Menu

Dark Mode
Aktor Pelaku Kasus Andrie Yunus tidak Terungkap, Kepercayaan Publik pada Prabowo Bisa Turun PBH AAI Jakarta Timur Kecam Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus Komisi I DPR Dukung Pemberlakuan PP Tunas untuk Perlindungan Anak Pembangunan Gerai Koperasi Merah Putih di Aceh Perlu Evaluasi Transparansi Pemerhati Militer: Siaga 1 TNI Sebagai Antisipasi Dampak Gejolak Timur Tengah Klarifikasi Berita RKAB 2026, APNI Bantah Pemangkasan Kuota Picu Tiga Smelter Kolaps

Ekonomi

Perusahaan Vietnam Tuduh Manipulasi Kadar Batu Bara, PT Sumber Global Energy Tbk Membantah

Avatarbadge-check


					Direktur Utama SGER, Welly Thomas mengirim surat ke Dubes Vietnam untuk Indonesia, terkait tentang tuduhan manipulasi kadar batu bara. (ist.) Perbesar

Direktur Utama SGER, Welly Thomas mengirim surat ke Dubes Vietnam untuk Indonesia, terkait tentang tuduhan manipulasi kadar batu bara. (ist.)

“Menurut informasi Danka, perbedaan nilai kalor yang cukup besar ini tidak hanya mengakibatkan denda dari VT4 kepada Danka, tetapi juga menyebabkan kerugian besar pada reputasi dan kedudukan Danka, yang menempatkan perusahaan pada risiko dikeluarkan dari transaksi bisnis pada masa mendatang dengan pembangkit listrik ini,” bunyi surat tersebut, dikutip Jumat (8/11/2024)

MOIT juga mengatakan kekhawatiran bahwa sengketa perdagangan bisa terjadi antara perusahaan Vietnam dan Indonesia secara umum, dan antara Danka dan SGER secara khusus. Hal ini dapat memberikan dampak negatif pada hubungan perdagangan kedua negara di masa mendatang jika sengketa tersebut tetap tidak terselesaikan.

Karena itu, MOIT meminta kerja sama Kementerian ESDM. Pertama, KESDM diminta memverifikasi masalah ini dengan pihak terkait. Kedua, membantu upaya Danka untuk memulihkan kerugian finansialnya, jika laporan penipuan perdagangan Danka terbukti benar.

Ketiga, menghindari kemungkinan terjadinya insiden serupa antara perusahaan Vietnam dan Indonesia yang beroperasi di sektor impor batu bara di masa mendatang.

“Vietnam tetap berkomitmen untuk membina hubungan perdagangan bilateral yang kuat dengan Indonesia dan berupaya menyelesaikan masalah ini secara damai dan dengan memperhatikan prinsip-prinsip keadilan dan transparansi,” tulis MOIT.

Selain surat dari Menteri Industri dan Perdagangannya Vietnam ke Indonesia, pada 2 Oktober 2024, Duta Besar Vietnam untuk Indonesia Tạ Văn Thông juga menyurati SGER. Isi dari surat bernomor No.24/SQ/2024 itu adalah meminta penjelasan atas persoalan Danka dan SGER.

Pada 7 November 2024, SGER pun menjawab surat dari Tạ Văn Thông. Surat yang diteken Direktur Utama SGER, Welly Thomas itu menyampaikan beberapa hal. Pertama, baik Danka dan SGER sepakat menggunakan jasa surveyor independen, PT Anindya Wiraputra Konsult, untuk memeriksa kargo.

Berita Terbaru

PBH AAI Jakarta Timur Kecam Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus

15 March 2026 - 13:44 WIB

AKtivis KontraS, Andrie Yunus (Sumber: Kompas.id)

Komisi I DPR Dukung Pemberlakuan PP Tunas untuk Perlindungan Anak

11 March 2026 - 21:19 WIB

Klarifikasi Berita RKAB 2026, APNI Bantah Pemangkasan Kuota Picu Tiga Smelter Kolaps

3 March 2026 - 20:45 WIB

Sekretaris Umum APNI, Meidy Katrin Lengkey (Sumber: rajawaliinvestasigrup.com)

Perayaan Imlek 2026 di Kota Depok Berjalan Aman, Kapolres Turun Langsung

18 February 2026 - 02:45 WIB

Kapolres Metro Depok Kombes Pol Abdul Waras (tengah) dan jajaran bersama pengurus Kong Miao Genta Kebajikan Pancoran Mas. (Sumber: Diskominfo Depok)

OJK Soroti Maraknya Fraud Pencairan Klaim Asuransi Jiwa, Pelakunya Terorganisir

20 January 2026 - 05:45 WIB

Ilustrasi Gedung OJK.
Populer Berita Ekonomi