Menu

Dark Mode
Komisi I DPR Dukung Pemberlakuan PP Tunas untuk Perlindungan Anak Pembangunan Gerai Koperasi Merah Putih di Aceh Perlu Evaluasi Transparansi Pemerhati Militer: Siaga 1 TNI Sebagai Antisipasi Dampak Gejolak Timur Tengah Klarifikasi Berita RKAB 2026, APNI Bantah Pemangkasan Kuota Picu Tiga Smelter Kolaps Larangan Dagang Daging Babi di Medan, GAMKI: Walikota Jangan Diskriminatif Beda Nyali & Komitmen Komisi III DPR Mengusut PT Hasana dan Wilmar Grup

Politik

Jawa Tengah Memanas, Siapa yang Terkuat?

Avatarbadge-check


					Ketua PSI Kaesang Pangarep (Antaranews.com/IW Grafis) Perbesar

Ketua PSI Kaesang Pangarep (Antaranews.com/IW Grafis)

Jakarta, Indonesiawatch.id – Zonder petahana gubernur, Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Tengah menjadi penting untuk disimak. Setelah selama satu dekade dipimpin oleh Ganjar Pranowo—provinsi dengan 28,3 juta pemilih ini akan kembali menggelar Pilgub dalam Pilkada Serentak pada November tahun ini.

Sejumlah nama muncul dalam peta pertarungan Pilgub Jawa Tengah. Mereka di antaranya Ahmad Luthfi (Kapolda Jawa Tengah), Taj Yasin Maimoen (mantan Wakil Gubernur Jawa Tengah), Dico Ganinduto (Bupati Kendal), dan Hendrar Prihadi (mantan Wali Kota Semarang/Kepala LKPP).

Selanjutnya, Bambang Wuryanto (Ketua DPP PDIP), Sudaryono (Ketua DPD Gerindra Jateng), KH Muhammad Yusuf Chudlori alias Gus Yusuf (Ketua DPW PKB Jateng), dan putra Presiden Jokowi, Kaesang Pangarep (Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia).

Siapa kandidat yang kuat secara elektabilitas dan mampu memenangkan pertarungan di Jawa Tengah? Baru-baru ini Indikator Politik Indonesia merilis hasil survei bertajuk “Siapa Kuat di Jawa Tengah?: Dinamika Elektoral Jelang Pilkada”, dengan waktu pelaksanaan survei 10-17 Juni 2024.

Sigi survei yang dilakukan Indikator, pada simulasi Top of Mind, Irjen Pol Ahmad Luthfi paling banyak disebut (8,6%), kemudian Dico Ganinduto (4,6%), Taj Yasin Maimoen (4,3%), Bambang Wuryanto (4.1%), dan Kaesang Pangarep (4%). Dengan pemilih yang belum menentukan pilihan (65,7%).

Selanjutnya dalam simulasi daftar 20 nama semi terbuka, Kaesang Pangarep paling banyak dipilih (17,8%), Irjen Pol. Ahmad Luthfi (15,2%), dan Taj Yasin Maimoen (10,7%), Bambang Wuryanto (6,2%), Dico Ganinduto (6%), dan Raffi Ahmad (4,4%). Dengan pemilih yang belum menjawab (19,6%).

Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi mengatakan, dalam survei semi terbuka 20 nama tersebut, Kaesang berada di peringkat teratas, namun masih dalam margin of error dengan Ahmad Luthfi.

“Dalam simulasi ini Kaesang berada di peringkat pertama, tetapi dalam selisih margin of error dengan Ahmad Luthfi Kapolda Jawa Tengah. Jadi, kita tidak tahu sebenarnya siapa yang unggul apakah Kaesang atau Luthfi,” kata Burhanuddin dalam keterangannya di Jakarta pada Minggu, 7 Juli 2024.

Burhanuddin menyebut, Kaesang tidak dominan di peringkat pertama dalam berbagai simulasi Indikator. Menurutnya, pada simulasi 10 nama kandidat hingga enam nama, Irjen Pol. Ahmad Luthfi dan Kaesang Pangarep merupakan dua kandidat yang paling menonjol dukungannya dibanding kandidat lainnya.

“Tapi Kaesang berada di peringkat pertama secara absolut pun itu tidak dominan,” singkatnya.

[red]

Berita Terbaru

Komisi I DPR Dukung Pemberlakuan PP Tunas untuk Perlindungan Anak

11 March 2026 - 21:19 WIB

Perayaan Imlek 2026 di Kota Depok Berjalan Aman, Kapolres Turun Langsung

18 February 2026 - 02:45 WIB

Kapolres Metro Depok Kombes Pol Abdul Waras (tengah) dan jajaran bersama pengurus Kong Miao Genta Kebajikan Pancoran Mas. (Sumber: Diskominfo Depok)

OJK Soroti Maraknya Fraud Pencairan Klaim Asuransi Jiwa, Pelakunya Terorganisir

20 January 2026 - 05:45 WIB

Ilustrasi Gedung OJK.

Dugaan Pembiaran Kejahatan Wilmar, Bukti Negara Abai Terhadap Hak Rakyat

16 January 2026 - 17:12 WIB

Logo perusahaan Wilmar (Sumber: infosawit.com)

Bandung Masih Terjadi Intoleransi, Mahasiswa Turun Demonstrasi

15 January 2026 - 12:27 WIB

Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Cabang Bandung bersama Persekutuan Mahasiswa Kristen (PMK) se-Kota Bandung serta Pemuda/i Kristen Kota Bandung pada hari ini melaksanakan aksi damai.
Populer Berita Daerah