Menu

Dark Mode
Klarifikasi Berita RKAB 2026, APNI Bantah Pemangkasan Kuota Picu Tiga Smelter Kolaps Larangan Dagang Daging Babi di Medan, GAMKI: Walikota Jangan Diskriminatif Beda Nyali & Komitmen Komisi III DPR Mengusut PT Hasana dan Wilmar Grup Sudah Saatnya Mengganti Menteri Kesehatan Perayaan Imlek 2026 di Kota Depok Berjalan Aman, Kapolres Turun Langsung Lawan Praktik Serakahnomics di Program MBG Melalui Koperasi Desa Merah Putih

Sains & Edukasi

Teuku Farhan, Praktisi IT Asal Aceh Beberkan Kiat Lindungi Anak dari Bahaya Gawai

Avatarbadge-check


					Praktisi IT Teuku Farhan (Istimewa) Perbesar

Praktisi IT Teuku Farhan (Istimewa)

Jakarta, Indonesiawatch.id – MINA Training Center menggelar Pelatihan Digital Parenting virtual bertemakan “Cara Melindungi Keluarga Kita di Dunia Digital” pada Minggu, 8 September 2024. Pelatihan tersebut diadakan untuk memberikan wawasan kepada para orang tua tentang pentingnya menjaga keamanan anak-anak di era digital.

Pelatihan tersebut dipandu oleh pakar dan konsultan IT Teuku Farhan. Farhan yang juga menjabat Founder & Chairman Masyarakat Informasi dan Teknologi (MIT) ini memaparkan berbagai cara untuk menginstal serta mengatur penyaringan konten bagi keluarga.

Dalam pemaparan materinya, Teuku Farhan menekankan bahwa orang tua memiliki peran penting dalam melindungi anak-anak dari konten berbahaya yang dapat diakses dengan mudah di internet di gadget atau smartphone.

“Di era digital ini, keamanan online menjadi prioritas utama. Sebagai orang tua, kita harus proaktif dalam memantau aktivitas digital anak-anak,” ujar Teuku Farhan dalam keterangan yang diterima Indonesiawatch.id.

Ia juga menjelaskan langkah-langkah teknis untuk mengatur filter konten secara efektif, serta pentingnya memahami situs-situs yang berisiko. Selain itu, pelatihan tersebut juga membahas berbagai tips keamanan online yang dapat diterapkan oleh keluarga untuk menciptakan lingkungan digital yang lebih aman.

Dalam kesempatan tersebut, Teuku Farhan juga memberikan panduan praktis dalam memilih aplikasi dan platform yang memiliki fitur keamanan keluarga.

Beberapa aplikasi penyaringan konten berbahaya di gadget keluarga, antara lain Google Family Link, KahfGuard, dan NextDNS. Masing-masing aplikasi memiliki fitur unggulan yang berbeda, seperti kontrol waktu layar, blokir konten khusus, dan pemantauan aktivitas.

“Orang tua perlu memilih aplikasi yang sesuai dengan kebutuhan dan usia anak,” kata Farhan. Ia juga menekankan pentingnya berkomunikasi dengan anak dan memprioritaskan keamanan digital dan bagaimana menggunakan internet secara bijak.

Dengan menggunakan aplikasi penyaringan konten, orang tua dapat memberikan lingkungan digital yang aman dan sehat bagi anak-anak mereka. Hal ini memungkinkan anak-anak untuk menjelajahi dunia maya dengan aman dan bertanggung jawab.

Teuku Farhan telah menorehkan prestasi gemilang di dunia teknologi informasi. Selain menjalankan bisnis konsultasi IT-nya, Teuku Farhan juga menjabat sebagai Chairman MIT Foundation, sebuah organisasi yang fokus pada pengembangan teknologi dan informasi di Aceh.

Pelatihan ini merupakan bagian dari inisiatif MINA Training Center, salah satu layanan dari Kantor Berita MINA, untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya digital parenting di kalangan masyarakat Indonesia dan sebagai bentuk dukungan terhadap upaya melindungi generasi muda.

[red]

Berita Terbaru

Perayaan Imlek 2026 di Kota Depok Berjalan Aman, Kapolres Turun Langsung

18 February 2026 - 02:45 WIB

Kapolres Metro Depok Kombes Pol Abdul Waras (tengah) dan jajaran bersama pengurus Kong Miao Genta Kebajikan Pancoran Mas. (Sumber: Diskominfo Depok)

OJK Soroti Maraknya Fraud Pencairan Klaim Asuransi Jiwa, Pelakunya Terorganisir

20 January 2026 - 05:45 WIB

Ilustrasi Gedung OJK.

Dugaan Pembiaran Kejahatan Wilmar, Bukti Negara Abai Terhadap Hak Rakyat

16 January 2026 - 17:12 WIB

Logo perusahaan Wilmar (Sumber: infosawit.com)

Bandung Masih Terjadi Intoleransi, Mahasiswa Turun Demonstrasi

15 January 2026 - 12:27 WIB

Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Cabang Bandung bersama Persekutuan Mahasiswa Kristen (PMK) se-Kota Bandung serta Pemuda/i Kristen Kota Bandung pada hari ini melaksanakan aksi damai.

Wahai Direksi Asuransi Jiwa, Jangan Hanya Kejar Kuantitas Premi Saja

15 January 2026 - 12:11 WIB

Andreas Freddy Pieloor
Populer Berita Ekonomi