Menurut Eko, BI harus berani melakukan gebrakan, apabila ingin menggapai target pertumbuhan ekonomi. “Mungkin akan ada sedikit gejolak-gejolak, ya itu biasa saja, namanya juga mau lari lebih kencang, biasanya juga balancing-nya (keseimbangannya) agak lebih dikorbankan sedikit,” ujarnya.
Suku bunga acuan BI sendiri sudah stagnan di level 6% sejak 18 September 2024. Sebelumnya sepanjang 24 April – 21 Agustus 2024, suku bunga acuan BI di level 6,25%.
[red]






