Menu ✖

Dark Mode
Perkara Isi Ulang Gas Portable, Gabriel Sihombing Divonis 6 Bulan Penjara Dosen UPN Veteran Jakarta Latih Petani Depok Olah Rambut Jagung Jadi Kombucha MSI Desak Polda Sumsel Ungkap 20 Perusahaan yang Terindikasi Terlibat Karhutla Asosiasi Driver Online Pertanyakan Perlindungan Pengemudi di Balik Kepastian Kemitraan Penasehat Khusus Presiden Sempat Datangi Sidang Gabriel, Minta Hakim Pertimbangkan Kemanusiaan Talkshow “Ada Apa dengan Negeriku” Soroti Kasus Ijazah dan Skandal Jiwasraya

Ekonomi

Dewan Gubernur Bank Indonesia Mau Rapat, BI Rate Stagnan atau Turun?

Avatarbadge-check


					Ilustrasi suku bunga acuan Bank Indonesia. Perbesar

Ilustrasi suku bunga acuan Bank Indonesia.

Jakarta, Indonesiawatch.id – Bank Indonesia (BI) hari ini akan memulai Rapat Dewan Gubernur. Hasilnya akan diumumkan pada 20 November 2024, pukul 14.00 WIB. Para pelaku pasar sedang menanti keputusan BI atas penentuan suku bunga acuan (BI Rate).

Di Oktober kemarin, BI menahan suku bunga acuan pada level 6%, suku bunga Deposit Facility sebesar 5,25%, dan suku bunga Lending Facility sebesar 6,75%. “Keputusan ini konsisten dengan arah kebijakan moneter untuk memastikan tetap terkendalinya inflasi,” kata Gubernur BI Perry Warjiyo dalam konferensi pers usai RDG, 16 Oktober lalu.

Baca juga:
Wah! Jelang Pemerintahan Baru, BI Pangkas Suku Bunga Acuan

Meski demikian, saat ini selain faktor internal, BI juga akan mempertimbangkan faktor eksternal dalam penentuan suku bunga acuan. Salah satunya adalah terpilih kembalinya Donald Trump menjadi presiden Amerika Serikat.

Menariknya, sehari setelah Trump menang berdasarkan hitung cepat, Bank Sentralnya Amerika Serikat, yaitu Federal Reserve (The Fed) langsung menurunkan suku bunga acuannya. Kesepakatan itu disampaikan setelah pimpinan The Fed melakukan pertemuan Federal Open Market Committee (FOMC) yang berakhir pada Kamis (7/11) waktu setempat.

The Fed memutuskan untuk menurunkan suku bunga federal fund rate (FFR) pada level 4,50%-4,75%. “Komite memutuskan untuk menurunkan kisaran target suku bunga sebesar seperempat poin menjadi 4,5% hingga 4,75%,” kata Ketua The Fed, Jerome Powell.

Terpilihnya Trump dan penurunan suku bunga the Fed akan menjadi pertimbangan bagi dewan gubernur BI untuk menetapkan suku bunga acuan BI.

Direktur Pengembangan Big Data Indef Eko Listiyanto seperti dikutip dari bisnis.com, mengatakan bahwa BI mempunyai cukup ruang untuk menurunkan suku bunga acuan. Menurutnya, inflasi nasional masih terjaga rendah. Di samping itu, The Fed juga sudah menurunkan suku bunga acuannya terlebih dahulu.

Berita Terbaru

Perkara Isi Ulang Gas Portable, Gabriel Sihombing Divonis 6 Bulan Penjara

29 October 2026 - 11:18 WIB

Pengadilan Negeri Jakarta Utara menjatuhkan vonis enam bulan penjara terhadap Gabriel Lumbantoruan alias Gabriel Sihombing dalam perkara pengisian ulang gas portabel. (Fot: Ist.)

MSI Desak Polda Sumsel Ungkap 20 Perusahaan yang Terindikasi Terlibat Karhutla

29 October 2026 - 10:07 WIB

Founder Milenial Silampari Institut (MSI), Aqil Maulidan (Dok. Indonesiawatch.id)

Asosiasi Driver Online Pertanyakan Perlindungan Pengemudi di Balik Kepastian Kemitraan

24 October 2026 - 01:36 WIB

Ilustrasi para pengemudi ojek online.

Eksepsi Ditolak Hakim, Perkara Rp500 Ribu Buruh Pabrik di Jakut Lanjut ke Pembuktian

4 September 2026 - 15:08 WIB

Tim kuasa hukum dari LBH Peradi Profesional (Ist.)

Aceh, Kemarahan, dan Defisit Mendengar Jakarta

21 August 2026 - 08:15 WIB

Ilustrasi kemiskinan di Aceh di tengah kekayaan Sumber Daya Alam (Sumber: Pembuatan gambar ilustrasi didukung AI).
Populer Berita News Update