Menu

Dark Mode
Mayapada Suguhkan PET-CT dan SPECT-CT untuk Akurasi Diagnosis dan Deteksi Kanker Praktisi Hukum Ini Desak Presiden Prabowo Nonaktifkan Dirut KAI atas Peristiwa Duka Bekasi Timur Tagar, Kekuasaan, dan Defisit Mendengar Aktor Pelaku Kasus Andrie Yunus tidak Terungkap, Kepercayaan Publik pada Prabowo Bisa Turun PBH AAI Jakarta Timur Kecam Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus Komisi I DPR Dukung Pemberlakuan PP Tunas untuk Perlindungan Anak

Energi

Blok Rokan Kalahkan Produksi Minyak Pertamina di 11 Negara, Pengamat: Mungkin Belum Menghasilkan

Avatarbadge-check


					Salah satu lapangan minyak yang dikelola Pertamina (Foto: Pertamina Hulu Energi). Perbesar

Salah satu lapangan minyak yang dikelola Pertamina (Foto: Pertamina Hulu Energi).

Jakarta, Indonesiawatch.id – PT Pertamina (persero) gencar melakukan akuisisi dan merger aset lapangan migas di luar negeri selama beberapa tahun terakhir. Menurut Corporate Secretary PT Pertamina Hulu Energi (PHE), Arya Dwi Paramita, Pertamina punya aset lapangan migas di 11 negara.

Jumlah produksinya sebesar 156 ribu Barrel of Oil Per Day (BOPD). Toh, lapangan migas di 11 negara itu tak mampu mengalahkan produksi 1 blok Rokan yaitu sebanyak 157 ribu BOPD.

Menurut Direktur Eksekutif ReforMiner Institute, Komaidi Notonegoro ekspansi Pertamina ke luar negeri adalah bagian dari pengembangan usaha.

“Kalau perusahaan minyak yang growing, cari tempat lain. Domestic jalan, luar negeri juga jalan. Artinya yang perusahaan multinasional, tidak hanya menggarap di negaranya, tetapi punya di negara-negara lain,” ujarnya kepada Indonesiawatch.id, (28/07).

Komaidi mengatakan, produksinya yang lebih sedikit bisa saja karena ada lapangan-lapangan migas di luar negeri yang belum menghasilkan. “Atau memang yang lebih besar di domestik. Variabel penentunya banyak,” ujarnya.

Komaidi enggan memberikan penilaian tentang efektif dan efisiennya Pertamina menggarap lapangan migas di luar negeri. “Harus dilihat lagi biaya investasi dan biaya operasional. Yang di Rokan berapa, di luar negeri berapa. Jadi bisa dilihat lebih utuh,” ujarnya.

Ketika mengambil alih Blok Rokan sendiri, katanya, Pertamina juga harus merogoh kocek yang tidak sedikit. ” Yang masuk ke kas negara,” katanya.
[red]

Berita Terbaru

Praktisi Hukum Ini Desak Presiden Prabowo Nonaktifkan Dirut KAI atas Peristiwa Duka Bekasi Timur

5 May 2026 - 07:04 WIB

Kecelakaan KRL Commuterline dan KA Argo Bromo Anggrek. Sumber: ANTARA FOTO/Galih Pradipta

PBH AAI Jakarta Timur Kecam Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus

15 March 2026 - 13:44 WIB

AKtivis KontraS, Andrie Yunus (Sumber: Kompas.id)

Komisi I DPR Dukung Pemberlakuan PP Tunas untuk Perlindungan Anak

11 March 2026 - 21:19 WIB

Perayaan Imlek 2026 di Kota Depok Berjalan Aman, Kapolres Turun Langsung

18 February 2026 - 02:45 WIB

Kapolres Metro Depok Kombes Pol Abdul Waras (tengah) dan jajaran bersama pengurus Kong Miao Genta Kebajikan Pancoran Mas. (Sumber: Diskominfo Depok)

OJK Soroti Maraknya Fraud Pencairan Klaim Asuransi Jiwa, Pelakunya Terorganisir

20 January 2026 - 05:45 WIB

Ilustrasi Gedung OJK.
Populer Berita Ekonomi