Menu

Dark Mode
Aktor Pelaku Kasus Andrie Yunus tidak Terungkap, Kepercayaan Publik pada Prabowo Bisa Turun PBH AAI Jakarta Timur Kecam Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus Komisi I DPR Dukung Pemberlakuan PP Tunas untuk Perlindungan Anak Pembangunan Gerai Koperasi Merah Putih di Aceh Perlu Evaluasi Transparansi Pemerhati Militer: Siaga 1 TNI Sebagai Antisipasi Dampak Gejolak Timur Tengah Klarifikasi Berita RKAB 2026, APNI Bantah Pemangkasan Kuota Picu Tiga Smelter Kolaps

Hukum

Kejagung Diduga Geledah Rumah Direksi Pertamina dan Subholding Subuh-Subuh?

Avatarbadge-check


					Ilustrasi: Gedung Pertamina. Perbesar

Ilustrasi: Gedung Pertamina.

Jakarta, Indonesiawatch.id – Penggeledahan kantor PT Pertamina (persero) oleh penyidik Kejaksaan Agung pada akhir Oktober 2024 lalu, ternyata berlanjut. Redaksi Indonesiawatch.id, mendapatkan informasi bahwa diduga Kejagung juga menggeledah sederet rumah-rumah direksi Pertamina Holding dan direksi Subholding Pertamina.

Proses tersebut berlangsung beberapa hari lalu dan diduga dilakukan subuh-subuh. Berdasarkan informasi yang dihimpun, ada sekitar tujuh orang direksi Pertamina holding dan Subholding yang rumahnya digeledah penyidik Kejagung.

Baca juga:
Legislator Ini Minta Pertamina Dibubarkan

Dari bisik-bisik di kalangan internal muncul nama nama inisial AN, EW, RS, MK, SD, EC dan YF.

Berdasarkan Informasi yang beredar disinyalir penggeledahaan tersebut diduga terkait impor BBM dan minyak mentah.

Indonesiawatch.id mencoba mengkonfirmasi ke pihak Kejagung atas penggeledahan rumah direksi Pertamina dan subholding Pertamina tersebut.

Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Harli Siregar mengaku dirinya belum mendapat informasi terkait penggeledahan tersebut. “Kita belum ada info dan coba kita konfirmasi ke Pidsus ya,” katanya kepada Indonesiawatch.id, (11/12).

Sementara itu, pihak Pertamina melalui Vice President Corporate Communication Pertamina, Fadjar Djoko Santoso, mengatakan bahwa dirinya juga belum mengetahui penggeledahan tersebut. “Saya tidak terinfo,” ujarnya kepada Indonesiawatch.id.

Sebelumnya, pada akhir Oktober 2024, pasukan Kejagung pernah mendatangi kantor PT Pertamina (persero). Diduga, pihak Gedung Bundar, merujuk pada kantor penyidik kasus korupsi di Kejagung, menggeledah Gedung Graha Pertamina.

Pihak Pertamina membantah kejadian tersebut disebut sebagai penggeledahan. Menurut Vice President Corporate Communication Pertamina, Fadjar Djoko Santoso, tidak ada penggeledahan. “Hanya meminta data dan dokumen,” ujar Fadjar kepada Indonesiawatch.id ketika itu.

[red]

Berita Terbaru

Aktor Pelaku Kasus Andrie Yunus tidak Terungkap, Kepercayaan Publik pada Prabowo Bisa Turun

20 March 2026 - 07:11 WIB

Pengurus Pusat Bantuan Hukum (PBH) Asosiasi Advokat Indonesia (AAI) Jakarta Timur (Sumber: AAI Jaktim)

PBH AAI Jakarta Timur Kecam Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus

15 March 2026 - 13:44 WIB

AKtivis KontraS, Andrie Yunus (Sumber: Kompas.id)

Komisi I DPR Dukung Pemberlakuan PP Tunas untuk Perlindungan Anak

11 March 2026 - 21:19 WIB

Perayaan Imlek 2026 di Kota Depok Berjalan Aman, Kapolres Turun Langsung

18 February 2026 - 02:45 WIB

Kapolres Metro Depok Kombes Pol Abdul Waras (tengah) dan jajaran bersama pengurus Kong Miao Genta Kebajikan Pancoran Mas. (Sumber: Diskominfo Depok)

OJK Soroti Maraknya Fraud Pencairan Klaim Asuransi Jiwa, Pelakunya Terorganisir

20 January 2026 - 05:45 WIB

Ilustrasi Gedung OJK.
Populer Berita Ekonomi