Jakarta, Indonesiawatch.id – Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) Letjend TNI Nugroho Sulistyo Budi dicopot. Pencopotan itu tertuang di dalam Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/7/I/2025 tentang Pemberhentian dari dan Pengangkatan dalam Jabatan di Lingkungan Tentara Nasional Indonesia.
Keputusan ini ditetapkan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto pada tanggal 3 Januari 2025 di Jakarta. Letjend Nugroho ditempatkan ke posisi Pati Mabes TNI AD. Dalam surat keputusan Panglima TNI tertulis bahwa pencopotan Nugroho dalam rangka pensiun.
Baca juga:
Eks Tim Mawar dan Anak Buah Prabowo Ini Ditunjuk Jadi Kepala BSSN, Promosinya Cepat
Pencopotan ini tergolong cepat. Pasalnya, Letjend TNI Nugroho baru saja ditetapkan menjadi Kepala BSSN pada 6 Desember 2024. Artinya, Letjend Nugroho menjabat Kepala BSSN tak sampai 1 bulan. Nugroho menjadi Kepala BSSN atau Lembaga Sandi Negara (Lemsaneg) tercepat sepanjang sejarah berdirinya lembaga tersebut sejak tahun 1946.
Sebelum Nugroho, Kepala BSSN adalah Letjend (Purn.) TNI Hinsa Siburian. Hinsa sendiri menjabat sebagai kepala BSSN selama periode 2019 – 2024.
Perjalanan Karier Letjend TNI Nugroho
Letjend Nugroho pernah menjabat sebagai Inspektur Utama Badan Intelijen Negara (BIN) pada 29 November 2024. Lalu Pada 6 Desember 2024, pangkatnya naik dari Mayjend menjadi Letjend. Lalu, setelah Jenderal Bintang 3, Nugroho promosi lagi jadi Kepala BSSN.
Sebelumnya Nugroho sempat terlebih dahulu bertugas menjadi anak buah Prabowo Subianto di Kementerian Pertahanan Pertahanan Republik Indonesia atau Kemhan RI selama 2020 – 2024. Saat itu pangkatnya masih Mayjend.
Di Kemhan, Nugroho menjabat sebagai Staf Ahli Menhan Bidang Politik Kemhan RI. Nugroho Sulistyo Budi memang dikenal sebagai eks anggota Tim Mawar, tim gagasan Komando Pasukan Khusus (Kopassus) Grup IV TNI AD 1998.
Saat menjadi anggota Tim Mawar, Nugroho Sulistyo Budi masih berpangkat Kapten. Tugas Nugroho sebagai anggota Tim Mawar adalah mengumpulkan data dan informasi terkait dengan kegiatan-kegiatan radikal di tanah air.
Jenderal bintang 3 ini tercatat pernah mengemban jabatan sebagai Dandim 0733/BS. Ia aktif bertugas sebagai Dandim 0733/BS pada tahun 2009 hingga 2011.
Karier Nugroho kemudian makin cemerlang tatkala ia ditugaskan ke dalam Badan Intelijen Negara atau BIN. Ia tercatat sempat menduduki posisi jabatan sebagai Agen Madya BIN Daerah Jawa Tengah.Selain itu, Nugroho juga pernah mengisi kursi jabatan sebagai Direktur Komunikasi Massa Deputi Bidang Komunikasi dan Informasi BIN.
[red]






