Menu

Dark Mode
Isu Ganti Kapolri Kian Kencang, Ini Kriteria Pengganti Listyo Sigit Prabowo LBH Peradi Profesional: Polisi Dilarang Pakai Teknik Investigasi Terselubung di Tindak Pidana Migas Jampidsus Febrie Diminta Mundur Demi Jaga Marwah Kejagung dan Pemerintahan Prabowo Sempat Ditolak Ajang Pencarian Bakat, Maki Kini jadi Musisi Filipina Paling Bersinar di Asia Tenggara Food Estate, Oligarki Sawit, dan Krisis Keadilan di Indonesia Pemulihan Limbah Kontaminasi B3 Blok Rokan Dinilai Lamban, CERI Sebut Kejahatan Negara

Ekonomi

Praktisi: Sayangkan Belum ada Program Holding PTPN 3 Untuk Mengurangi Impor Gula

Avatarbadge-check


					Praktisi: Sayangkan Belum ada Program Holding PTPN 3 Untuk Mengurangi Impor Gula Perbesar

Jakarta, Indonesiawatch.id – Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) melakukan integrasi bisnis tebu antara on farm dan off farm. Integrasi ini diklaim bisa menjaga keseimbangan Plant Cane dan Ratoon.

Menurut Direktur Utama Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero), M. Abdul Ghani, Integrasi antara on farm dan off farm memberikan beberapa keunggulan. Seperti standarisasi yang lebih baik dalam pengelolaan on farm baik secara teknis maupun non-teknis.

“Efisiensi biaya on farm yang lebih tinggi dengan skala pengerjaan yang tepat, peningkatan efisiensi rantai pasok dengan penjadwalan tebang, muat, angkut (TMA) yang diselaraskan, serta pemanfaatan nilai tambah produk samping secara menyeluruh,” kata Ghani dalam rilisnya, (09/08).

Riza Mutiara pendiri pabrik oleochemical pertama di Indonesia mengatakan bahwa program tersebut hanya sampai pada produk gula konsumsi yang dijual di warung-warung. “Hanya sampai di gula kosumsi yang di jual di warung-warung dan kebutuhan rumah tangga,” katanya kepada Indonesiawatch.id, (10/08).

Artinya, kata Riza, Holding PTPN III belum memiliki program untuk meningkatkan gula kosumsi menjadi ICUMSA 45. “Atau gula rafinasi untuk kebutuhan industri, sangat disayangkan” katanya.

Karena itu, ujar Riza, ini sama saja kita tetap membiarkan impor gula yang menyentuh 6 juta ton per tahun. “Tetap membiarkan import gula 6 juta ton per tahun dengan ICUMSA 300/raw brown sugar untuk diolah di kilang-kilang rafininasi milik swasta menjadi ICUMSA 45,” katanya.

Riza justru mempertanyakan, mengapa Palm Co dan Sugar Co sejauh ini tidak langsung membuat gula rafinasi. “Kenapa PALM CO dan SUGAR CO tidak langsung juga buat gula rafinasi padahal tinggal tambah peralatan. Sangat sederhana, aneh ini” katanya.

Untuk mendapatkan gula yang lebih berkualitas, Dia menyarankan agar tidak menggiling tebu di musim hujan selama 3 bulan. Stop giling hanya di musim hujan 3 bulan karena tebu banyak kandungan air,” pungkasnya.

Menurutnya, hari giling tebu di kilang-kilang seharusnya 270 hari. “Libur 3 bulan dalam musim hujan. Rendemen bisa meningkat menjadi 10-12%,” kata Riza.

Karena itu, sambung Riza, perlu manajemen on farm dan off farm agar hari giling meningkat. “Rendemen meningkat, produksi tebu meningkat. Bisa meningkat menjadi ICUMSA 45/rafinasi untuk industri, supaya ada program swasembada gula,” ujarnya.
[red]

Berita Terbaru

Isu Ganti Kapolri Kian Kencang, Ini Kriteria Pengganti Listyo Sigit Prabowo

3 August 2026 - 15:43 WIB

Kapolri terlama sejak tahun 1960 (Sumber: museumpolri.org; diolah)

LBH Peradi Profesional: Polisi Dilarang Pakai Teknik Investigasi Terselubung di Tindak Pidana Migas

1 August 2026 - 07:58 WIB

Suasana sidang praperadilan Nomor 13/Pid.Pra/2026/PN.Jkt.Utr yang diajukan atas nama Gabriel Lumbantoruan (Ist.)

Jampidsus Febrie Diminta Mundur Demi Jaga Marwah Kejagung dan Pemerintahan Prabowo

10 July 2026 - 09:12 WIB

Jampidsus Febrie Diminta Mundur (Sumber: Center of Energy and Resources Indonesia/ CERI)

Food Estate, Oligarki Sawit, dan Krisis Keadilan di Indonesia

28 May 2026 - 09:06 WIB

Pemerhati Intelijen, Sri Radjasa MBA.

Aktivis Dorong KPK Usut Tuntas Dugaan Korupsi Muhammad Suryo

14 May 2026 - 18:14 WIB

Aktivis Dorong KPK Usut Tuntas Dugaan Korupsi Muhammad Suryo.
Populer Berita Hukum