Menu

Dark Mode
Pemulihan Limbah Kontaminasi B3 Blok Rokan Dinilai Lamban, CERI Sebut Kejahatan Negara Aktivis Dorong KPK Usut Tuntas Dugaan Korupsi Muhammad Suryo Maruli Rajagukguk: Permenaker Alih Daya Inkonstitusional, Ancaman Baru Buruh Mayapada Suguhkan PET-CT dan SPECT-CT untuk Akurasi Diagnosis dan Deteksi Kanker Praktisi Hukum Ini Desak Presiden Prabowo Nonaktifkan Dirut KAI atas Peristiwa Duka Bekasi Timur Tagar, Kekuasaan, dan Defisit Mendengar

Sains & Edukasi

Bahlil Bantah Gelar Doktornya Ditangguhkan

Avatarbadge-check


					Surat keterangan pers Majelis Wali Amanat Universitas Indonesia tentang penangguhan gelar doktor Menteri ESDM Bahlil Lahadalia. Perbesar

Surat keterangan pers Majelis Wali Amanat Universitas Indonesia tentang penangguhan gelar doktor Menteri ESDM Bahlil Lahadalia.

Jakarta, Indonesiawatch.id – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia meyakini gelar doktor yang diperolehnya dari Sekolah Kajian Stratejik dan Global (SKSG) Universitas Indonesia (UI) bukan ditangguhkan.

Menurutnya, adalah menunggu yudisium dan melakukan perbaikan disertasi terlebih dahulu. Terkait surat yang dikeluarkan Majelis Wali Amanat (MWA) Universitas Indonesia, Bahlil mengatakan dirinya belum mengetahui isi surat penangguhan gelar doktoral tersebut.

Baca juga:
UI Minta Maaf, Doktor Menteri ESDM Bahlil Lahadalia Ditangguhkan

“Tapi yang jelas bahwa kalau rekomendasinya mungkin sudah dapat, di situ yang saya pahami bukan ditangguhkan tapi memang wisuda saya itu harusnya di Desember,” kata Bahlil di kompleks Senayan DPR, kepada awak media, (13/11).

Bahlil mengatakan bahwa disertasinya memang masih membutuhkan perbaikan, sebelum yudisium. “Jadi setelah perbaikan disertasi baru dinyatakan selesai,” ujarnya.

Bahlil mempersilakan untuk menanyakan soal penangguhan gelar doktoralnya itu ke pihak Universitas Indonesia. “Lebih rincinya nanti tanya di UI saja,” kata dia.

Sebelumnya, UI menangguhkan gelar Doktor (Dr.) Bahlil, yang dibeberapa kesempatan ditempel di namanya.

Dalam keterangan pers yang dikeluarkan, Majelis Wali Amanat Universitas Indonesia disebutkan bahwa UI meminta maaf kepada masyarakat atas permasalahan terkait Bahlil Lahadalia.

Selanjutnya Dewan Guru Besar (DGB) UI akan melakukan sidang etik terhadap potensi pelanggaran yang dilakukan dalam proses pembimbingan mahasiswa Program Doktor (S3) di SKSG.

“Langkah ini diambil untuk memastikan penyelenggaraan pendidikan di UI dilakukan secara profesional dan bebas dari potensi konflik kepentingan,” tertulis di keterangan pers UI, yang diteken Yahya Cholil Staquf, Ketua MWA UI.

[red]

Berita Terbaru

Pemulihan Limbah Kontaminasi B3 Blok Rokan Dinilai Lamban, CERI Sebut Kejahatan Negara

16 May 2026 - 20:11 WIB

Yusri Usman, Direktur Eksekutif CERI

Aktivis Dorong KPK Usut Tuntas Dugaan Korupsi Muhammad Suryo

14 May 2026 - 18:14 WIB

Aktivis Dorong KPK Usut Tuntas Dugaan Korupsi Muhammad Suryo.

Maruli Rajagukguk: Permenaker Alih Daya Inkonstitusional, Ancaman Baru Buruh

13 May 2026 - 14:11 WIB

Praktisi hukum Maruli Rajagukguk

Praktisi Hukum Ini Desak Presiden Prabowo Nonaktifkan Dirut KAI atas Peristiwa Duka Bekasi Timur

5 May 2026 - 07:04 WIB

Kecelakaan KRL Commuterline dan KA Argo Bromo Anggrek. Sumber: ANTARA FOTO/Galih Pradipta

PBH AAI Jakarta Timur Kecam Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus

15 March 2026 - 13:44 WIB

AKtivis KontraS, Andrie Yunus (Sumber: Kompas.id)
Populer Berita Hukum