Menu ✖

Dark Mode
Perkara Isi Ulang Gas Portable, Gabriel Sihombing Divonis 6 Bulan Penjara Dosen UPN Veteran Jakarta Latih Petani Depok Olah Rambut Jagung Jadi Kombucha MSI Desak Polda Sumsel Ungkap 20 Perusahaan yang Terindikasi Terlibat Karhutla Asosiasi Driver Online Pertanyakan Perlindungan Pengemudi di Balik Kepastian Kemitraan Penasehat Khusus Presiden Sempat Datangi Sidang Gabriel, Minta Hakim Pertimbangkan Kemanusiaan Talkshow “Ada Apa dengan Negeriku” Soroti Kasus Ijazah dan Skandal Jiwasraya

Ekonomi

Kakorlantas Sebut Arus Mudik Liburan Nataru Turun, Karena Mau Kenaikan PPN 12%?

Avatarbadge-check


					Ilustrasi mudik libur nataru Perbesar

Ilustrasi mudik libur nataru

Jakarta, Indonesiawatch.id – Arus mudik di liburan Natal dan Tahun Baru (Nataru) tahun ini ternyata menurun dibandingkan tahun lalu. Ekonom dari Center of Economic and Law Studies (Celios) Bhima Yudhistira mengatakan kondisi tersebut mengindikasikan terjadi pelemahan daya beli masyarakat.

“Fenomena ini makin jelas menunjukkan adanya pelemahan daya beli masyarakat khususnya kelompok menengah,” ujarnya kepada Indonesiawatch.id, (28/12).

Baca juga:
Bank Dunia Sebut Ini soal Kenaikan PPN Indonesia

Menurut Bhima, kondisi ini diperparah dengan adanya kebijakan kenaikan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) menjadi 12 persen yang akan berlangsung beberapa hari lagi.

“Banyak yang tunda rekreasi karena menghemat pengeluaran untuk bersiap tahun depan. Penerapan PPN 12% tahun depan kan berpengaruh sekali ke pola konsumsi. Apalagi kondisi pendapatan masyarakat tidak naik signifikan,” katanya.

Karena itu, kata Bhima, sebagian masyarakat hanya berlibur di rumah. “Sebagian melewatkan libur panjang hanya liburan di rumah, nonton layanan streaming video atau sosial media,” ujarnya.

Dampaknya, banyak bisnis di sektor pariwisata berpotensi mengalami penurunan pendapatan di liburan Nataru kali ini.

“Bagi sektor pariwisata seperti hotel, tempat hiburan, cafe restoran ini yang paling terdampak ya. Omzet yang diharapkan naik tajam dibanding seasonal libur tahun lalu, jadi tidak maksimal,” ujarnya.

Di samping itu, kata Bhima, ada juga faktor lain yang menyebabkan arus mudik di liburan Nataru tahun ini turun. Yaitu, karena persiapan untuk mudik Lebaran di Maret 2025. “Bisa juga sebagian masyarakat menunda liburan untuk bersiap mudik lebaran maret tahun depan,” pungkasnya.

Sebelumnya, Kakorlantas Polri Irjen Pol Aan Suhanan menyebutkan bahwa arus mudik Nataru tahun ini lebih rendah dibandingkan tahun lalu. “Angkanya kalau kita bandingkan dengan Nataru tahun lalu ini ada penurunan,” katanya, dalam keterangan resmi, (27/12).

[red]

Berita Terbaru

Perkara Isi Ulang Gas Portable, Gabriel Sihombing Divonis 6 Bulan Penjara

29 October 2026 - 11:18 WIB

Pengadilan Negeri Jakarta Utara menjatuhkan vonis enam bulan penjara terhadap Gabriel Lumbantoruan alias Gabriel Sihombing dalam perkara pengisian ulang gas portabel. (Fot: Ist.)

MSI Desak Polda Sumsel Ungkap 20 Perusahaan yang Terindikasi Terlibat Karhutla

29 October 2026 - 10:07 WIB

Founder Milenial Silampari Institut (MSI), Aqil Maulidan (Dok. Indonesiawatch.id)

Asosiasi Driver Online Pertanyakan Perlindungan Pengemudi di Balik Kepastian Kemitraan

24 October 2026 - 01:36 WIB

Ilustrasi para pengemudi ojek online.

Eksepsi Ditolak Hakim, Perkara Rp500 Ribu Buruh Pabrik di Jakut Lanjut ke Pembuktian

4 September 2026 - 15:08 WIB

Tim kuasa hukum dari LBH Peradi Profesional (Ist.)

Aceh, Kemarahan, dan Defisit Mendengar Jakarta

21 August 2026 - 08:15 WIB

Ilustrasi kemiskinan di Aceh di tengah kekayaan Sumber Daya Alam (Sumber: Pembuatan gambar ilustrasi didukung AI).
Populer Berita News Update