Menu

Dark Mode
RUPSLB Bank Mandiri & Anak Riza Chalid Telat Mendapat Kabar Bencana Sumatera, Prabowo Perlu Radical Break Ada Apa dengan Rencana RUPSLB Bank Mandiri Bayang Kekuasaan yang Tak Kunjung Usai Pemko Tangerang Diduga Diskriminasi Sekolah PAUD yang Raih Prestasi Nasional Hampir 3 Tahun Pemekaran Papua, Anggota DPD RI: Belum Ada Perubahan Signifikan

Sains & Edukasi

Teuku Farhan, Praktisi IT Asal Aceh Beberkan Kiat Lindungi Anak dari Bahaya Gawai

Avatarbadge-check


					Praktisi IT Teuku Farhan (Istimewa) Perbesar

Praktisi IT Teuku Farhan (Istimewa)

Jakarta, Indonesiawatch.id – MINA Training Center menggelar Pelatihan Digital Parenting virtual bertemakan “Cara Melindungi Keluarga Kita di Dunia Digital” pada Minggu, 8 September 2024. Pelatihan tersebut diadakan untuk memberikan wawasan kepada para orang tua tentang pentingnya menjaga keamanan anak-anak di era digital.

Pelatihan tersebut dipandu oleh pakar dan konsultan IT Teuku Farhan. Farhan yang juga menjabat Founder & Chairman Masyarakat Informasi dan Teknologi (MIT) ini memaparkan berbagai cara untuk menginstal serta mengatur penyaringan konten bagi keluarga.

Dalam pemaparan materinya, Teuku Farhan menekankan bahwa orang tua memiliki peran penting dalam melindungi anak-anak dari konten berbahaya yang dapat diakses dengan mudah di internet di gadget atau smartphone.

“Di era digital ini, keamanan online menjadi prioritas utama. Sebagai orang tua, kita harus proaktif dalam memantau aktivitas digital anak-anak,” ujar Teuku Farhan dalam keterangan yang diterima Indonesiawatch.id.

Ia juga menjelaskan langkah-langkah teknis untuk mengatur filter konten secara efektif, serta pentingnya memahami situs-situs yang berisiko. Selain itu, pelatihan tersebut juga membahas berbagai tips keamanan online yang dapat diterapkan oleh keluarga untuk menciptakan lingkungan digital yang lebih aman.

Dalam kesempatan tersebut, Teuku Farhan juga memberikan panduan praktis dalam memilih aplikasi dan platform yang memiliki fitur keamanan keluarga.

Beberapa aplikasi penyaringan konten berbahaya di gadget keluarga, antara lain Google Family Link, KahfGuard, dan NextDNS. Masing-masing aplikasi memiliki fitur unggulan yang berbeda, seperti kontrol waktu layar, blokir konten khusus, dan pemantauan aktivitas.

“Orang tua perlu memilih aplikasi yang sesuai dengan kebutuhan dan usia anak,” kata Farhan. Ia juga menekankan pentingnya berkomunikasi dengan anak dan memprioritaskan keamanan digital dan bagaimana menggunakan internet secara bijak.

Dengan menggunakan aplikasi penyaringan konten, orang tua dapat memberikan lingkungan digital yang aman dan sehat bagi anak-anak mereka. Hal ini memungkinkan anak-anak untuk menjelajahi dunia maya dengan aman dan bertanggung jawab.

Teuku Farhan telah menorehkan prestasi gemilang di dunia teknologi informasi. Selain menjalankan bisnis konsultasi IT-nya, Teuku Farhan juga menjabat sebagai Chairman MIT Foundation, sebuah organisasi yang fokus pada pengembangan teknologi dan informasi di Aceh.

Pelatihan ini merupakan bagian dari inisiatif MINA Training Center, salah satu layanan dari Kantor Berita MINA, untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya digital parenting di kalangan masyarakat Indonesia dan sebagai bentuk dukungan terhadap upaya melindungi generasi muda.

[red]

Berita Terbaru

Prodi Gizi UPN Jakarta Gelar Penyuluhan Cegah Anemia pada Remaja

30 September 2025 - 10:43 WIB

Tim Pengabdian Prodi Gizi Fikes UPN Jakarta

Prodi Gizi UPN Jakarta Gelar Penyuluhan Lawan Diabetes & Pelatihan Pemanfaatan Pangan

30 September 2025 - 09:32 WIB

Pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat oleh tim UPN Jakarta.

Boyamin Saiman Apresiasi Penyidik PMJ, Temukan Ponsel Kacab BRI

23 September 2025 - 16:22 WIB

Koordinator Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Boyamin Bin Saiman mencari Riza Chalid di Malaysia (Foto: Ist.)

Dilema Bayangan Jokowi yang Masih Membekas di Pemerintahan

30 August 2025 - 11:45 WIB

Sekolah Rakyat Program Bercita Rasa Reformasi

25 August 2025 - 09:44 WIB

Ilustrasi Sekolah.
Populer Berita Opini