Menu ✖

Dark Mode
Perkara Isi Ulang Gas Portable, Gabriel Sihombing Divonis 6 Bulan Penjara Dosen UPN Veteran Jakarta Latih Petani Depok Olah Rambut Jagung Jadi Kombucha MSI Desak Polda Sumsel Ungkap 20 Perusahaan yang Terindikasi Terlibat Karhutla Asosiasi Driver Online Pertanyakan Perlindungan Pengemudi di Balik Kepastian Kemitraan Penasehat Khusus Presiden Sempat Datangi Sidang Gabriel, Minta Hakim Pertimbangkan Kemanusiaan Talkshow “Ada Apa dengan Negeriku” Soroti Kasus Ijazah dan Skandal Jiwasraya

Ekonomi

Praktisi: Sayangkan Belum ada Program Holding PTPN 3 Untuk Mengurangi Impor Gula

Avatarbadge-check


					Praktisi: Sayangkan Belum ada Program Holding PTPN 3 Untuk Mengurangi Impor Gula Perbesar

Jakarta, Indonesiawatch.id – Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) melakukan integrasi bisnis tebu antara on farm dan off farm. Integrasi ini diklaim bisa menjaga keseimbangan Plant Cane dan Ratoon.

Menurut Direktur Utama Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero), M. Abdul Ghani, Integrasi antara on farm dan off farm memberikan beberapa keunggulan. Seperti standarisasi yang lebih baik dalam pengelolaan on farm baik secara teknis maupun non-teknis.

“Efisiensi biaya on farm yang lebih tinggi dengan skala pengerjaan yang tepat, peningkatan efisiensi rantai pasok dengan penjadwalan tebang, muat, angkut (TMA) yang diselaraskan, serta pemanfaatan nilai tambah produk samping secara menyeluruh,” kata Ghani dalam rilisnya, (09/08).

Riza Mutiara pendiri pabrik oleochemical pertama di Indonesia mengatakan bahwa program tersebut hanya sampai pada produk gula konsumsi yang dijual di warung-warung. “Hanya sampai di gula kosumsi yang di jual di warung-warung dan kebutuhan rumah tangga,” katanya kepada Indonesiawatch.id, (10/08).

Artinya, kata Riza, Holding PTPN III belum memiliki program untuk meningkatkan gula kosumsi menjadi ICUMSA 45. “Atau gula rafinasi untuk kebutuhan industri, sangat disayangkan” katanya.

Karena itu, ujar Riza, ini sama saja kita tetap membiarkan impor gula yang menyentuh 6 juta ton per tahun. “Tetap membiarkan import gula 6 juta ton per tahun dengan ICUMSA 300/raw brown sugar untuk diolah di kilang-kilang rafininasi milik swasta menjadi ICUMSA 45,” katanya.

Riza justru mempertanyakan, mengapa Palm Co dan Sugar Co sejauh ini tidak langsung membuat gula rafinasi. “Kenapa PALM CO dan SUGAR CO tidak langsung juga buat gula rafinasi padahal tinggal tambah peralatan. Sangat sederhana, aneh ini” katanya.

Untuk mendapatkan gula yang lebih berkualitas, Dia menyarankan agar tidak menggiling tebu di musim hujan selama 3 bulan. Stop giling hanya di musim hujan 3 bulan karena tebu banyak kandungan air,” pungkasnya.

Menurutnya, hari giling tebu di kilang-kilang seharusnya 270 hari. “Libur 3 bulan dalam musim hujan. Rendemen bisa meningkat menjadi 10-12%,” kata Riza.

Karena itu, sambung Riza, perlu manajemen on farm dan off farm agar hari giling meningkat. “Rendemen meningkat, produksi tebu meningkat. Bisa meningkat menjadi ICUMSA 45/rafinasi untuk industri, supaya ada program swasembada gula,” ujarnya.
[red]

Berita Terbaru

Perkara Isi Ulang Gas Portable, Gabriel Sihombing Divonis 6 Bulan Penjara

29 October 2026 - 11:18 WIB

Pengadilan Negeri Jakarta Utara menjatuhkan vonis enam bulan penjara terhadap Gabriel Lumbantoruan alias Gabriel Sihombing dalam perkara pengisian ulang gas portabel. (Fot: Ist.)

MSI Desak Polda Sumsel Ungkap 20 Perusahaan yang Terindikasi Terlibat Karhutla

29 October 2026 - 10:07 WIB

Founder Milenial Silampari Institut (MSI), Aqil Maulidan (Dok. Indonesiawatch.id)

Asosiasi Driver Online Pertanyakan Perlindungan Pengemudi di Balik Kepastian Kemitraan

24 October 2026 - 01:36 WIB

Ilustrasi para pengemudi ojek online.

Eksepsi Ditolak Hakim, Perkara Rp500 Ribu Buruh Pabrik di Jakut Lanjut ke Pembuktian

4 September 2026 - 15:08 WIB

Tim kuasa hukum dari LBH Peradi Profesional (Ist.)

Aceh, Kemarahan, dan Defisit Mendengar Jakarta

21 August 2026 - 08:15 WIB

Ilustrasi kemiskinan di Aceh di tengah kekayaan Sumber Daya Alam (Sumber: Pembuatan gambar ilustrasi didukung AI).
Populer Berita News Update