Menu ✖

Dark Mode
Perkara Isi Ulang Gas Portable, Gabriel Sihombing Divonis 6 Bulan Penjara Dosen UPN Veteran Jakarta Latih Petani Depok Olah Rambut Jagung Jadi Kombucha MSI Desak Polda Sumsel Ungkap 20 Perusahaan yang Terindikasi Terlibat Karhutla Asosiasi Driver Online Pertanyakan Perlindungan Pengemudi di Balik Kepastian Kemitraan Penasehat Khusus Presiden Sempat Datangi Sidang Gabriel, Minta Hakim Pertimbangkan Kemanusiaan Talkshow “Ada Apa dengan Negeriku” Soroti Kasus Ijazah dan Skandal Jiwasraya

Ekonomi

Perusahaan Vietnam Tuduh Manipulasi Kadar Batu Bara, PT Sumber Global Energy Tbk Membantah

Avatarbadge-check


					Direktur Utama SGER, Welly Thomas mengirim surat ke Dubes Vietnam untuk Indonesia, terkait tentang tuduhan manipulasi kadar batu bara. (ist.) Perbesar

Direktur Utama SGER, Welly Thomas mengirim surat ke Dubes Vietnam untuk Indonesia, terkait tentang tuduhan manipulasi kadar batu bara. (ist.)

“Menurut informasi Danka, perbedaan nilai kalor yang cukup besar ini tidak hanya mengakibatkan denda dari VT4 kepada Danka, tetapi juga menyebabkan kerugian besar pada reputasi dan kedudukan Danka, yang menempatkan perusahaan pada risiko dikeluarkan dari transaksi bisnis pada masa mendatang dengan pembangkit listrik ini,” bunyi surat tersebut, dikutip Jumat (8/11/2024)

MOIT juga mengatakan kekhawatiran bahwa sengketa perdagangan bisa terjadi antara perusahaan Vietnam dan Indonesia secara umum, dan antara Danka dan SGER secara khusus. Hal ini dapat memberikan dampak negatif pada hubungan perdagangan kedua negara di masa mendatang jika sengketa tersebut tetap tidak terselesaikan.

Karena itu, MOIT meminta kerja sama Kementerian ESDM. Pertama, KESDM diminta memverifikasi masalah ini dengan pihak terkait. Kedua, membantu upaya Danka untuk memulihkan kerugian finansialnya, jika laporan penipuan perdagangan Danka terbukti benar.

Ketiga, menghindari kemungkinan terjadinya insiden serupa antara perusahaan Vietnam dan Indonesia yang beroperasi di sektor impor batu bara di masa mendatang.

“Vietnam tetap berkomitmen untuk membina hubungan perdagangan bilateral yang kuat dengan Indonesia dan berupaya menyelesaikan masalah ini secara damai dan dengan memperhatikan prinsip-prinsip keadilan dan transparansi,” tulis MOIT.

Selain surat dari Menteri Industri dan Perdagangannya Vietnam ke Indonesia, pada 2 Oktober 2024, Duta Besar Vietnam untuk Indonesia Tạ Văn Thông juga menyurati SGER. Isi dari surat bernomor No.24/SQ/2024 itu adalah meminta penjelasan atas persoalan Danka dan SGER.

Pada 7 November 2024, SGER pun menjawab surat dari Tạ Văn Thông. Surat yang diteken Direktur Utama SGER, Welly Thomas itu menyampaikan beberapa hal. Pertama, baik Danka dan SGER sepakat menggunakan jasa surveyor independen, PT Anindya Wiraputra Konsult, untuk memeriksa kargo.

Berita Terbaru

Perkara Isi Ulang Gas Portable, Gabriel Sihombing Divonis 6 Bulan Penjara

29 October 2026 - 11:18 WIB

Pengadilan Negeri Jakarta Utara menjatuhkan vonis enam bulan penjara terhadap Gabriel Lumbantoruan alias Gabriel Sihombing dalam perkara pengisian ulang gas portabel. (Fot: Ist.)

MSI Desak Polda Sumsel Ungkap 20 Perusahaan yang Terindikasi Terlibat Karhutla

29 October 2026 - 10:07 WIB

Founder Milenial Silampari Institut (MSI), Aqil Maulidan (Dok. Indonesiawatch.id)

Asosiasi Driver Online Pertanyakan Perlindungan Pengemudi di Balik Kepastian Kemitraan

24 October 2026 - 01:36 WIB

Ilustrasi para pengemudi ojek online.

Eksepsi Ditolak Hakim, Perkara Rp500 Ribu Buruh Pabrik di Jakut Lanjut ke Pembuktian

4 September 2026 - 15:08 WIB

Tim kuasa hukum dari LBH Peradi Profesional (Ist.)

Aceh, Kemarahan, dan Defisit Mendengar Jakarta

21 August 2026 - 08:15 WIB

Ilustrasi kemiskinan di Aceh di tengah kekayaan Sumber Daya Alam (Sumber: Pembuatan gambar ilustrasi didukung AI).
Populer Berita News Update