menyangkal hasil pemilu itu turut memicu serangan terhadap gedung Capitol AS pada 6 Januari 2021 oleh massa pendukungnya yang mengganggu penghitungan resmi hasil pemilu 2020.</p>
<p>Trump dijadwalkan akan dilantik sebagai Presiden AS untuk masa jabatan baru pada 20 Januari 2025.</p>
<p><strong>[red]</strong></p>
<p>The post <a href="https://indonesiawatch.id/donald-trump-menang-pemilu-amerika/">Donald Trump Menang Pemilu Amerika</a> appeared first on <a href="https://indonesiawatch.id">INDONESIAWATCH</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://indonesiawatch.id/donald-trump-menang-pemilu-amerika/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pilpres AS Makin Panas! Elektabilitas Trump dan Harris Terpaut 0,9 Persen</title>
		<link>https://indonesiawatch.id/pilpres-as-makin-panas-elektabilitas-trump-dan-harris-terpaut-09-persen/</link>
					<comments>https://indonesiawatch.id/pilpres-as-makin-panas-elektabilitas-trump-dan-harris-terpaut-09-persen/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 05 Nov 2024 00:54:35 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Internasional]]></category>
		<category><![CDATA[News Update]]></category>
		<category><![CDATA[Breaking News]]></category>
		<category><![CDATA[Demokrat]]></category>
		<category><![CDATA[Donald Trump]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Kamala Harris]]></category>
		<category><![CDATA[Pilpres AS]]></category>
		<category><![CDATA[Raymond La Raja]]></category>
		<category><![CDATA[Republik]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://indonesiawatch.id/?p=4341</guid>

					<description><![CDATA[<p>Washington D.C, Indonesiawatch.id &#8211; Dua kandidat presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump dan Kamala Harris...</p>
<p>The post <a href="https://indonesiawatch.id/pilpres-as-makin-panas-elektabilitas-trump-dan-harris-terpaut-09-persen/">Pilpres AS Makin Panas! Elektabilitas Trump dan Harris Terpaut 0,9 Persen</a> appeared first on <a href="https://indonesiawatch.id">INDONESIAWATCH</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>W</strong><strong>ashington D.C, Indonesiawatch.id</strong> &#8211; Dua kandidat presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump dan Kamala Harris masih bersaing ketat menjelang Pemilihan Presiden (Pilpres) AS yang akan digelar pada Selasa, 5 November 2024. Bahkan, elektabilitas Trump dan Harris hanya terpaut tipis 0,9 persen.</p>
<p>Berdasarkan data survei terkini yang dihimpun <em>FiveThirtyEight</em>, Harris sedikit unggul dari Trump dengan elektabilitas 47,9 persen per Minggu (3/11). Trump membuntuti dengan elektabilitas 47 persen.</p>
<p>Persentase tersebut adalah elektabilitas umum secara nasional yang dihimpun dari lembaga-lembaga survei kredibel di AS. Sebagai catatan, AS tidak menggunakan persentase suara secara nasional untuk menentukan pemenang pilpres.</p>
<p>AS menganut sistem <em>electoral college</em> yang menentukan pemenang melalui banyaknya <em>electoral votes</em> (dewan elektoral) yang dimenangkan. Jumlah dewan elektoral di setiap negara bagian di AS berbeda-beda tergantung populasi.</p>
<p>Diketahui, terdapat 538 dewan elektoral di 50 negara bagian AS. Kandidat presiden perlu mengamankan setidaknya 50+1 suara atau 270 dewan elektoral untuk memenangkan pemilihan.</p>
<p>Ketatnya elektabilitas Trump dan Harris membuat Pilpres AS 2024 akan ditentukan oleh suara dari negara bagian mengambang (<em>swing states</em>). Negara bagian mengambang adalah daerah dengan mayoritas pemilih yang tidak didominasi oleh Partai Demokrat ataupun Republikan.</p>
<p>Terdapat tujuh negara bagian yang disebut sebagai negara bagian mengambang di AS, yakni Pennsylvania, Georgia, North Caroina, Michigan, Arizona, Wisconsin, dan Nevada. Ketujuh negara bagian tersebut memiliki total 93 dewan elektoral yang diperebutkan.</p>
<p>Sementara itu, 43 negara bagian lain diketahui menjadi basis suara Demokrat dan Republikan dan diperkirakan menghasilkan suara yang tidak berbeda jauh dari hasil survei.</p>
<p>Profesor ilmu politik di University of Massachusetts Amherst, Raymond La Raja menilai suara negara bagian Pennsylvania akan krusial untuk menentukan hasil Pilpres AS 2024.</p>
<p>Trump diperkirakan dapat memenuhi ambang batas 270 suara dewan elektoral jika berhasil memenangkan suara Pennsylvania. Negara bagian ini tercatat memiiki 19 dewan elektoral.</p>
<p>Di sisi lain, Harris harus menembus “tembok biru” untuk mencapai ambang batas menang pemilu. &#8220;Tembok biru&#8221; yang dimaksud adalah tiga negara bagian yang menjadi basis suara capres Demokrat hingga Pilpres AS 2016 yakni Pennsylvania, Michigan, dan Wisconsin.</p>
<p>“Jika Harris ingin menang tipis, dia harus mengamankan apa yang kita sebut sebagai tembok biru, Pennsylvania dan Wisconsin,” kata Raymond La Raja dikutip <strong><em>Al Jazeera</em></strong>.</p>
<p>Ketiga negara bagian &#8220;tembok biru&#8221; masih menjadi arena persaingan ketat antara Harris dan Trump jelang pemilihan. Berdasarkan survei terkini, Trump unggul tipis 0,7 poin di Pennsylvania, sedangkan Harris unggul tipis 0,6 poin di Wisconsin dan 0,8 poin di Michigan.</p>
<p><strong>[red]</strong></p>
<p>The post <a href="https://indonesiawatch.id/pilpres-as-makin-panas-elektabilitas-trump-dan-harris-terpaut-09-persen/">Pilpres AS Makin Panas! Elektabilitas Trump dan Harris Terpaut 0,9 Persen</a> appeared first on <a href="https://indonesiawatch.id">INDONESIAWATCH</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://indonesiawatch.id/pilpres-as-makin-panas-elektabilitas-trump-dan-harris-terpaut-09-persen/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kamala Harris Ungguli Trump dalam Polling Capres Terbaru</title>
		<link>https://indonesiawatch.id/kamala-harris-ungguli-trump-dalam-polling-capres-terbaru/</link>
					<comments>https://indonesiawatch.id/kamala-harris-ungguli-trump-dalam-polling-capres-terbaru/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 01 Sep 2024 04:10:50 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Internasional]]></category>
		<category><![CDATA[News Update]]></category>
		<category><![CDATA[Breaking News]]></category>
		<category><![CDATA[Demokrat]]></category>
		<category><![CDATA[Donald Trump]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Kamala Harris]]></category>
		<category><![CDATA[Pilpres AS]]></category>
		<category><![CDATA[Republik]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://indonesiawatch.id/?p=3310</guid>

					<description><![CDATA[<p>Washington DC, Indonesiawatch.id – Wakil Presiden Amerika Serikat (AS) Kamala Harris, yang maju sebagai calon...</p>
<p>The post <a href="https://indonesiawatch.id/kamala-harris-ungguli-trump-dalam-polling-capres-terbaru/">Kamala Harris Ungguli Trump dalam Polling Capres Terbaru</a> appeared first on <a href="https://indonesiawatch.id">INDONESIAWATCH</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Washington DC, Indonesiawatch.id</strong> – Wakil Presiden Amerika Serikat (AS) Kamala Harris, yang maju sebagai calon presiden (capres) Partai Demokrat mengungguli Donald Trump, mantan presiden sekaligus capres dari Partai Republik dalam polling pilpres terbaru.</p>
<p>Kamala Harris memimpin empat poin, suara di atas Trump yang menunjukkan antusiasme baru di kalangan pemilih AS. <strong><em>Reuters</em></strong> mengabarkan, hasil jajak pendapat <em>Reuters</em>/Ipsos yang dirilis 29 Agustus 2024 menunjukkan Harris unggul dengan 45% suara melawan Trump yang hanya meraih 41% suara. Hasil ini semakin mengguncang persaingan menjelang Pilpres AS pada 5 November mendatang.</p>
<p>Keunggulan empat poin di kalangan pemilih terdaftar itu lebih besar dibandingkan keunggulan satu poin yang diraih Harris atas Trump dalam jajak pendapat <em>Reuters</em>/Ipsos pada akhir Juli. Jajak pendapat terbaru menunjukkan Harris memperoleh dukungan besar dari kalangan perempuan dan warga Hispanik di AS.</p>
<p>Menurut jajak pendapat <em>Reuters</em>/Ipsos, Harris unggul atas Trump dengan perolehan 49% suara berbanding 36% suara –atau selisih 13 poin persentase— baik di kalangan pemilih perempuan maupun pemilih Hispanik.</p>
<p>Dari empat jajak pendapat yang digelar <em>Reuters</em>/Ipsos pada Juli lalu, Harris unggul 9 poin di kalangan pemilih perempuan dan unggul 6 poin di kalangan pemilih Hispanik di AS.</p>
<p>Sementara, Trump memimpin di antara pemilih berkulit putih dan pemilih laki-laki, dengan <em>margin of error</em> yang sama seperti jajak pendapat pada Juli lalu. Namun, keunggulan Trump atas Harris di kalangan pemilih tanpa gelar sarjana menyusut menjadi 7 poin, turun dari sebelumnya 14 poin pada Juli lalu.</p>
<p>Para responden memilih Trump sebagai sosok yang memiliki pendekatan yang lebih baik untuk mengelola ekonomi AS, 45% berbanding 36%, <em>margin</em> yang lebih lebar dari yang diraih Trump dalam jajak pendapat <em>Reuters</em>/Ipsos lainnya pekan ini.</p>
<p>Sebaliknya, Harris memiliki keunggulan 47% berbanding 31% dalam kebijakan aborsi. Isu ini menonjol bagi Demokrat setelah Mahkamah Agung AS yang konservatif pada 2022 mencabut hak nasional perempuan untuk melakukan aborsi.</p>
<p>Hasil jajak pendapat terbaru itu menggambarkan betapa terguncangnya pilpres AS selama musim panas. Presiden Joe Biden mundur dari pencalonan pada 21 Juli usai penampilannya yang buruk dalam debat melawan Trump. Hal ini memicu seruan luas dari kalangan Partai Demokrat agar ia membatalkan pencapresan.</p>
<p>“Kami melihat dalam jajak pendapat ini bahwa orang-orang lebih termotivasi tentang masa depan daripada masa lalu,” kata pendiri She the People, Aimee Allison, seperti dikutip <strong><em>Reuters</em></strong>.</p>
<p>“Mereka melihat Kamala Harris sebagai masa depan, dan Partai Republik melihat pemilihan ini hanya tentang Trump. Para pemilih lebih cenderung terlibat ketika diberi pilihan untuk lebih dari sekadar mengalahkan Trump,” ia menambahkan.</p>
<p>Sejak menjadi capres dari Partai Demokrat bulan lalu, popularitas Harris dalam sejumlah jajak pendapat menanjak. Ia juga berhasil mengumpulkan ratusan juta dolar sumbangan kampanye, dan menyampaikan serangkaian pidato kampanye yang solid.</p>
<p>Harris mengungguli Trump dengan selisih 45% berbanding 41% dalam jajak pendapat terbaru yang diterbitkan <em>Reuters</em>/Ipsos yang menggambarkan wakil presiden tersebut memicu antusiasme baru di kalangan pemilih AS.</p>
<p><strong>[red]</strong></p>
<p>The post <a href="https://indonesiawatch.id/kamala-harris-ungguli-trump-dalam-polling-capres-terbaru/">Kamala Harris Ungguli Trump dalam Polling Capres Terbaru</a> appeared first on <a href="https://indonesiawatch.id">INDONESIAWATCH</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://indonesiawatch.id/kamala-harris-ungguli-trump-dalam-polling-capres-terbaru/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Biden Mundur, Kamala jadi Lawan Sepadan Trump?</title>
		<link>https://indonesiawatch.id/biden-mundur-kamala-jadi-lawan-sepadan-trump/</link>
					<comments>https://indonesiawatch.id/biden-mundur-kamala-jadi-lawan-sepadan-trump/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 22 Jul 2024 15:02:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Internasional]]></category>
		<category><![CDATA[News Update]]></category>
		<category><![CDATA[Breaking News]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Joe Biden]]></category>
		<category><![CDATA[Kamala Haris]]></category>
		<category><![CDATA[Pilpres AS]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://indonesiawatch.id/?p=2299</guid>

					<description><![CDATA[<p>Washington D.C, Indonesiawatch.id – Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden memutuskan mundur sebagai calon presiden...</p>
<p>The post <a href="https://indonesiawatch.id/biden-mundur-kamala-jadi-lawan-sepadan-trump/">Biden Mundur, Kamala jadi Lawan Sepadan Trump?</a> appeared first on <a href="https://indonesiawatch.id">INDONESIAWATCH</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Washington D.C, Indonesiawatch.id</strong> – Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden memutuskan mundur sebagai calon presiden (capres) dari Partai Demokrat AS berselang empat bulan sebelum Pemilu AS. Keputusan krusial itu diambil Biden usai meningkatnya tekanan dari sekutunya di Partai Demokrat usai penampilannya yang di bawah performa pada sesi debat capres pada 27 Juni 2024.</p>
<p>Presiden berusia 81 tahun itu dinilai banyak diam, kerap memberikan jawaban yang tidak masuk akal, serta tidak mengumbar dan menyoal kebohongan yang disampaikan rival politiknya, Donald Trump. Sisa masa jabatan Biden sendiri akan berakhir pada 30 Januari 2025.</p>
<p>“Merupakan kehormatan terbesar dalam hidup saya untuk melayani (warga AS) sebagai presiden. Dan meskipun sudah menjadi niat saya untuk kembali mencalonkan diri, saya percaya bahwa (pengunduran diri ini) merupakan kepentingan terbaik bagi partai saya dan negara,” tulis Biden dalam surat yang diunggah ke akun <em>X</em>-nya.</p>
<p>Para pemimpin Partai Demokrat telah menunjuk Wakil Presiden AS saat ini Kamala Harris untuk menggantikan Biden melawan Donald Trump dalam kancah pemilihan presiden 2024. Harris, yang berusia 59 tahun, adalah wanita kulit hitam, dan keturunan Asia Selatan pertama yang menjabat sebagai wakil presiden AS.</p>
<p>Pengumuman pergantian tersebut merupakan kejutan terbaru dalam kampanye menuju Gedung Putih. Menariknya, pengumuman penarikan diri Biden dari kontestasi Pilpres AS hanya berselang beberapa hari setelah percobaan pembunuhan terhadap Trump saat berkampanye di Pennsylvania.</p>
<p><em><strong>VOA</strong></em> mengabarkan belum pernah ada capres dari sebuah partai yang mundur dari kontestasi Pilpres di waktu yang berdekatan dengan hari pemilu. Contoh terdekat adalah Presiden Lyndon Baines Johnson (LBJ)—yang dikecam karena Perang Vietnam—mengumumkan pada Maret 1968 bahwa ia tidak akan bertarung untuk masa jabatan berikutnya.</p>
<p>Partai Demokrat kini harus segera berusaha mencapai kesatuan pendapat dalam proses pencalonan presiden baru dalam hitungan pekan dan dalam waktu sangat singkat guna meyakinkan para pemilih bahwa calon itu memiliki kapabilitas untuk menjadi presiden dan mengalahkan Trump. Di sisi lain, Trump harus mengalihkan fokusnya ke lawan baru setelah bertahun-tahun memusatkan perhatiannya pada Biden.</p>
<p>Kamala Harris, yang berusia 59 tahun, tampaknya menjadi suksesor alami karena menjadi satu-satunya kandidat yang dapat secara langsung memanfaatkan pundi-pundi dana kampanye Biden, sesuai dengan peraturan keuangan kampanye federal. Konvensi Nasional Partai Demokrat sendiri dijadwalkan berlangsung pada 19-22 Agustus mendatang di Chicago, AS.</p>
<p>Kamala Harris diperkirakan akan melanjutkan kebijakan luar negeri yang diambil Biden, termasuk dalam isu-isu penting seperti Ukraina, Cina, dan Iran. Ia juga diperkirakan akan mengambil sikap yang lebih tegas terhadap Israel terkait konflik di Gaza.</p>
<p>Menurut para analis politik, dalam berbagai prioritas global, kepemimpinan Harris akan menampilkan gaya pemerintahan Biden jilid dua. “Dia mungkin lebih enerjik, tetapi satu hal yang tidak bisa Anda harapkan adalah perubahan signifikan dalam substansi kebijakan luar negeri Biden,” kata mantan negosiator Timur Tengah untuk pemerintahan Demokrat dan Republik Aaron David Miller, dilansir <em><strong>VOA</strong></em>.</p>
<p>Harris mengisyaratkan bahwa akan tetap setia pada Pakta Pertahanan Atlantik Utara atau NATO (North Atlantic Treaty Organization), mengikuti jejak Biden, dan akan terus mendukung Ukraina dalam melawan Rusia. Kebijakan itu bertentangan dengan janji mantan Presiden Trump yang ingin merombak hubungan AS dengan aliansi tersebut serta menimbulkan keraguan mengenai kelanjutan pasokan senjata dari Washington ke Kyiv.</p>
<p>Tak kalah penting, Harris juga diperkirakan akan bersikap tegas terhadap Iran—musuh utama Israel di kawasan—di mana kemajuan program nuklirnya baru-baru ini menuai kecaman dari AS.</p>
<p>Mantan wakil pejabat intelijen nasional AS untuk Timur Tengah, Jonathan Panikoff, menyatakan bahwa meningkatnya ancaman terkait “persenjataan” dari program nuklir Iran bisa menjadi tantangan besar bagi pemerintahan Harris, terutama jika Teheran memilih untuk menguji kepemimpinan baru AS tersebut.</p>
<p>Usai serangkaian upaya yang gagal, Biden tidak menunjukkan minat untuk melanjutkan negosiasi perjanjian nuklir internasional 2015 dengan Teheran, yang diwarisi Trump. Sebagai presiden, Harris kemungkinan besar tidak akan membuat gebrakan besar kecuali ada tanda-tanda serius bahwa Iran siap memberikan konsesi.</p>
<p>“Ada banyak alasan untuk percaya bahwa presiden berikutnya harus berurusan dengan Iran. Ini pasti akan menjadi salah satu masalah terbesar,” ujar Panikoff yang kini bekerja di lembaga kajian Atlantic Council di Washington.</p>
<p><strong>[red]</strong></p>
<p>The post <a href="https://indonesiawatch.id/biden-mundur-kamala-jadi-lawan-sepadan-trump/">Biden Mundur, Kamala jadi Lawan Sepadan Trump?</a> appeared first on <a href="https://indonesiawatch.id">INDONESIAWATCH</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://indonesiawatch.id/biden-mundur-kamala-jadi-lawan-sepadan-trump/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/


Served from: indonesiawatch.id @ 2026-04-14 15:35:16 by W3 Total Cache
-->