Menu

Dark Mode
Pemulihan Limbah Kontaminasi B3 Blok Rokan Dinilai Lamban, CERI Sebut Kejahatan Negara Aktivis Dorong KPK Usut Tuntas Dugaan Korupsi Muhammad Suryo Maruli Rajagukguk: Permenaker Alih Daya Inkonstitusional, Ancaman Baru Buruh Mayapada Suguhkan PET-CT dan SPECT-CT untuk Akurasi Diagnosis dan Deteksi Kanker Praktisi Hukum Ini Desak Presiden Prabowo Nonaktifkan Dirut KAI atas Peristiwa Duka Bekasi Timur Tagar, Kekuasaan, dan Defisit Mendengar

Ekonomi

Perusahaan Milik Bos Gozco Grup Ini Bersuara Setelah BEI Suspensi Sahamnya

Avatarbadge-check


					Presiden Direktur PT Fortune Mate Indonesia Tbk (FMII) dan Bos Gozco Grup, Tjandra Mindharta Gozali (Foto: bankneocommerce). Perbesar

Presiden Direktur PT Fortune Mate Indonesia Tbk (FMII) dan Bos Gozco Grup, Tjandra Mindharta Gozali (Foto: bankneocommerce).

Jakarta, Indonesiawatch.id – Bursa Efek Indonesia (BEI) suspensi atau menghentikan sementara perdagangan saham PT Fortune Mate Indonesia Tbk (FMII) di bursa pada tanggal 8 November 2024. Penyebabnya karena terjadinya peningkatan harga kumulatif saham yang signifikan.

Pemegang saham FMII salah satunya adalah Bos Gozco Grup yaitu Tjandra Mindharta Gozali. Di FMII Tjandra menjabat sebagai Presiden Direktur. Tjandra juga Presiden Direktur of PT Gozco Plantations Tbk, bagian dari Gozco Grup.

Baca juga:
Dua Perusahaan Boy Thohir Crossing Saham di Pasar Nego, Nilainya Rp8,3 Triliun

Berdasarkan keterbukaan informasi BEI, Direktur FMII, Yongki Tedja mengatakan bahwa Perseroan tidak mengetahui adanya transaksi gadai saham (repo) yang dilakukan oleh pemegang saham FMII. Dia juga menyampaikan perseroan tidak pernah menerima aliran uang yang bersumber dari aktivitas gadai saham (repo) yang dilakukan oleh pemegang saham.

“Menurut Perseroan, terkait peningkatan harga saham Perseroan sepenuhnya merupakan permintaan pasar,” tertulis dalam keterbukaan informasi BEI, (14/11).

Yongki menambahkan, bahwa sejauh ini tidak terdapat rencana dari pemegang saham mayoritas perseroan terkait kepemilikan saham Perseroan. “Seperti divestasi atau rencana lainnya,” tulis Yongki dalam suratnya ke BEI.

FMII juga tidak memiliki rencana aksi korporasi sampai akhir tahun 2024 ataupun awal tahun 2025. “Tidak terdapat rencana aksi korporasi yang perlu disampaikan kepada publik,” keterangan FMII kepada BEI.

Sebelumnya BEI mensuspensi perdagangan saham FMII pada pasar reguler dan pasar tunai mulai sesi I tanggal 11 November 2024 sampai dengan Pengumuman Bursa lebih lanjut.

“Bursa mengimbau kepada pihak-pihak yang berkepentingan untuk selalu memperhatikan keterbukaan informasi yang disampaikan oleh Perseroan,” keterangan resmi BEI.

Mengutip RTI, saham FMII meroket 123,3% selama sebulan terakhir, dan selama sepekan lalu, sebelum disuspensi, saham FMII terbang 143,3%. Saat ini saham FMII dihargai Rp545 per saham.

[red]

Berita Terbaru

Aktivis Dorong KPK Usut Tuntas Dugaan Korupsi Muhammad Suryo

14 May 2026 - 18:14 WIB

Aktivis Dorong KPK Usut Tuntas Dugaan Korupsi Muhammad Suryo.

Maruli Rajagukguk: Permenaker Alih Daya Inkonstitusional, Ancaman Baru Buruh

13 May 2026 - 14:11 WIB

Praktisi hukum Maruli Rajagukguk

Praktisi Hukum Ini Desak Presiden Prabowo Nonaktifkan Dirut KAI atas Peristiwa Duka Bekasi Timur

5 May 2026 - 07:04 WIB

Kecelakaan KRL Commuterline dan KA Argo Bromo Anggrek. Sumber: ANTARA FOTO/Galih Pradipta

PBH AAI Jakarta Timur Kecam Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus

15 March 2026 - 13:44 WIB

AKtivis KontraS, Andrie Yunus (Sumber: Kompas.id)

Komisi I DPR Dukung Pemberlakuan PP Tunas untuk Perlindungan Anak

11 March 2026 - 21:19 WIB

Populer Berita News Update