Menu

Dark Mode
Ada Apa dengan Rencana RUPSLB Bank Mandiri Bayang Kekuasaan yang Tak Kunjung Usai Pemko Tangerang Diduga Diskriminasi Sekolah PAUD yang Raih Prestasi Nasional Hampir 3 Tahun Pemekaran Papua, Anggota DPD RI: Belum Ada Perubahan Signifikan Presiden Harus Belajar dari Sultan Iskandar Muda Jejak Dua Tokoh Nasional di Era SBY, Diduga Menitip MRC ke Mantan Dirut Pertamina

Politik

Bermodal HP Bela Korban HAM, Hotman Paris Semprot Menteri Natalius Pigai

Avatarbadge-check


					Natalius Pigai dan Hotman Paris (Doc. Tribun News) Perbesar

Natalius Pigai dan Hotman Paris (Doc. Tribun News)

Jakarta, Indonesiawatch.id – Pengacara kondang Hotman Paris angkat bicara terkait pernyataan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM), Natalius Pigai yang menuai kontroversi di masyarakat. Sebelumnya, Natalius Pigai meminta agar anggaran Kementerian HAM ditambah, dari semula sekira Rp 60 miliar menjadi Rp20 triliun.

Selain itu, mantan Anggota Komnas HAM yang juga putra asli Papua itu meminta agar pegawai Kementerian HAM ditambah sebanyak 2.500 orang. Pernyataan Natalius Pigai itu memicu riak di masyarakat. Hingga Hotman Paris menilai permintaan tersebut tidak masuk akal.

Hal tersebut disampaikan Hotman Paris lewat status instagramnya @hotmanparis_official pada Jumat, 1 November 2024. Dalam postingannya, Hotman Paris menegaskan soal tugas dan fungsi Kementerian HAM. Menurutnya, Kementerian HAM tidak berwenang dalam penindakan hukum, melainkan hanya berfokus pada pencegahan dan identifikasi korban pelanggaran hak asasi manusia.

“Halo bapak Menteri Hak Asasi Manusia, anda meminta anggaran Rp20 triliun dan minta pegawai 2500 orang lebih, pertanyaannya, kan Kementerian Hak Asasi manusia kan tidak berwenang dalam penindakan hukum? hanya menyuguhkan pencegahan dan juga untuk mengidentifikasi kalau ada korban-korban dan melaporkannya ke aparat yang berwenang,” ujar lelaki yang karib disapa Bang Hotman itu.

Hotman menyebut, layanan advokasi seharusnya menjadi prioritas Kementerian HAM. Tugas tersebut menurutnya tidak membutuhkan modal besar. Pegawai Kementerian HAM cukup dibekali ponsel dan call centre khusus.

“Kalau itu tugasnya pak, sama seperti Hotman 911 yang sudah menolong ratusan orang korban pelanggaran Hak Asasi Manusia, Kementerian modalnya cukup handphone,” cuit Hotman.

Hotman Paris lantas memberikan saran agar Kementerian HAM dapat melayani masyarakat, khususnya mereka yang menjadi korban pelanggaran HAM. Sarannya dengan membentuk tim pengaduan yang bertugas menerima aduan masyarakat selama 24 jam.

Tim tersebut bertugas sebagai administrator dari sejumlah akun media sosial resmi milik Kementerian HAM, di antaranya instagram dan TikTok.

“Saran saya begini Pak Menteri, beli lima handphone yang merupakan hotline untuk seluruh warga Indonesia, korban pelanggaran Hak Asasi Manusia. Jadi, lima handphone dipegang oleh lima orang, satu orang pegang akun Instagram, satu lagi pegang akun TikTok,” ungkap Hotman.

Ia lantas menyindir gagasan Menteri Natalius Pigai yang ingin punya pegawai 2.500 orang lebih. “Jadi, cukup tujuh orang staf bapak untuk menerima pengaduan seluruh (rakyat) Indonesia. Bikin shiftnya tiga kali sehari, berarti 24 jam tiga gelombang. Tiga kali tujuh berarti bapak membutuhkan 21 orang staf untuk menampung semua pengaduan (rakyat) Indonesia, seperti yang dating ke Hotman 911, oke!” tegasnya.

Hotman mengatakan, tugas Kementerian HAM adalah advokasi bukan penindakan atau pemidanaan terhadap pelaku pelanggar HAM. “Jadi, saya melihat staf bapak cukup 50 orang dan anggarannya tidak terlalu besar, ya karena memang untuk penindakan pelanggaran HAM itu adalah tugas polisi dan kejaksaan, bukan tugas bapak,” tutur Hotman.

Hotman Paris menegaskan akan tetap membantu pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Alasannya karena dirinya sebelumnya adalah pengacara Prabowo. “Saya akan memberikan nasihat-nasihat, ini nasihat didasarkan itikad baik, jadi bapak cukup perlu tujuh handphone untuk menampung pengaduan seluruh Indonesia,” tuturnya.

Ia juga mengungkap melalui Hotman 911, mereka telah berhasil membantu banyak korban tanpa dipungut biaya. Di antaranya kasus pemerkosaan yang dialami oleh kakak-beradik di Purworejo yang diperkosa 13 orang. Selain itu kasus seorang ibu muda yang tewas terjatuh di lift Bandara Kualanamu Medan.

Usulan Bang Hotman mendapat pujian dari warganet. “Mantap menyala bang hotman,” cuit akun @hacker_ajaaa. “Kasih paham Pak @hotmanparisofficial,” akun @mulyadi5485 menimpali. Tombol ganti mentri HAM,” tulis @ariadi.sp.

[red]

Berita Terbaru

Hampir 3 Tahun Pemekaran Papua, Anggota DPD RI: Belum Ada Perubahan Signifikan

10 November 2025 - 05:30 WIB

Anggota DPD RI asal Papua Barat, Lamek Dowansiba (Foto: sinpo.id)

Boyamin Saiman Apresiasi Penyidik PMJ, Temukan Ponsel Kacab BRI

23 September 2025 - 16:22 WIB

Koordinator Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Boyamin Bin Saiman mencari Riza Chalid di Malaysia (Foto: Ist.)

Dilema Bayangan Jokowi yang Masih Membekas di Pemerintahan

30 August 2025 - 11:45 WIB

Serakahnomic & Tamaknomic

23 August 2025 - 14:19 WIB

Ilustrasi Serakahnomic & Tamaknomic (Gambar: istockphoto.com)

Wawancara Ketua PHRI: Efek Efisiensi APBN, Jasa Pekerja Harian Hotel & Restoran Banyak Diputus

23 August 2025 - 14:01 WIB

Ketua Umum Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) (Foto: Instagram hippindo)
Populer Berita Ekonomi