Menu

Dark Mode
Marcella Santoso, Modus Penggunaan Buzzer & Halangi Proses Hukum Kasus Korporasi Besar Waspada Manipulasi Opini Publik Demi Operasi Penyelamatan Kerry Riza Chalid Rakyat Mendesak Presiden Hentikan Bisnis Wilmar Group di Indonesia Loyalis Prabowo Bocorkan Kemarahan Presiden kepada Kapolri Berikut Tahapan dan Anjuran Sleep Test dari Dokter Mayapada Hospital Menegakkan Keadilan di Kasus Hukum Wilmar Group

Politik

Bermodal HP Bela Korban HAM, Hotman Paris Semprot Menteri Natalius Pigai

Avatarbadge-check


					Natalius Pigai dan Hotman Paris (Doc. Tribun News) Perbesar

Natalius Pigai dan Hotman Paris (Doc. Tribun News)

Jakarta, Indonesiawatch.id – Pengacara kondang Hotman Paris angkat bicara terkait pernyataan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM), Natalius Pigai yang menuai kontroversi di masyarakat. Sebelumnya, Natalius Pigai meminta agar anggaran Kementerian HAM ditambah, dari semula sekira Rp 60 miliar menjadi Rp20 triliun.

Selain itu, mantan Anggota Komnas HAM yang juga putra asli Papua itu meminta agar pegawai Kementerian HAM ditambah sebanyak 2.500 orang. Pernyataan Natalius Pigai itu memicu riak di masyarakat. Hingga Hotman Paris menilai permintaan tersebut tidak masuk akal.

Hal tersebut disampaikan Hotman Paris lewat status instagramnya @hotmanparis_official pada Jumat, 1 November 2024. Dalam postingannya, Hotman Paris menegaskan soal tugas dan fungsi Kementerian HAM. Menurutnya, Kementerian HAM tidak berwenang dalam penindakan hukum, melainkan hanya berfokus pada pencegahan dan identifikasi korban pelanggaran hak asasi manusia.

“Halo bapak Menteri Hak Asasi Manusia, anda meminta anggaran Rp20 triliun dan minta pegawai 2500 orang lebih, pertanyaannya, kan Kementerian Hak Asasi manusia kan tidak berwenang dalam penindakan hukum? hanya menyuguhkan pencegahan dan juga untuk mengidentifikasi kalau ada korban-korban dan melaporkannya ke aparat yang berwenang,” ujar lelaki yang karib disapa Bang Hotman itu.

Hotman menyebut, layanan advokasi seharusnya menjadi prioritas Kementerian HAM. Tugas tersebut menurutnya tidak membutuhkan modal besar. Pegawai Kementerian HAM cukup dibekali ponsel dan call centre khusus.

“Kalau itu tugasnya pak, sama seperti Hotman 911 yang sudah menolong ratusan orang korban pelanggaran Hak Asasi Manusia, Kementerian modalnya cukup handphone,” cuit Hotman.

Hotman Paris lantas memberikan saran agar Kementerian HAM dapat melayani masyarakat, khususnya mereka yang menjadi korban pelanggaran HAM. Sarannya dengan membentuk tim pengaduan yang bertugas menerima aduan masyarakat selama 24 jam.

Tim tersebut bertugas sebagai administrator dari sejumlah akun media sosial resmi milik Kementerian HAM, di antaranya instagram dan TikTok.

“Saran saya begini Pak Menteri, beli lima handphone yang merupakan hotline untuk seluruh warga Indonesia, korban pelanggaran Hak Asasi Manusia. Jadi, lima handphone dipegang oleh lima orang, satu orang pegang akun Instagram, satu lagi pegang akun TikTok,” ungkap Hotman.

Ia lantas menyindir gagasan Menteri Natalius Pigai yang ingin punya pegawai 2.500 orang lebih. “Jadi, cukup tujuh orang staf bapak untuk menerima pengaduan seluruh (rakyat) Indonesia. Bikin shiftnya tiga kali sehari, berarti 24 jam tiga gelombang. Tiga kali tujuh berarti bapak membutuhkan 21 orang staf untuk menampung semua pengaduan (rakyat) Indonesia, seperti yang dating ke Hotman 911, oke!” tegasnya.

Hotman mengatakan, tugas Kementerian HAM adalah advokasi bukan penindakan atau pemidanaan terhadap pelaku pelanggar HAM. “Jadi, saya melihat staf bapak cukup 50 orang dan anggarannya tidak terlalu besar, ya karena memang untuk penindakan pelanggaran HAM itu adalah tugas polisi dan kejaksaan, bukan tugas bapak,” tutur Hotman.

Hotman Paris menegaskan akan tetap membantu pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Alasannya karena dirinya sebelumnya adalah pengacara Prabowo. “Saya akan memberikan nasihat-nasihat, ini nasihat didasarkan itikad baik, jadi bapak cukup perlu tujuh handphone untuk menampung pengaduan seluruh Indonesia,” tuturnya.

Ia juga mengungkap melalui Hotman 911, mereka telah berhasil membantu banyak korban tanpa dipungut biaya. Di antaranya kasus pemerkosaan yang dialami oleh kakak-beradik di Purworejo yang diperkosa 13 orang. Selain itu kasus seorang ibu muda yang tewas terjatuh di lift Bandara Kualanamu Medan.

Usulan Bang Hotman mendapat pujian dari warganet. “Mantap menyala bang hotman,” cuit akun @hacker_ajaaa. “Kasih paham Pak @hotmanparisofficial,” akun @mulyadi5485 menimpali. Tombol ganti mentri HAM,” tulis @ariadi.sp.

[red]

Berita Terbaru

OJK Soroti Maraknya Fraud Pencairan Klaim Asuransi Jiwa, Pelakunya Terorganisir

20 January 2026 - 05:45 WIB

Ilustrasi Gedung OJK.

Dugaan Pembiaran Kejahatan Wilmar, Bukti Negara Abai Terhadap Hak Rakyat

16 January 2026 - 17:12 WIB

Logo perusahaan Wilmar (Sumber: infosawit.com)

Bandung Masih Terjadi Intoleransi, Mahasiswa Turun Demonstrasi

15 January 2026 - 12:27 WIB

Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Cabang Bandung bersama Persekutuan Mahasiswa Kristen (PMK) se-Kota Bandung serta Pemuda/i Kristen Kota Bandung pada hari ini melaksanakan aksi damai.

Wahai Direksi Asuransi Jiwa, Jangan Hanya Kejar Kuantitas Premi Saja

15 January 2026 - 12:11 WIB

Andreas Freddy Pieloor

Hampir 3 Tahun Pemekaran Papua, Anggota DPD RI: Belum Ada Perubahan Signifikan

10 November 2025 - 05:30 WIB

Anggota DPD RI asal Papua Barat, Lamek Dowansiba (Foto: sinpo.id)
Populer Berita Daerah