Menu

Dark Mode
Ada Apa dengan Rencana RUPSLB Bank Mandiri Bayang Kekuasaan yang Tak Kunjung Usai Pemko Tangerang Diduga Diskriminasi Sekolah PAUD yang Raih Prestasi Nasional Hampir 3 Tahun Pemekaran Papua, Anggota DPD RI: Belum Ada Perubahan Signifikan Presiden Harus Belajar dari Sultan Iskandar Muda Jejak Dua Tokoh Nasional di Era SBY, Diduga Menitip MRC ke Mantan Dirut Pertamina

Politik

Jawa Tengah Memanas, Siapa yang Terkuat?

Avatarbadge-check


					Ketua PSI Kaesang Pangarep (Antaranews.com/IW Grafis) Perbesar

Ketua PSI Kaesang Pangarep (Antaranews.com/IW Grafis)

Jakarta, Indonesiawatch.id – Zonder petahana gubernur, Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Tengah menjadi penting untuk disimak. Setelah selama satu dekade dipimpin oleh Ganjar Pranowo—provinsi dengan 28,3 juta pemilih ini akan kembali menggelar Pilgub dalam Pilkada Serentak pada November tahun ini.

Sejumlah nama muncul dalam peta pertarungan Pilgub Jawa Tengah. Mereka di antaranya Ahmad Luthfi (Kapolda Jawa Tengah), Taj Yasin Maimoen (mantan Wakil Gubernur Jawa Tengah), Dico Ganinduto (Bupati Kendal), dan Hendrar Prihadi (mantan Wali Kota Semarang/Kepala LKPP).

Selanjutnya, Bambang Wuryanto (Ketua DPP PDIP), Sudaryono (Ketua DPD Gerindra Jateng), KH Muhammad Yusuf Chudlori alias Gus Yusuf (Ketua DPW PKB Jateng), dan putra Presiden Jokowi, Kaesang Pangarep (Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia).

Siapa kandidat yang kuat secara elektabilitas dan mampu memenangkan pertarungan di Jawa Tengah? Baru-baru ini Indikator Politik Indonesia merilis hasil survei bertajuk “Siapa Kuat di Jawa Tengah?: Dinamika Elektoral Jelang Pilkada”, dengan waktu pelaksanaan survei 10-17 Juni 2024.

Sigi survei yang dilakukan Indikator, pada simulasi Top of Mind, Irjen Pol Ahmad Luthfi paling banyak disebut (8,6%), kemudian Dico Ganinduto (4,6%), Taj Yasin Maimoen (4,3%), Bambang Wuryanto (4.1%), dan Kaesang Pangarep (4%). Dengan pemilih yang belum menentukan pilihan (65,7%).

Selanjutnya dalam simulasi daftar 20 nama semi terbuka, Kaesang Pangarep paling banyak dipilih (17,8%), Irjen Pol. Ahmad Luthfi (15,2%), dan Taj Yasin Maimoen (10,7%), Bambang Wuryanto (6,2%), Dico Ganinduto (6%), dan Raffi Ahmad (4,4%). Dengan pemilih yang belum menjawab (19,6%).

Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi mengatakan, dalam survei semi terbuka 20 nama tersebut, Kaesang berada di peringkat teratas, namun masih dalam margin of error dengan Ahmad Luthfi.

“Dalam simulasi ini Kaesang berada di peringkat pertama, tetapi dalam selisih margin of error dengan Ahmad Luthfi Kapolda Jawa Tengah. Jadi, kita tidak tahu sebenarnya siapa yang unggul apakah Kaesang atau Luthfi,” kata Burhanuddin dalam keterangannya di Jakarta pada Minggu, 7 Juli 2024.

Burhanuddin menyebut, Kaesang tidak dominan di peringkat pertama dalam berbagai simulasi Indikator. Menurutnya, pada simulasi 10 nama kandidat hingga enam nama, Irjen Pol. Ahmad Luthfi dan Kaesang Pangarep merupakan dua kandidat yang paling menonjol dukungannya dibanding kandidat lainnya.

“Tapi Kaesang berada di peringkat pertama secara absolut pun itu tidak dominan,” singkatnya.

[red]

Berita Terbaru

Hampir 3 Tahun Pemekaran Papua, Anggota DPD RI: Belum Ada Perubahan Signifikan

10 November 2025 - 05:30 WIB

Anggota DPD RI asal Papua Barat, Lamek Dowansiba (Foto: sinpo.id)

Boyamin Saiman Apresiasi Penyidik PMJ, Temukan Ponsel Kacab BRI

23 September 2025 - 16:22 WIB

Koordinator Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Boyamin Bin Saiman mencari Riza Chalid di Malaysia (Foto: Ist.)

Dilema Bayangan Jokowi yang Masih Membekas di Pemerintahan

30 August 2025 - 11:45 WIB

Serakahnomic & Tamaknomic

23 August 2025 - 14:19 WIB

Ilustrasi Serakahnomic & Tamaknomic (Gambar: istockphoto.com)

Wawancara Ketua PHRI: Efek Efisiensi APBN, Jasa Pekerja Harian Hotel & Restoran Banyak Diputus

23 August 2025 - 14:01 WIB

Ketua Umum Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) (Foto: Instagram hippindo)
Populer Berita Ekonomi