Jakarta, Indonesiawatch.id – Terjadi sebanyak 2.304 kecelakaan lalu lintas (lakalantas) jelang Natal 2024 hingga Tahun Baru 2025. Sebanyak 339 orang tewas akibat kecelakaan tersebut.
Juru bicara Polri, Kombes. Pol. Ibrahim Tompo, dalam keterangan tertulis, Rabu, (1/1), menyampaikan, data tersebut hasil dari laporan Operasi Lilin 2024/2025 yang digelar Polri selama 11 hari di seluruh Indonesia.
Baca juga:
Konsumsi Sabu, Ugal-ugalan di Jalan Raya, Sopir Truk Ini Ditetapkan Tersangka
Sedangkan korban luka berat akibat kecelakaan lalu lintas pada masa Operasi Lilin pengamanan Natal dan tahun baru (Nataru) berlangsung itu, sebanyak 409 orang dan luka ringan sejumlah 2.956 orang.
“Keselamatan tetap menjadi prioritas utama kami. Oleh karena itu, kami terus mengimbau masyarakat untuk berhati-hati di jalan,” kata Ibrahim.
Sedangkan untuk kendaraan yang masuk dan keluar Jakarta pada Selasa, 31 Desember 2024, menunjukkan pergerakan yang signifikan. Pada Gerbang Tol Cikampek Utama dan Kalihurip Utama tercatat 9.573 kendaraan keluar dan 13.561 kendaraan masuk.
Sedangkan pada Gerbang Tol Kahuripan Utama sebanyak 13.297 kendaraan keluar dan 12.281 kendaraan masuk. Di Gerbang Tol Cikupa tercatat sejumlah 22.340 kendaraan keluar dan 18.859 kendaraan masuk.
Kemudian pada Gerbang Tol Merak tercatat 3.054 kendaraan keluar dan 2.764 kendaraan masuk. Sedangkan di Gerbang Tol Ciawi (Arah Puncak) tercatat 12.029 kendaraan keluar dan 10.567 kendaraan masuk.
Sedangkan untuk mengantisipasi lonjakan arus kendaraan di kawasan Puncak, Bogor, Jawa Barat (Jabar), Polri memberlakukan rekayasa lalu lintas contraflow dari KM 44,5 hingga KM 46,6 mulai pukul 07.00 WIB.
Sementara itu, pengalihan arus menuju Jonggol dan Sukabumi, Jabar, mulai pukul 18.00 WIB (31 Desember 2024) hingga 06.00 WIB (1 Januari 2025).
Untuk perjalanan dengan kapal laut
pada 31 Desember 2024 mencapai 188 trip. Jumlah penumpangnya mencapai 48.769 orang, roda dua 2.476 unit, roda empat 5.515 unit, bus 452 unit, dan truk 4.380 unit.
Guna mengantisipasi terjadinya lakalantas, Polri mengimbau masyarakat yang hendak bepergian, memastikan kondisi fisik dan kendaraan keadaan harus prima.
Polri juga menyarankan masyarakat menggunakan aplikasi navigasi untuk mendapatkan informasi lalu lintas terkini. Kemudian, menggunakan rest area yang sudah disediakan untuk beristirahat guna menghindari kelelahan di perjalanan.
[red]






