Menu

Dark Mode
Eksepsi Ditolak Hakim, Perkara Rp500 Ribu Buruh Pabrik di Jakut Lanjut ke Pembuktian Aceh, Kemarahan, dan Defisit Mendengar Jakarta Boyamin: Permintaan Pengembalian Aset Justru Menguatkan Dugaan Kepemilikan Febrie Adriansyah Daftar Kekayaan 7 Kandidat Kapolri Pengganti Listyo Sigit Prabowo Isu Ganti Kapolri Kian Kencang, Ini Kriteria Pengganti Listyo Sigit Prabowo LBH Peradi Profesional: Polisi Dilarang Pakai Teknik Investigasi Terselubung di Tindak Pidana Migas

Ekonomi

KADIN Susun White Paper Kebijakan Ekonomi buat Pemerintahan Baru

Avatarbadge-check


					Ir. Insannul Kamil (Istimewa) Perbesar

Ir. Insannul Kamil (Istimewa)

Jakarta, Indonesiawatch.id – Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia mengadakan Focus Group Discussion (FGD) “Penyusunan White Paper Arah Pembangunan dan Kebijakan Bidang Ekonomi” tahun 2024-2029 di Jakarta pada Selasa, 13 Agustus 2024. FGD tersebut dipimpin oleh Ir. Insannul Kamil selaku Wakil Ketua Umum (Waketum) KADIN Indonesia Bidang PUPR dan Infrastruktur.

FGD tersebut merupakan pembahasan tindak lanjut dari penyusunan White Paper Arah Pembangunan dan Kebijakan Bidang Ekonomi Tahun 2024-2029 di sektor Konstruksi, Infrastruktur, Perumahan dan Properti, dan diikuti oleh pemangku kepentingan dari KADIN Indonesia mulai dari Waketum Bidang PUPR & Infrastruktur, Waketum Bidang ATR & Kawasan Industri dan Waketum Badan Pengembangan Kawasan Properti Terpadu.

Selain itu, juga turut hadir pengurus Bidang PUPR & Infrastruktur, pengurus Bidang ATR & Kawasan, pengurus bidang Pengembangan Kawasan Properti Terpadu, KADIN Daerah Provinsi seluruh Indonesia  dan asosiasi/himpunan terkait seperti: HKI, Gapensi, Perkindo, AKI, HJKI, Perkonindo, Aspeknas, REI, Himperra, ISI, Apersi, serta perwakilan mitra dari INDEF, Boston Consulting Grup (BCG), McKinsey, dan Hukumonline.

Dalam kesempatan itu, para pemangku kepentingan industri Konstruksi, Infrastruktur, dan Properti membahas tantangan dan solusi untuk mencapai pertumbuhan ekonomi. “Usulan konkret diberikan kepada pemerintahan baru Prabowo-Gibran, termasuk menyusun target jangka pendek dan menengah serta memfasilitasi saran dan masukan dari berbagai pihak untuk mencapai pertumbuhan ekonomi sebesar 8%,” ucap Insannul Kamil dalam keterangan yang diterima Indonesiawatch.id.

Menurut lelaki yang karib disapa Nanuk itu, konteks dan objektif draft White Paper menekankan pada percepatan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan inklusif, dengan fokus terhadap pentingnya partisipasi dunia usaha.

Diskusi kelompok terfokus meliputi transformasi ekonomi dalam sektor-sektor tersebut, meliputi keamanan air dan peningkatan sanitasi, kontribusi sektor konstruksi dan infrastruktur, penerapan hunian berimbang, serta masalah regulasi dan legalitas perizinan yang masih memerlukan penyesuaian dan adaptasi terhadap perubahan yang terjadi.

“Tantangan seperti backlog perumahan, ketidakstabilan material dan harga bahan baku, kualitas dan jumlah SDM kompeten, dan tumpang tindih kebijakan kawasan industri juga menjadi fokus,” pungkas Insannul.

[red]

Berita Terbaru

Eksepsi Ditolak Hakim, Perkara Rp500 Ribu Buruh Pabrik di Jakut Lanjut ke Pembuktian

4 September 2026 - 15:08 WIB

Tim kuasa hukum dari LBH Peradi Profesional (Ist.)

Aceh, Kemarahan, dan Defisit Mendengar Jakarta

21 August 2026 - 08:15 WIB

Ilustrasi kemiskinan di Aceh di tengah kekayaan Sumber Daya Alam (Sumber: Pembuatan gambar ilustrasi didukung AI).

Boyamin: Permintaan Pengembalian Aset Justru Menguatkan Dugaan Kepemilikan Febrie Adriansyah

20 August 2026 - 11:51 WIB

Masyarakat Antikorupsi Indonesia (MAKI), Boyamin Saiman.

Isu Ganti Kapolri Kian Kencang, Ini Kriteria Pengganti Listyo Sigit Prabowo

3 August 2026 - 15:43 WIB

Kapolri terlama sejak tahun 1960 (Sumber: museumpolri.org; diolah)

LBH Peradi Profesional: Polisi Dilarang Pakai Teknik Investigasi Terselubung di Tindak Pidana Migas

1 August 2026 - 07:58 WIB

Suasana sidang praperadilan Nomor 13/Pid.Pra/2026/PN.Jkt.Utr yang diajukan atas nama Gabriel Lumbantoruan (Ist.)
Populer Berita Hukum