Menu

Dark Mode
Sempat Ditolak Ajang Pencarian Bakat, Maki Kini jadi Musisi Filipina Paling Bersinar di Asia Tenggara Tak Kunjung Melunasi Pembayaran, Direktur PT Adi Artha Karya Menghilang Food Estate, Oligarki Sawit, dan Krisis Keadilan di Indonesia Pemulihan Limbah Kontaminasi B3 Blok Rokan Dinilai Lamban, CERI Sebut Kejahatan Negara Aktivis Dorong KPK Usut Tuntas Dugaan Korupsi Muhammad Suryo Maruli Rajagukguk: Permenaker Alih Daya Inkonstitusional, Ancaman Baru Buruh

Ekonomi

Mau Merger Dengan Smartfren, XL Axiata Catat Laba Rp1,3 Triliun di Q3 Tahun 2024

Avatarbadge-check


					Ilustrasi Gedung XL Axiata (Foto: xlaxiata.co.id). Perbesar

Ilustrasi Gedung XL Axiata (Foto: xlaxiata.co.id).

Jakarta, Indonesiawatch.id – PT XL Axiata tbk (EXCL) mencatatkan laba sebesar Rp1,3 triliun di kuartal III tahun 2024. Angka tersebut naik 31,93% dibandingkan periode yang sama tahun lalu, yaitu sebesar Rp1,01 triliun.

Berdasarkan laporan keuangan Kuartal III tahun 2024, pendapatan perusahaan sebesar Rp25,36 triliun, naik 6,25% dibandingkan kuartal III tahun 2023 yaitu sebesar Rp23,86 triliun. Sedangkan nilai aset mengalami penurunan dari Rp87,69 triliun di akhir 2023 menjadi Rp85,17 triliun di kuartal III 2024.

Baca juga:
KPPU: Merger Operator Seluler Berpotensi Oligopoli, Butuh Pengawasan Ketat

Di saat yang sama, XL juga sedang mempersiapkan merger dengan PT Smartfren Telecom Tbk. (FREN). Presiden Direktur dan CEO XL Axiata Dian Siswarini menyebutkan bahwa merger ini segera terlaksana.

“Waktu kita bertemu Lebaran [lalu] belum ada hilalnya, sekarang hilalnya sudah kelihatan sedikit,” ujarnya kepada awak media beberapa waktu lalu.

Dian mengharapkan pemerintah dan regulator dapat memproses perizinan merger dengan cepat. Menurutnya, kepastian merger sangat ditentukan oleh Kementerian Komunikasi dan Digital dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Seperti diketahui, XL Axiata dan Smartfren sudah bernegosiasi untuk melakukan merger. Dalam merger tersebut menghasilkan transaksi hingga puluhan triliun Rupiah. Dengan merger ini, maka pemain operator seluler di Indonesia semakin sedikit.

[red]

Berita Terbaru

Tak Kunjung Melunasi Pembayaran, Direktur PT Adi Artha Karya Menghilang

11 June 2026 - 14:25 WIB

Direktur PT Adi Artha Karya, Bambang Adi S. (Sumber: Instagram)

Food Estate, Oligarki Sawit, dan Krisis Keadilan di Indonesia

28 May 2026 - 09:06 WIB

Pemerhati Intelijen, Sri Radjasa MBA.

Aktivis Dorong KPK Usut Tuntas Dugaan Korupsi Muhammad Suryo

14 May 2026 - 18:14 WIB

Aktivis Dorong KPK Usut Tuntas Dugaan Korupsi Muhammad Suryo.

Maruli Rajagukguk: Permenaker Alih Daya Inkonstitusional, Ancaman Baru Buruh

13 May 2026 - 14:11 WIB

Praktisi hukum Maruli Rajagukguk

Praktisi Hukum Ini Desak Presiden Prabowo Nonaktifkan Dirut KAI atas Peristiwa Duka Bekasi Timur

5 May 2026 - 07:04 WIB

Kecelakaan KRL Commuterline dan KA Argo Bromo Anggrek. Sumber: ANTARA FOTO/Galih Pradipta
Populer Berita Hukum