Menu

Dark Mode
Eksepsi Ditolak Hakim, Perkara Rp500 Ribu Buruh Pabrik di Jakut Lanjut ke Pembuktian Aceh, Kemarahan, dan Defisit Mendengar Jakarta Boyamin: Permintaan Pengembalian Aset Justru Menguatkan Dugaan Kepemilikan Febrie Adriansyah Daftar Kekayaan 7 Kandidat Kapolri Pengganti Listyo Sigit Prabowo Isu Ganti Kapolri Kian Kencang, Ini Kriteria Pengganti Listyo Sigit Prabowo LBH Peradi Profesional: Polisi Dilarang Pakai Teknik Investigasi Terselubung di Tindak Pidana Migas

Energi

Blok Rokan Kalahkan Produksi Minyak Pertamina di 11 Negara, Pengamat: Mungkin Belum Menghasilkan

Avatarbadge-check


					Salah satu lapangan minyak yang dikelola Pertamina (Foto: Pertamina Hulu Energi). Perbesar

Salah satu lapangan minyak yang dikelola Pertamina (Foto: Pertamina Hulu Energi).

Jakarta, Indonesiawatch.id – PT Pertamina (persero) gencar melakukan akuisisi dan merger aset lapangan migas di luar negeri selama beberapa tahun terakhir. Menurut Corporate Secretary PT Pertamina Hulu Energi (PHE), Arya Dwi Paramita, Pertamina punya aset lapangan migas di 11 negara.

Jumlah produksinya sebesar 156 ribu Barrel of Oil Per Day (BOPD). Toh, lapangan migas di 11 negara itu tak mampu mengalahkan produksi 1 blok Rokan yaitu sebanyak 157 ribu BOPD.

Menurut Direktur Eksekutif ReforMiner Institute, Komaidi Notonegoro ekspansi Pertamina ke luar negeri adalah bagian dari pengembangan usaha.

“Kalau perusahaan minyak yang growing, cari tempat lain. Domestic jalan, luar negeri juga jalan. Artinya yang perusahaan multinasional, tidak hanya menggarap di negaranya, tetapi punya di negara-negara lain,” ujarnya kepada Indonesiawatch.id, (28/07).

Komaidi mengatakan, produksinya yang lebih sedikit bisa saja karena ada lapangan-lapangan migas di luar negeri yang belum menghasilkan. “Atau memang yang lebih besar di domestik. Variabel penentunya banyak,” ujarnya.

Komaidi enggan memberikan penilaian tentang efektif dan efisiennya Pertamina menggarap lapangan migas di luar negeri. “Harus dilihat lagi biaya investasi dan biaya operasional. Yang di Rokan berapa, di luar negeri berapa. Jadi bisa dilihat lebih utuh,” ujarnya.

Ketika mengambil alih Blok Rokan sendiri, katanya, Pertamina juga harus merogoh kocek yang tidak sedikit. ” Yang masuk ke kas negara,” katanya.
[red]

Berita Terbaru

Eksepsi Ditolak Hakim, Perkara Rp500 Ribu Buruh Pabrik di Jakut Lanjut ke Pembuktian

4 September 2026 - 15:08 WIB

Tim kuasa hukum dari LBH Peradi Profesional (Ist.)

Aceh, Kemarahan, dan Defisit Mendengar Jakarta

21 August 2026 - 08:15 WIB

Ilustrasi kemiskinan di Aceh di tengah kekayaan Sumber Daya Alam (Sumber: Pembuatan gambar ilustrasi didukung AI).

Boyamin: Permintaan Pengembalian Aset Justru Menguatkan Dugaan Kepemilikan Febrie Adriansyah

20 August 2026 - 11:51 WIB

Masyarakat Antikorupsi Indonesia (MAKI), Boyamin Saiman.

Isu Ganti Kapolri Kian Kencang, Ini Kriteria Pengganti Listyo Sigit Prabowo

3 August 2026 - 15:43 WIB

Kapolri terlama sejak tahun 1960 (Sumber: museumpolri.org; diolah)

LBH Peradi Profesional: Polisi Dilarang Pakai Teknik Investigasi Terselubung di Tindak Pidana Migas

1 August 2026 - 07:58 WIB

Suasana sidang praperadilan Nomor 13/Pid.Pra/2026/PN.Jkt.Utr yang diajukan atas nama Gabriel Lumbantoruan (Ist.)
Populer Berita Hukum