Menu ✖

Dark Mode
Perkara Isi Ulang Gas Portable, Gabriel Sihombing Divonis 6 Bulan Penjara Dosen UPN Veteran Jakarta Latih Petani Depok Olah Rambut Jagung Jadi Kombucha MSI Desak Polda Sumsel Ungkap 20 Perusahaan yang Terindikasi Terlibat Karhutla Asosiasi Driver Online Pertanyakan Perlindungan Pengemudi di Balik Kepastian Kemitraan Penasehat Khusus Presiden Sempat Datangi Sidang Gabriel, Minta Hakim Pertimbangkan Kemanusiaan Talkshow “Ada Apa dengan Negeriku” Soroti Kasus Ijazah dan Skandal Jiwasraya

Energi

Beda dengan Klaim Bahlil, Menkeu Sebut Produksi Minyak Gagal Target APBN 2024, Cuma 517,7 Ribu BPH

Avatarbadge-check


					Beda dengan Klaim Bahlil, Menkeu Sebut Produksi Minyak Gagal Target APBN 2024, Cuma 517,7 Ribu BPH. Perbesar

Beda dengan Klaim Bahlil, Menkeu Sebut Produksi Minyak Gagal Target APBN 2024, Cuma 517,7 Ribu BPH.

Jakarta, Indonesiawatch.id – Produksi minyak terangkut atau lifting minyak nasional gagal target di 2024. Hal ini disampaikan Menteri Keuangan Sri Mulyani dalam konferensi pers APBN 2024, (06/01).

Sri Mulyani mengatakan realisasi produksi minyak nasional hanya sebesar 571,7 ribu barel per hari (update di November). Angka tersebut lebih rendah dari target APBN yang diasumsikan 635 ribu BPH. “Produksi minyak di bawah asumsi,” ujarnya.

Baca juga:
Menteri ESDM Klaim Produksi Minyak Meningkat dalam 2 Bulan

Kondisi ini menambah rapor gagal target pemerintah dalam produksi minyak. Pasalnya kinerja lifting nasional di 2023 juga gagal target.

Realisasi produksi minyak pada 2023 hanya 605,5 ribu barel per hari. Capaian tahun lalu tersebut masih di bawah target lifting dalam APBN 2023 sebesar 660 ribu BPH.

Mundur lagi ke 2022, juga sama. realisasi lifting minyak di hanya 612,3 ribu BPH. Gagal target dari yang direncanakan sebesar 703 ribu BPH.

Lalu di 2021, capaian lifting minyak sebesar 660,3 ribu BPH. Tahun 2021 juga gagal target, karena diasumsikan lifting minyak 2021 dipatok sebesar 705 ribu BPH.

Baru-baru ini Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengklaim selama 2 bulan terakhir, lifting dalam negeri meningkat. Bahkan kata Bahlil, mencapai 600 ribu barel per hari (bph).

“Kami juga laporan kepada teman-teman bahwa lifting kita 2 bulan terakhir, lifting kita 2 bulan terakhir ini sudah naik di angka 600 ribu barel per day, 2 bulan terakhir ya,” jelas Bahlil dalam Konferensi Pers di Gedung Kementerian ESDM, Jakarta, Jumat (3/1/2025).

Anehnya, klaim Bahlil berbeda dengan data realisasi Kementerian Keuangan. Sri Mulyani mengatakan lifiting minyak cuma 517,7 ribu BPH.

[red]

Berita Terbaru

Perkara Isi Ulang Gas Portable, Gabriel Sihombing Divonis 6 Bulan Penjara

29 October 2026 - 11:18 WIB

Pengadilan Negeri Jakarta Utara menjatuhkan vonis enam bulan penjara terhadap Gabriel Lumbantoruan alias Gabriel Sihombing dalam perkara pengisian ulang gas portabel. (Fot: Ist.)

MSI Desak Polda Sumsel Ungkap 20 Perusahaan yang Terindikasi Terlibat Karhutla

29 October 2026 - 10:07 WIB

Founder Milenial Silampari Institut (MSI), Aqil Maulidan (Dok. Indonesiawatch.id)

Asosiasi Driver Online Pertanyakan Perlindungan Pengemudi di Balik Kepastian Kemitraan

24 October 2026 - 01:36 WIB

Ilustrasi para pengemudi ojek online.

Eksepsi Ditolak Hakim, Perkara Rp500 Ribu Buruh Pabrik di Jakut Lanjut ke Pembuktian

4 September 2026 - 15:08 WIB

Tim kuasa hukum dari LBH Peradi Profesional (Ist.)

Aceh, Kemarahan, dan Defisit Mendengar Jakarta

21 August 2026 - 08:15 WIB

Ilustrasi kemiskinan di Aceh di tengah kekayaan Sumber Daya Alam (Sumber: Pembuatan gambar ilustrasi didukung AI).
Populer Berita News Update