Menu

Dark Mode
Dugaan Pembiaran Kejahatan Wilmar, Bukti Negara Abai Terhadap Hak Rakyat Bandung Masih Terjadi Intoleransi, Mahasiswa Turun Demonstrasi Wahai Direksi Asuransi Jiwa, Jangan Hanya Kejar Kuantitas Premi Saja Algojo, Serial Action di Arena Jakarta yang Keras Ada Limbah Industri Politik di Kasus Ijazah Jokowi Indonesia Merdeka 17 Agustus 1945 Bukan 27 Desember 1949

Hukum

Kejagung Diduga Geledah Rumah Direksi Pertamina dan Subholding Subuh-Subuh?

Avatarbadge-check


					Ilustrasi: Gedung Pertamina. Perbesar

Ilustrasi: Gedung Pertamina.

Jakarta, Indonesiawatch.id – Penggeledahan kantor PT Pertamina (persero) oleh penyidik Kejaksaan Agung pada akhir Oktober 2024 lalu, ternyata berlanjut. Redaksi Indonesiawatch.id, mendapatkan informasi bahwa diduga Kejagung juga menggeledah sederet rumah-rumah direksi Pertamina Holding dan direksi Subholding Pertamina.

Proses tersebut berlangsung beberapa hari lalu dan diduga dilakukan subuh-subuh. Berdasarkan informasi yang dihimpun, ada sekitar tujuh orang direksi Pertamina holding dan Subholding yang rumahnya digeledah penyidik Kejagung.

Baca juga:
Legislator Ini Minta Pertamina Dibubarkan

Dari bisik-bisik di kalangan internal muncul nama nama inisial AN, EW, RS, MK, SD, EC dan YF.

Berdasarkan Informasi yang beredar disinyalir penggeledahaan tersebut diduga terkait impor BBM dan minyak mentah.

Indonesiawatch.id mencoba mengkonfirmasi ke pihak Kejagung atas penggeledahan rumah direksi Pertamina dan subholding Pertamina tersebut.

Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Harli Siregar mengaku dirinya belum mendapat informasi terkait penggeledahan tersebut. “Kita belum ada info dan coba kita konfirmasi ke Pidsus ya,” katanya kepada Indonesiawatch.id, (11/12).

Sementara itu, pihak Pertamina melalui Vice President Corporate Communication Pertamina, Fadjar Djoko Santoso, mengatakan bahwa dirinya juga belum mengetahui penggeledahan tersebut. “Saya tidak terinfo,” ujarnya kepada Indonesiawatch.id.

Sebelumnya, pada akhir Oktober 2024, pasukan Kejagung pernah mendatangi kantor PT Pertamina (persero). Diduga, pihak Gedung Bundar, merujuk pada kantor penyidik kasus korupsi di Kejagung, menggeledah Gedung Graha Pertamina.

Pihak Pertamina membantah kejadian tersebut disebut sebagai penggeledahan. Menurut Vice President Corporate Communication Pertamina, Fadjar Djoko Santoso, tidak ada penggeledahan. “Hanya meminta data dan dokumen,” ujar Fadjar kepada Indonesiawatch.id ketika itu.

[red]

Berita Terbaru

Dugaan Pembiaran Kejahatan Wilmar, Bukti Negara Abai Terhadap Hak Rakyat

16 January 2026 - 17:12 WIB

Logo perusahaan Wilmar (Sumber: infosawit.com)

Bandung Masih Terjadi Intoleransi, Mahasiswa Turun Demonstrasi

15 January 2026 - 12:27 WIB

Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Cabang Bandung bersama Persekutuan Mahasiswa Kristen (PMK) se-Kota Bandung serta Pemuda/i Kristen Kota Bandung pada hari ini melaksanakan aksi damai.

Wahai Direksi Asuransi Jiwa, Jangan Hanya Kejar Kuantitas Premi Saja

15 January 2026 - 12:11 WIB

Andreas Freddy Pieloor

Boyamin Saiman Apresiasi Penyidik PMJ, Temukan Ponsel Kacab BRI

23 September 2025 - 16:22 WIB

Koordinator Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Boyamin Bin Saiman mencari Riza Chalid di Malaysia (Foto: Ist.)

Pengamat Energi: Subholding Pertamina Kebijakan Salah Menteri BUMN Era Jokowi

14 September 2025 - 19:13 WIB

Ilustrasi 5 kasus korupsi di Pertamina. (Indonesiawatch.id/Dok. Pertamina)
Populer Berita Energi