Menu ✖

Dark Mode
Perkara Isi Ulang Gas Portable, Gabriel Sihombing Divonis 6 Bulan Penjara Dosen UPN Veteran Jakarta Latih Petani Depok Olah Rambut Jagung Jadi Kombucha MSI Desak Polda Sumsel Ungkap 20 Perusahaan yang Terindikasi Terlibat Karhutla Asosiasi Driver Online Pertanyakan Perlindungan Pengemudi di Balik Kepastian Kemitraan Penasehat Khusus Presiden Sempat Datangi Sidang Gabriel, Minta Hakim Pertimbangkan Kemanusiaan Talkshow “Ada Apa dengan Negeriku” Soroti Kasus Ijazah dan Skandal Jiwasraya

Ekonomi

Garuda Indonesia Mau RUPS Luar Biasa, Ada Perombakan Direksi

Avatarbadge-check


					Pesawat Garuda Indonesia (Sumber: Antara). Perbesar

Pesawat Garuda Indonesia (Sumber: Antara).

Jakarta, Indonesiawatch.id – PT Garuda Indonesia Tbk. (GIAA) akan melaksanakan Rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) pada 15 November 2024 pukul 14.00 WIB.

Berdasarkan surat bernomor Garuda/JKTDS/SPE-20793/2024, lokasi RUPSLB berlangsung di Ruang Auditorium, Gedung Manajemen Garuda, Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta.

Baca juga:
Karena Persoalan Haji, Dirut Garuda Dipanggil Pansus Angket DPR

Agenda utama RUPSLB adalah perubahan susunan pengurus di Garuda Indonesia. Saat ini susunan direksi Garuda Indonesia adalah sebagai berikut:
Direktur Utama: Irfan Setiaputra
Direktur Keuangan dan Manajemen Resiko: Prasetio
Direktur Niaga: Ade R. Susardi
Direktur Operasi: Tumpal Manumpak Hutapea
Direktur Teknik: Rahmat Hanafi
Direktur Human Capital dan Corporate Service: Enny Kristiani

Sedangkan susunan Dewan Komisaris adalah, yakni:

Komisaris Utama/Komisaris Independen: Marsekal TNI (Purn.) Fadjar Prasetyo
Komisaris: Chairal Tanjung
Komisaris: Mayjen (Purn.) Glenny Kairupan
Komisaris Independen: Timur Sukirno

Anak Usaha Garuda Juga Mau RUPSLB
Selain Garuda Indonesia, anak usahanya yaitu PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk. (GMFI) akan menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada Senin, 28 Oktober 2024.

Agenda RUPSLB GMFI adalah membahas rencana PT Garuda Indonesia Tbk. (GIAA) mengalihkan tiga bangunan hanggar dan fasilitas pendukungnya senilai Rp 418,2 miliar kepada GMFI.

Seluruh fasilitas tersebut berlokasi di area Garuda Maintenance Facility (GMF) Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta.

Pengalihan tiga hanggar dan fasilitas pendukung itu akan menggunakan skema inbreng atau non-tunai. GMFI juga akan menerbitkan 11,73 miliar saham baru.

Saham dipatok Rp 25 per lembar dengan skema Penambahan Modal Dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHETD). Jumlah Rp 11,73 miliar saham baru itu itu mewakili 41,57 persen dari modal ditempatkan dan disetor.

[red]

Berita Terbaru

Perkara Isi Ulang Gas Portable, Gabriel Sihombing Divonis 6 Bulan Penjara

29 October 2026 - 11:18 WIB

Pengadilan Negeri Jakarta Utara menjatuhkan vonis enam bulan penjara terhadap Gabriel Lumbantoruan alias Gabriel Sihombing dalam perkara pengisian ulang gas portabel. (Fot: Ist.)

MSI Desak Polda Sumsel Ungkap 20 Perusahaan yang Terindikasi Terlibat Karhutla

29 October 2026 - 10:07 WIB

Founder Milenial Silampari Institut (MSI), Aqil Maulidan (Dok. Indonesiawatch.id)

Asosiasi Driver Online Pertanyakan Perlindungan Pengemudi di Balik Kepastian Kemitraan

24 October 2026 - 01:36 WIB

Ilustrasi para pengemudi ojek online.

Eksepsi Ditolak Hakim, Perkara Rp500 Ribu Buruh Pabrik di Jakut Lanjut ke Pembuktian

4 September 2026 - 15:08 WIB

Tim kuasa hukum dari LBH Peradi Profesional (Ist.)

Aceh, Kemarahan, dan Defisit Mendengar Jakarta

21 August 2026 - 08:15 WIB

Ilustrasi kemiskinan di Aceh di tengah kekayaan Sumber Daya Alam (Sumber: Pembuatan gambar ilustrasi didukung AI).
Populer Berita News Update