Menu

Dark Mode
Eksepsi Ditolak Hakim, Perkara Rp500 Ribu Buruh Pabrik di Jakut Lanjut ke Pembuktian Aceh, Kemarahan, dan Defisit Mendengar Jakarta Boyamin: Permintaan Pengembalian Aset Justru Menguatkan Dugaan Kepemilikan Febrie Adriansyah Daftar Kekayaan 7 Kandidat Kapolri Pengganti Listyo Sigit Prabowo Isu Ganti Kapolri Kian Kencang, Ini Kriteria Pengganti Listyo Sigit Prabowo LBH Peradi Profesional: Polisi Dilarang Pakai Teknik Investigasi Terselubung di Tindak Pidana Migas

Energi

Ditjen Gatrik KESDM Klaim Rasio Elektrifikasi 99,9%, Menteri Desa: 10 Juta Keluarga Tidak Terakses Listrik

Avatarbadge-check


					Ilustrasi keluarga pakai lilin untuk penerangan. Perbesar

Ilustrasi keluarga pakai lilin untuk penerangan.

Jakarta, Indonesiawatch.id – Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (KESDM), menetapkan Rasio Desa Berlistrik nasional mencapai 99,90%. Sedangkan Rasio Elektrifikasi nasional tercatat sebesar 99,82%.

Menurut Koordinator Perencanaan Distribusi Tenaga Listrik KESDM, Nur Hidayanto, masih ada sekitar 1,3 juta rumah tangga yang belum memiliki akses listrik dari PLN. Tantangan utama dalam program listrik desa meliputi pengadaan dan distribusi Material Distribusi Umum (MDU).

Baca juga:
Kementerian ESDM Bantah Skema Power Whelling Sebagai Bentuk Liberalisasi

“Lalu akses jalan yang kurang memadai, keterbatasan lahan, kekurangan tenaga kerja, kondisi keamanan, dan masalah perizinan, terutama yang terkait dengan hutan dan pemanfaatan ruang,” ujar Nur dalam keterangan resminya, Jumat (8/11).

Sementara Menteri Desa dan Pembangunan Desa Tertinggal (Mendes-PDT) Yandri Susanto mengatakan bahwa ada 9,99 juta keluarga tidak terakses Listrik di desa. “Bahkan listrik di desa terpencil ada, tapi hanya beroperasi di bawah 24 jam/hari,” ujarnya dalam Rapat Kerja (Raker) bersama Komisi V DPR RI.

Yandri menyayangkan bahwa masih ada daerah yang belum teraliri listri di tengah kemerdekaan Indonesia yang akan masuk ke 80 tahun.

“Luar biasa ini Pak, saya sedih juga sebenarnya. Maksud saya cukuplah saya dulu, waktu masih kecil enggak punya listrik di rumah emak saya. Sampai tamat kuliah saya enggak punya, enggak pernah melihat listrik di rumah emak atau bapak kami,” ujarnya.

Ternyata peristiwa yang dialami Yandri puluhan tahun lalu, masih dirasakan sebagian masyarakat Indonesia. “Nasib teman-teman kita, nasib warga negara Indonesia, masih ada sekitar hampir 10 juta yang tidak punya listrik. Ini tanggung jawab kita Pak, tanggung jawab yang sangat mulia,” katanya.

Karena itu untuk menuntaskan masalah tersebut, di hadapan para anggota DPR Komisi V, Yandri akan menggandeng banyak pihak terkait. “Mudah-mudahan dengan begitu satu persatu persoalan akan kita urai,” ujarnya.

[red]

Berita Terbaru

Eksepsi Ditolak Hakim, Perkara Rp500 Ribu Buruh Pabrik di Jakut Lanjut ke Pembuktian

4 September 2026 - 15:08 WIB

Tim kuasa hukum dari LBH Peradi Profesional (Ist.)

Aceh, Kemarahan, dan Defisit Mendengar Jakarta

21 August 2026 - 08:15 WIB

Ilustrasi kemiskinan di Aceh di tengah kekayaan Sumber Daya Alam (Sumber: Pembuatan gambar ilustrasi didukung AI).

Boyamin: Permintaan Pengembalian Aset Justru Menguatkan Dugaan Kepemilikan Febrie Adriansyah

20 August 2026 - 11:51 WIB

Masyarakat Antikorupsi Indonesia (MAKI), Boyamin Saiman.

Isu Ganti Kapolri Kian Kencang, Ini Kriteria Pengganti Listyo Sigit Prabowo

3 August 2026 - 15:43 WIB

Kapolri terlama sejak tahun 1960 (Sumber: museumpolri.org; diolah)

LBH Peradi Profesional: Polisi Dilarang Pakai Teknik Investigasi Terselubung di Tindak Pidana Migas

1 August 2026 - 07:58 WIB

Suasana sidang praperadilan Nomor 13/Pid.Pra/2026/PN.Jkt.Utr yang diajukan atas nama Gabriel Lumbantoruan (Ist.)
Populer Berita Hukum