Menu

Dark Mode
Sempat Ditolak Ajang Pencarian Bakat, Maki Kini jadi Musisi Filipina Paling Bersinar di Asia Tenggara Tak Kunjung Melunasi Pembayaran, Direktur PT Adi Artha Karya Menghilang Food Estate, Oligarki Sawit, dan Krisis Keadilan di Indonesia Pemulihan Limbah Kontaminasi B3 Blok Rokan Dinilai Lamban, CERI Sebut Kejahatan Negara Aktivis Dorong KPK Usut Tuntas Dugaan Korupsi Muhammad Suryo Maruli Rajagukguk: Permenaker Alih Daya Inkonstitusional, Ancaman Baru Buruh

Mozaik

Galnas: Penghentian Pameran Karya Yos Suprapto Hasil Pertimbangan Matang

Avatarbadge-check


					Salah satu lukisam karya Yos Suprapto. (Indonesiawatch.id/Dok Yos Suprapto) Perbesar

Salah satu lukisam karya Yos Suprapto. (Indonesiawatch.id/Dok Yos Suprapto)

Jakarta, Indonesiawatch.id – Galeri Nasional (Galnas) Indonesia menyampaikan, penghentian pameran tunggal Yos Suprapto bertajuk “Kebangkitan: Tanah untuk Kedaulatan Pangan” berdasarkan pertimbangan matang.
‎“Keputusan ini diambil setelah melalui pertimbangan yang matang, demi menjaga kualitas pengalaman pameran yang ingin kami hadirkan,” demikian pernyatan tertulis Galnas dilansir dari akun media sosialnya dikutip pada Senin, (23/12).
Baca juga:
Galnas Bredel Pameran Tunggal Yos Suprapto‎ Tuai Kecaman
Galnas Indonesia menjelaskan, ‎pameran tunggal karya pelukis Yos Suprapto tersebut awalnya bakal berlangsung pada 20 Desember 2024 hingga 19 Januari 2025.
‎“Terpaksa ditunda karena adanya kendala teknis yang tidak dapat dihindari,” ujarnya.
Galnas Indonesia menyampaikan, pihaknya memahami kekecewaan yang mungkin ditimbulkan akibat penundaan pameran tunggal karya Yos Suprapto tersebut.
“Kami mohon maaf kepada seluruh pihak yang telah menantikan pameran tersebut,” katanya.
Lebih lanjut Galnas Indonesia menyampaikan, hubungan dengan pelukis atau seniman Yos Suprapto telah terjalin erat sejak awal tahun 2000 silamam
“Kami terus berkomunikasi serta berkoordinasi dengan beliau untuk memastikan bahwa kondisi ini akan dikoordinasikan kembali agar dapat terus bekerja sama secara konstruktif di masa depan,” ujarnya.
Pihak Galnas Indonesia mempersilakan para penikmat seni dan pers untuk menyampaikan pertanyaan dan mendapatkan informasi terkait pamerana tersebut melalui saluran informasi yang tersedia.
“Kami mengundang pengunjung dan media untuk menghubungi kami melalui saluran komunikasi resmi yang tersedia,” katanya.
Galnas Indonesia menyampaikan terima kasih atas pengertian dan dukungan semua pihak dan  berharap dapat menyambutnya di pameran Galnas Indonesia lainnya di masa yang akan datang.
Sebelumnya, Yos Suprapto menyampaikan,‎ pameran tunggal karyanya dibatalakan pihak Galnas karena memintanya tidak memasang atau mencopot 5 karya dalam pameran tersebut.
Yos Suprapto kontan menolak permintaan tersebut karena kelima karya seni atau lukisan tersebut berkaitan dengan sosok yang pernah sangat populer di masyarakat Indonesia.
Ia menjelaskan, jika kelima lukisan tersebut diturunkan, maka ia akan membatalkan pameran secara keseluruhan dan membawa pulang semua lukisan ke Yogyakarta.
“Saya tidak mau lagi berurusan dengan Galeri Nasional dan Kementerian Kebudayaan,” ujarnya.

Berita Terbaru

Tak Kunjung Melunasi Pembayaran, Direktur PT Adi Artha Karya Menghilang

11 June 2026 - 14:25 WIB

Direktur PT Adi Artha Karya, Bambang Adi S. (Sumber: Instagram)

Pemulihan Limbah Kontaminasi B3 Blok Rokan Dinilai Lamban, CERI Sebut Kejahatan Negara

16 May 2026 - 20:11 WIB

Yusri Usman, Direktur Eksekutif CERI

Aktivis Dorong KPK Usut Tuntas Dugaan Korupsi Muhammad Suryo

14 May 2026 - 18:14 WIB

Aktivis Dorong KPK Usut Tuntas Dugaan Korupsi Muhammad Suryo.

Maruli Rajagukguk: Permenaker Alih Daya Inkonstitusional, Ancaman Baru Buruh

13 May 2026 - 14:11 WIB

Praktisi hukum Maruli Rajagukguk

Praktisi Hukum Ini Desak Presiden Prabowo Nonaktifkan Dirut KAI atas Peristiwa Duka Bekasi Timur

5 May 2026 - 07:04 WIB

Kecelakaan KRL Commuterline dan KA Argo Bromo Anggrek. Sumber: ANTARA FOTO/Galih Pradipta
Populer Berita Hukum