Menu

Dark Mode
Pemulihan Limbah Kontaminasi B3 Blok Rokan Dinilai Lamban, CERI Sebut Kejahatan Negara Aktivis Dorong KPK Usut Tuntas Dugaan Korupsi Muhammad Suryo Maruli Rajagukguk: Permenaker Alih Daya Inkonstitusional, Ancaman Baru Buruh Mayapada Suguhkan PET-CT dan SPECT-CT untuk Akurasi Diagnosis dan Deteksi Kanker Praktisi Hukum Ini Desak Presiden Prabowo Nonaktifkan Dirut KAI atas Peristiwa Duka Bekasi Timur Tagar, Kekuasaan, dan Defisit Mendengar

Ekonomi

Garuda Indonesia Mau RUPS Luar Biasa, Ada Perombakan Direksi

Avatarbadge-check


					Pesawat Garuda Indonesia (Sumber: Antara). Perbesar

Pesawat Garuda Indonesia (Sumber: Antara).

Jakarta, Indonesiawatch.id – PT Garuda Indonesia Tbk. (GIAA) akan melaksanakan Rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) pada 15 November 2024 pukul 14.00 WIB.

Berdasarkan surat bernomor Garuda/JKTDS/SPE-20793/2024, lokasi RUPSLB berlangsung di Ruang Auditorium, Gedung Manajemen Garuda, Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta.

Baca juga:
Karena Persoalan Haji, Dirut Garuda Dipanggil Pansus Angket DPR

Agenda utama RUPSLB adalah perubahan susunan pengurus di Garuda Indonesia. Saat ini susunan direksi Garuda Indonesia adalah sebagai berikut:
Direktur Utama: Irfan Setiaputra
Direktur Keuangan dan Manajemen Resiko: Prasetio
Direktur Niaga: Ade R. Susardi
Direktur Operasi: Tumpal Manumpak Hutapea
Direktur Teknik: Rahmat Hanafi
Direktur Human Capital dan Corporate Service: Enny Kristiani

Sedangkan susunan Dewan Komisaris adalah, yakni:

Komisaris Utama/Komisaris Independen: Marsekal TNI (Purn.) Fadjar Prasetyo
Komisaris: Chairal Tanjung
Komisaris: Mayjen (Purn.) Glenny Kairupan
Komisaris Independen: Timur Sukirno

Anak Usaha Garuda Juga Mau RUPSLB
Selain Garuda Indonesia, anak usahanya yaitu PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk. (GMFI) akan menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada Senin, 28 Oktober 2024.

Agenda RUPSLB GMFI adalah membahas rencana PT Garuda Indonesia Tbk. (GIAA) mengalihkan tiga bangunan hanggar dan fasilitas pendukungnya senilai Rp 418,2 miliar kepada GMFI.

Seluruh fasilitas tersebut berlokasi di area Garuda Maintenance Facility (GMF) Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta.

Pengalihan tiga hanggar dan fasilitas pendukung itu akan menggunakan skema inbreng atau non-tunai. GMFI juga akan menerbitkan 11,73 miliar saham baru.

Saham dipatok Rp 25 per lembar dengan skema Penambahan Modal Dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHETD). Jumlah Rp 11,73 miliar saham baru itu itu mewakili 41,57 persen dari modal ditempatkan dan disetor.

[red]

Berita Terbaru

Aktivis Dorong KPK Usut Tuntas Dugaan Korupsi Muhammad Suryo

14 May 2026 - 18:14 WIB

Aktivis Dorong KPK Usut Tuntas Dugaan Korupsi Muhammad Suryo.

Maruli Rajagukguk: Permenaker Alih Daya Inkonstitusional, Ancaman Baru Buruh

13 May 2026 - 14:11 WIB

Praktisi hukum Maruli Rajagukguk

Praktisi Hukum Ini Desak Presiden Prabowo Nonaktifkan Dirut KAI atas Peristiwa Duka Bekasi Timur

5 May 2026 - 07:04 WIB

Kecelakaan KRL Commuterline dan KA Argo Bromo Anggrek. Sumber: ANTARA FOTO/Galih Pradipta

PBH AAI Jakarta Timur Kecam Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus

15 March 2026 - 13:44 WIB

AKtivis KontraS, Andrie Yunus (Sumber: Kompas.id)

Komisi I DPR Dukung Pemberlakuan PP Tunas untuk Perlindungan Anak

11 March 2026 - 21:19 WIB

Populer Berita News Update